Prediksi Arema Vs PSIS Semarang di BRI Liga 1
Perhatikan analisis pertandingan antara Arema dan PSIS. Ini bisa menjadi referensi yang berguna sebelum menyaksikan pertarungan mereka.
Arema FC memasuki pekan ke-24 BRI Liga 1 dengan rasa percaya diri yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh kemenangan besar mereka dengan skor 6-2 atas PSS Sleman di pertandingan sebelumnya. Kini, Arema siap untuk melanjutkan tren positif saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Soepriadi, Kota Blitar, pada hari Senin, 24 Februari 2025. Di sisi lain, kondisi PSIS Semarang tidak dalam keadaan baik. Mereka telah menjalani tiga pertandingan terakhir tanpa meraih kemenangan, meskipun semua pertandingan tersebut berlangsung di kandang mereka sendiri, Semarang.
Selain itu, Laskar Mahesa Jenar juga berada di bawah tekanan dari para pendukungnya. Tren negatif yang mereka alami di Liga 1 membuat para fans PSIS merasa tidak puas dan mulai melontarkan kritikan. Situasi ini sangat kontras dengan yang dialami Arema, yang saat ini berusaha mendekati posisi lima besar klasemen. Mereka hanya tertinggal tiga poin dari Borneo FC yang menduduki peringkat kelima. Pertandingan melawan PSIS menjadi kesempatan bagi Arema untuk memangkas jarak poin dan meraih posisi yang lebih baik.
Eksploitasi kelemahan PSIS dapat dimanfaatkan
Pelatih Arema, Ze Gomes, telah melakukan pengamatan terhadap perkembangan tim PSIS. Pelatih berkebangsaan Portugal ini menginstruksikan agar timnya memanfaatkan kelemahan yang dimiliki oleh PSIS.
"Tentu sudah observasi lawan dan mempersiapkan cara menghadapinya dengan permainan kami," ungkap Gomes.
Meskipun secara statistik lebih diunggulkan, Arema tetap harus waspada terhadap potensi kebangkitan PSIS, terutama karena ada motivasi dari Mahesa Jenar untuk keluar dari situasi buruk yang mereka alami. Pemain Singo Edan diharapkan untuk tetap waspada. "Kami tidak boleh meremehkan lawan karena semua pertandingan berbeda," tegas Gomes.
Saat ini, performa Arema masih belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Mereka baru saja menjalani empat pertandingan berturut-turut di kandang sendiri dengan hasil yang bervariasi; dua kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Namun, Gomes optimis bahwa timnya dapat tampil maksimal seperti pada pertandingan pekan lalu. "Pertandingan sebelumnya memperlihatkan permainan terbaik. Sekarang kami juga punya persiapan yang bagus," tambah pelatih asal Portugal tersebut.
Kehilangan pemain asing
Meskipun berada dalam kondisi yang baik, Arema menghadapi beberapa tantangan. Mereka tidak dapat menurunkan dua pemain asing, yaitu Lucas Frigeri dan Julian Guevara. Frigeri, kiper asal Brasil, mengalami cedera pada bagian dadanya yang terjadi pekan lalu. Tim medis menyatakan bahwa ia memerlukan waktu sekitar satu minggu untuk pulih. Di sisi lain, Guevara tidak dapat bermain akibat akumulasi kartu. Dengan kondisi ini, Singo Edan perlu mencari pengganti yang sebanding untuk kedua pemain kunci tersebut.
Untuk posisi kiper, Dicky Agung kemungkinan besar akan mendapatkan kesempatan karena ia merupakan kiper cadangan Arema. Meskipun begitu, musim ini ia hanya tampil sebagai pengganti satu kali, yang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi tim di bawah mistar gawang. Arema sangat bergantung pada Frigeri, sehingga kehilangan dirinya menjadi masalah besar. Sementara itu, untuk posisi Guevara, Arema memiliki beberapa alternatif. Dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Guevara berperan sebagai stoper, sehingga ada Choi Bo-kyung, Brandon Scheunemann, dan Anwar Rifai yang bisa menjadi penggantinya.
PSIS mengalami kekurangan pemain
Situasi serupa juga dialami oleh tim PSIS, yang tidak dapat tampil dengan kekuatan penuh karena beberapa pemain harus absen. Di antara yang tidak bisa bermain, terdapat tiga pemain kunci, yaitu Lucas Barreto, Alfeandra Dewangga, dan Adi Satryo. Selain itu, kondisi Delvin Rumbino juga belum dapat dipastikan. Dengan kondisi ini, pelatih PSIS, Gilbert Agius, dihadapkan pada tantangan untuk merancang strategi yang tepat. "Ada beberapa pemain yang dipastikan absen. Namun, kami tetap harus menemukan komposisi terbaik untuk melawan Arema," ungkapnya.
Meskipun demikian, PSIS masih memiliki beberapa pemain potensial yang dapat diandalkan, seperti Septian David Maulana, Paulo Gali, dan Evandro Brandao. Ketiga pemain ini memiliki kemampuan untuk menjadi ancaman bagi Arema. Namun, mereka belum mampu menunjukkan performa terbaik, sehingga PSIS saat ini menjadi tim yang kesulitan mencetak gol. Hingga saat ini, mereka baru berhasil mencetak 18 gol ke gawang lawan.
Prediksi Komposisi Pemain
Arema FC (4-4-2): Dicky Agung sebagai kiper; Achmad Maulana, Thales Lira, Choi Bo-kyung, dan Ahmad Alfarizi di posisi belakang; Salim Tuharea, Pablo Oliveira, Arkhan Fikri, serta Wiliam Marcilio mengisi lini tengah; dan Charles Lokolingoy serta Dalberto Luan berperan sebagai striker. Pelatih tim ini adalah Ze Gomes.
PSIS Semarang (3-5-2): Syahrul Trisna bertugas sebagai kiper; Ruxi, Joao Vitor, serta Syiha Buddin berada di lini belakang; Rian Ardiansyah, Ridho Syuhada, Boubakary Diarra, David Maulana, dan Haykal Alhafiz mengisi posisi tengah; sedangkan Paulo Gali dan Evandro Brandao berperan sebagai penyerang. Tim ini dilatih oleh Gilbert Agius.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 24 Februari 2024, dengan kick-off pukul 15.30 WIB di Stadion Soepriadi, Kota Blitar. Menurut prediksi Bola.com, peluang kemenangan untuk kedua tim adalah 55% untuk Arema FC dan 45% untuk PSIS Semarang.