Ai Ogura Merapat ke Yamaha, Honda Serasa Kena Tamparan Ganda
Yamaha baru saja meraih kemenangan simbolis yang signifikan dengan berhasil mengamankan kontrak Ai Ogura.
Persaingan antara dua raksasa otomotif asal Jepang, Yamaha dan Honda, semakin intens di luar lintasan balap. Baru-baru ini, Yamaha meraih kemenangan yang signifikan dengan mengamankan tanda tangan Ai Ogura.
Kabar yang beredar pada akhir pekan ini menyatakan Ogura akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha mulai MotoGP 2027. Pembalap asal Jepang tersebut diproyeksikan menjadi rekan setim juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin.
Langkah Ai Ogura untuk bergabung dengan Yamaha mengejutkan banyak kalangan, mengingat sebelumnya ia diperkirakan akan memperpanjang kontraknya dengan tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing.
Meskipun musim debutnya sempat terganggu cedera, performa Ai Ogura pada awal musim 2026 justru menunjukkan peningkatan yang signifikan berkat motor Aprilia RS-GP yang semakin kompetitif. Tercatat, pembalap berusia 25 tahun itu berhasil menembus posisi enam besar dalam lima penampilan pertamanya di musim ini.
Ia bahkan hampir meraih podium pertamanya di MotoGP Austin, namun sayangnya gagal finis karena masalah mekanis. Performa impresif tersebut menjadi alasan kuat bagi Yamaha untuk menawarkan posisi di tim pabrikan agar dapat mendampingi Martin dalam kompetisi mendatang.
Tertampar 2 Kali
Bagi Honda Racing Corporation (HRC), keputusan Ai Ogura untuk bergabung dengan Yamaha merupakan pukulan telak yang kedua kalinya. Dua tahun lalu, Ogura secara tegas menolak tawaran debut di MotoGP bersama tim satelit Honda, LCR, karena meragukan proyek pengembangan motor Honda yang sedang mengalami kesulitan.
Kini, alih-alih kembali ke Honda yang telah membesarkannya di Moto3 dan Moto2, ia justru memilih untuk bergabung dengan Yamaha, yang merupakan rival utama Honda dan juga berusaha bangkit dari posisi terbawah.
Faktor utama yang membuat Ogura berpaling tampaknya adalah kepastian statusnya sebagai pembalap pabrikan. Hal ini diperkuat oleh keputusan Honda yang telah menetapkan David Alonso sebagai tandem Fabio Quartararo di tim utama mereka untuk tahun depan.
Dengan langkah ini, Ogura menunjukkan bahwa ia lebih memilih peluang yang lebih menjanjikan di Yamaha, meskipun itu berarti meninggalkan Honda yang telah membesarkannya selama ini.
Situasi Bursa Perpindahan Pembalap di Honda
Kehilangan Ai Ogura memaksa Honda untuk merombak rencana besar mereka terkait MotoGP 2027. Tim pabrikan Honda dipastikan akan diperkuat duet mengesankan, yaitu Fabio Quartararo dan bintang muda David Alonso.
Di sisi lain, untuk LCR Honda, kursi masih dipegang Johann Zarco dan Diogo Moreira, yang terikat kontrak jangka panjang sejak 2025. Meskipun ada ketidakpuasan di kalangan internal Honda terkait perpanjangan kontrak Zarco, kesepakatan tersebut diperkirakan akan tetap dihormati.
Sementara itu, Luca Marini, yang sebelumnya dikaitkan dengan Yamaha, kini mengharapkan adanya negosiasi antara Honda dan Tech3. Jika Honda berhasil menambah jumlah motor menjadi enam unit, peluang Marini untuk bertahan akan semakin besar.
Di sisi lain, bagaimana nasib Joan Mir? Juara dunia MotoGP 2020 ini dilaporkan masuk dalam radar Trackhouse Racing sebagai calon pengganti posisi yang ditinggalkan oleh Ai Ogura.
Kemenangan Yamaha dalam perburuan Ai Ogura ini mencerminkan ambisi besar tim berlogo garpu tala tersebut untuk kembali mendominasi MotoGP bersama Jorge Martin. Di sisi lain, Honda harus segera membuktikan bahwa proyek motor mereka masih menarik bagi para pembalap papan atas.
Sumber: MOW, MotoGP Insiders