Ligue 1 Kehilangan Salah Satu Raksasanya: Lyon Resmi Degradasi!
Walaupun berhasil menempati posisi enam di Ligue 1 2024/2025 dan meraih tiket ke Conference League 2025/2026, Olimpique Lyon terdegradasi.
Olimpique Lyon, meskipun berhasil menempati posisi enam di Ligue 1 musim 2024/2025 dan memperoleh tiket untuk berpartisipasi di Conference League 2025/2026, harus menghadapi kenyataan pahit berupa degradasi akibat permasalahan keuangan. Sebelumnya, klub ini telah dijatuhi hukuman degradasi sementara oleh DNCG, lembaga yang bertugas mengawasi aspek keuangan klub-klub sepak bola profesional di Prancis, pada bulan November.
Menurut laporan dari BBC, para petinggi Lyon, termasuk pemilik klub John Textor, telah melakukan pertemuan dengan DNCG pada hari Selasa, 24 Juni 2025. Sayangnya, mereka tidak berhasil meyakinkan DNCG bahwa kondisi finansial klub telah membaik cukup signifikan untuk mencabut hukuman tersebut. Pada bulan Oktober yang lalu, Eagle Football Group, yang dimiliki oleh Textor dan memiliki 77 persen saham di Lyon, mengumumkan total utang klub mencapai 422 juta paun.
Dalam pernyataan resmi mereka, Lyon, yang merupakan tim juara Ligue 1 sebanyak tujuh kali, menyatakan bahwa keputusan DNCG sangat sulit dipahami dan menegaskan bahwa mereka akan mengajukan banding. "Dengan dana yang telah terbukti dan keberhasilan olahraga yang membuat kami lolos ke kompetisi Eropa selama dua tahun berturut-turut, kami sungguh tidak mengerti bagaimana keputusan administratif bisa menurunkan klub besar Prancis seperti ini," ungkap pernyataan resmi klub.
"Kami akan banding untuk menunjukkan kemampuan kami menyediakan sumber daya keuangan yang diperlukan demi menjamin tempat OL di Ligue 1," lanjut keterangan tersebut.
Sudah Menjual Pemain Bintang
Lyon sebenarnya telah berhasil mengumpulkan sekitar 45 juta paun dari penjualan Maxence Caqueret ke Como pada bulan Januari dan Rayan Cherki ke Manchester City pada bulan Juni untuk memperbaiki kondisi keuangan mereka. Selain itu, mereka juga telah melepaskan pemain dengan gaji tinggi seperti Alexandre Lacazette dan Anthony Lopes. Lyon masih memiliki hak untuk mengajukan banding terhadap keputusan ini. Jika keputusan tersebut tetap berlaku, Lyon akan tergeser dari kasta tertinggi dan digantikan oleh Reims, yang sebelumnya kalah dalam play-off degradasi melawan Metz.
Hanya ada lima tim yang telah meraih lebih banyak gelar liga Prancis dibandingkan Lyon, yang telah memenangkan tujuh gelar secara beruntun antara tahun 2002 dan 2008. Klub ini terakhir kali berada di kasta kedua pada tahun 1989 dan mencapai semifinal Liga Champions pada tahun 2020. Tahun lalu, Bordeaux yang enam kali meraih gelar Ligue 1 harus kehilangan status profesionalnya setelah terdegradasi dari Ligue 2 ke divisi empat Prancis akibat kebangkrutan.