TAA Selanjutnya, Bagaimana Performa Pemain Inggris yang Bermain di Real Madrid?
Trent Alexander-Arnold telah mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Liverpool pada akhir musim ini.
Trent Alexander-Arnold telah secara resmi mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Liverpool di akhir musim ini. Dalam sebuah video emosional yang diunggah ke media sosial, ia mengungkapkan bahwa keputusan ini menandai akhir dari perjalanan 20 tahun bersama klub yang telah menjadi bagian dari hidupnya sejak kecil. Bek kanan berusia 26 tahun itu menyatakan bahwa ia siap untuk menghadapi tantangan baru, meskipun ia menyadari bahwa keputusan ini mungkin mengecewakan sebagian penggemar The Reds.
"Beberapa orang mungkin akan marah atau kecewa, tapi ini adalah waktu yang tepat untuk melangkah ke babak berikutnya," ungkapnya. Langkah selanjutnya adalah bergabung dengan salah satu klub terbesar di dunia, yaitu Real Madrid.
Menurut laporan, Alexander-Arnold telah menyetujui kontrak berdurasi lima tahun dengan bayaran yang sangat menggiurkan sebesar 280 ribu Euro per pekan di Santiago Bernabeu. Kepindahan ini juga akan mempertemukan dirinya kembali dengan sahabat sekaligus rekan setimnya di tim nasional Inggris, Jude Bellingham.
Keduanya telah menjalin persahabatan yang erat selama memperkuat The Three Lions, dan kini mereka siap untuk membangun kolaborasi serupa di level klub. Dengan bergabungnya Alexander-Arnold, ia akan menjadi pemain Inggris ketujuh yang memperkuat Real Madrid di era profesional.
Meskipun klub raksasa Spanyol ini memiliki reputasi yang sangat besar di seluruh dunia, hanya sedikit pemain asal Inggris yang berhasil mencatatkan prestasi gemilang di sana. Lalu, bagaimana dengan perjalanan para pemain Inggris lainnya yang pernah mengenakan seragam Los Blancos? Berikut adalah ulasannya:
Laurie Cunningham
Cunningham menjadi yang pertama dari pemain Inggris yang bergabung dengan Real Madrid setelah dibeli dari West Brom pada tahun 1979 dengan biaya transfer sebesar £950.000. Ia merupakan bagian dari trio legendaris yang dikenal sebagai 'Three Degrees' dan langsung menunjukkan kemampuannya dengan mencetak dua gol pada pertandingan debutnya, serta berkontribusi dalam membawa Madrid meraih gelar La Liga pada tahun 1980.
Namun, sayangnya perjalanan kariernya tidak berjalan mulus karena sering mengalami cedera. Hal ini membuatnya beberapa kali dipinjamkan ke klub lain, termasuk Manchester United. Ia kembali ke Madrid pada tahun 1988 bersama Rayo Vallecano, tetapi nasib tragis menimpanya ketika ia meninggal dunia akibat kecelakaan mobil setahun setelahnya, pada usia 33 tahun.
Steve McManaman
Setelah meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer, McManaman segera menjadi idola di Santiago Bernabeu berkat permainan elegannya serta kontribusinya dalam mencetak gol-gol krusial. Ia berhasil mencetak gol pada final Liga Champions 2000 dan meraih total enam gelar selama empat tahun berkarier di Spanyol. Setelah masa baktinya di Madrid berakhir, McManaman pensiun dari dunia sepak bola saat bermain untuk Manchester City. Kini, ia beralih ke dunia media sebagai analis sepak bola dan aktif di TNT Sports.
David Beckham
Beckham beralih dari Manchester United ke Real Madrid sebagai bagian dari proyek "Galácticos", di mana ia bergabung dengan pemain-pemain top seperti Zidane, Ronaldo, dan Roberto Carlos. Meskipun selama masa Beckham, Madrid tidak berhasil meraih gelar Liga Champions, ia tetap meninggalkan jejak yang mendalam berkat komitmennya di lapangan.
Kariernya di Spanyol ditutup dengan meraih gelar La Liga sebelum ia melanjutkan perjalanan ke LA Galaxy. Saat ini, Beckham dikenal sebagai pemilik klub Inter Miami yang berhasil merekrut Lionel Messi pada tahun 2023.
Michael Owen
Owen datang ke Real Madrid dengan reputasi sebagai mantan pemenang Ballon d'Or. Namun, kariernya di klub Spanyol tersebut tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Ia menghadapi kesulitan untuk bersaing dengan dua pemain bintang, Raul dan Ronaldo, meskipun berhasil mencetak 16 gol dalam satu musim. Setahun setelah itu, ia dilepas ke Newcastle United.
Keputusan Owen untuk bergabung dengan Manchester United, yang merupakan rival abadi Liverpool, sempat mengejutkan banyak pihak. Di Manchester United, ia berhasil meraih gelar juara Premier League. Setelah mengakhiri kariernya sebagai pemain, Owen mengambil peran baru sebagai komentator olahraga dan juga terlibat dalam industri pacuan kuda.
Jonathan Woodgate
Kisah Jonathan Woodgate di Real Madrid sering kali dianggap sebagai salah satu yang paling tragis dalam sejarah klub. Ia harus menunggu selama 17 bulan sebelum akhirnya bisa menjalani debutnya akibat cedera yang berkepanjangan. Ketika ia akhirnya mendapatkan kesempatan bermain, sayangnya, ia mencetak gol bunuh diri dan juga diusir dari lapangan dalam pertandingan yang sama. Selama kariernya di Madrid, ia hanya berhasil tampil sebanyak 14 kali sebelum akhirnya dipinjamkan ke Middlesbrough. Setelah masa pinjaman tersebut, ia memutuskan untuk pindah secara permanen ke klub tersebut. Kini, Woodgate menjalani peran barunya sebagai pelatih tim utama di Middlesbrough, menunjukkan bahwa meskipun awal kariernya di Madrid sangat sulit, ia tetap mampu bangkit dan berkontribusi di dunia sepak bola.
Jude Bellingham
Jude Bellingham, yang direkrut dari Borussia Dortmund dengan biaya transfer sebesar £115 juta, langsung menunjukkan performa yang mengesankan pada musim pertamanya. Ia berhasil mencetak lima gol dalam empat pertandingan awal La Liga dan berkontribusi besar dalam membantu Real Madrid meraih gelar La Liga serta Liga Champions.
Kini, ikon baru Los Blancos tersebut akan memiliki rekan baru asal Inggris, Alexander-Arnold, yang semakin memperkuat keberadaan pemain muda Inggris di pentas Eropa.