3 Pertemuan Paling Mengesankan antara Real Madrid dan Bayern Munchen di Liga Champions: Los Blancos Berjaya!
Musim ini, kedua tim besar tersebut akan saling berhadapan lagi di babak perempat final Liga Champions.
Ketika Real Madrid dan Bayern Munchen berhadapan di Liga Champions, itu bukan sekadar pertandingan sepak bola biasa. Duel ini melambangkan bentrokan sejarah yang kaya, dominasi, dan kejayaan di Eropa, sehingga rivalitas ini mendapatkan julukan Clasico Europeo di Spanyol dan Europaischer Klassiker di Jerman.
Musim ini, kedua tim besar tersebut akan kembali bertemu di babak perempat final Liga Champions. Menariknya, meski menjadi salah satu pertemuan yang paling sering terjadi dalam sejarah kompetisi ini, Real Madrid dan Bayern Munchen belum pernah berhadapan di final Liga Champions atau Piala Eropa.
Dari total 28 pertemuan resmi, Real Madrid berhasil meraih 13 kemenangan, sedangkan Bayern Munchen mencatat 11 kemenangan, dan empat laga lainnya berakhir imbang.
Berikut ini adalah tiga duel paling ikonik yang telah mendefinisikan rivalitas hebat antara kedua klub tersebut.
Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang adu strategi dan skill, tetapi juga menampilkan drama dan emosi yang tinggi, menjadikan setiap pertemuan sebagai momen yang dinantikan oleh para penggemar di seluruh dunia. Rivalitas ini terus berlanjut dan selalu menyajikan kejutan yang tak terduga.
Keajaiban Santiago Bernabeu: Joselu Bikin Comeback Mengagumkan di Semifinal Liga Champions 2023/2024
Leg kedua semifinal Liga Champions musim 2023/2024 yang berlangsung di Santiago Bernabeu akan selalu diingat sebagai salah satu malam paling dramatis dalam sejarah turnamen ini.
Setelah hasil imbang 2-2 pada leg pertama, Real Madrid dianggap lebih diunggulkan untuk melanjutkan langkah mereka. Namun, Bayern Munchen berhasil mengejutkan para pendukung tuan rumah ketika Alphonso Davies mencetak gol hanya beberapa menit setelah babak kedua dimulai, yang membuat Madrid terancam tersingkir dari kompetisi.
Dalam kondisi yang sangat mendesak, manajer Carlo Ancelotti melakukan perubahan penting dengan memasukkan Joselu pada menit ke-81. Apa yang terjadi selanjutnya sangat menakjubkan; penyerang veteran itu berhasil menyamakan kedudukan dalam waktu singkat dan kemudian melengkapi comeback yang luar biasa dengan gol kedua di masa injury time.
Dalam sekejap, Real Madrid berhasil mengubah rasa putus asa menjadi kegembiraan luar biasa. Kemenangan ini memastikan mereka melaju ke final, di mana mereka berhasil mengalahkan Borussia Dortmund untuk meraih trofi Eropa lainnya.
Masterclass Hattrick Cristiano Ronaldo di Perempat Final Liga Champions 2016/2017
Sebelum kepahlawanan Joselu, rivalitas antara Real Madrid dan Bayern Munich pernah menyaksikan salah satu penampilan individu paling mengesankan yang pernah ada, yaitu dari Cristiano Ronaldo.
Menjelang leg kedua perempat final Liga Champions 2016/2017, Real Madrid sudah memimpin dengan agregat 2-1 setelah pertandingan di Allianz Arena. Namun, pertandingan leg kedua yang berlangsung di Bernabeu berlangsung dengan sangat ketat dan menegangkan.
Robert Lewandowski berhasil memberikan keunggulan bagi Bayern, dan gol bunuh diri yang dilakukan oleh Sergio Ramos membuat agregat menjadi imbang, sehingga memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Di sinilah Cristiano Ronaldo menunjukkan kelasnya. Dalam rentang waktu enam menit yang sangat menentukan antara menit ke-105 hingga 112, Real Madrid berhasil mencetak tiga gol, dan Ronaldo berhasil melengkapi hattrick yang sangat berkesan.
Penyelesaian klinis yang ditunjukkan oleh Cristiano Ronaldo benar-benar meluluhlantakkan pertahanan Bayern Munich dan memastikan Real Madrid melaju ke semifinal Liga Champions.
Kinerja luar biasa ini tidak hanya menegaskan kemampuan Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik, tetapi juga menambah intensitas rivalitas antara kedua klub yang sudah berlangsung lama.
Kekalahan Telak di Allianz Arena pada Semifinal 2013/2014
Meskipun Real Madrid sering menunjukkan dominasi di kandang, penampilan mereka pada leg kedua semifinal 2013/2014 di Allianz Arena menjadi salah satu yang paling mengesankan dalam sejarah tandang mereka di Eropa.
Dengan membawa keunggulan tipis 1-0 dari leg pertama berkat gol Karim Benzema, Los Blancos datang ke Jerman dengan semangat yang tinggi.
Selanjutnya, mereka mempersembahkan pertunjukan sepak bola serangan balik yang sangat efektif. Sergio Ramos berhasil mencetak dua gol dalam waktu singkat, yaitu pada menit ke-16 dan ke-20, yang membuat para pendukung Bayern Munchen terdiam.
Tim tuan rumah tampak terkejut dan tidak mampu untuk bangkit dari serangan awal yang mematikan tersebut. Setelah itu, Cristiano Ronaldo pun ikut ambil bagian dengan menambah dua gol lagi, sehingga kemenangan telak 4-0 pun diraih pada malam itu, sekaligus memastikan kemenangan agregat 5-0.
Real Madrid akhirnya melaju ke final dan berhasil mengalahkan Atletico Madrid, meraih La Decima, gelar Eropa ke-10 yang telah lama ditunggu-tunggu.
Sumber: Madrid Universal