Jude Bellingham Kartu Merah, Bantah Hina Wasit
Jude Bellingham menyatakan bahwa terjadi kesalahpahaman yang berujung pada kartu merah yang diterimanya saat Real Madrid bertanding melawan Osasuna.
Jude Bellingham menyatakan bahwa terdapat kesalahpahaman yang mengakibatkan dirinya mendapat kartu merah saat Real Madrid bertanding melawan Osasuna pada hari Sabtu, 15 Februari 2025. Gelandang asal Inggris tersebut diusir dari lapangan setelah wasit menilai bahwa ia melakukan protes berlebihan. Bellingham sepertinya ingin mengajukan keberatan atas keputusan tersebut kepada wasit, yang langsung mengeluarkan kartu merah untuknya.
Setelah pertandingan berakhir, pemain berusia 21 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak berniat menghina wasit, meskipun ia mengakui bahwa komentarnya bisa dianggap kasar. Ia juga meminta maaf kepada rekan-rekannya di tim.
"Saya tidak pernah menghina wasit, saya senang melihat ada video yang menunjukkan kenyataan meskipun ada laporan wasit," ujarnya. Bellingham menambahkan, "Saya di sini untuk meminta maaf kepada rekan satu tim saya karena saya menempatkan mereka dalam situasi sulit hari ini. Saya tidak mengatakan hal buruk apa pun kepada wasit. Jelas bahwa ada kesalahan komunikasi."
Lebih lanjut, ia menjelaskan, "Itu ungkapan seperti 'joder' dalam bahasa Spanyol... dan konsekuensinya adalah dia membuat kami kehilangan satu pemain. Itu bukan penghinaan, itu ungkapan untuk diri saya sendiri." Dengan pernyataan ini, Bellingham berharap agar situasi yang terjadi bisa dipahami dengan lebih baik oleh semua pihak yang terlibat.
Ancelotti memberikan komentarnya
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, telah memberikan pendapatnya mengenai insiden yang terjadi dan juga memberikan dukungan kepada Bellingham. Ia menyatakan, "Saya tidak ingin berbicara tentang wasit karena saya ingin tetap di bangku cadangan. Ketika Bellingham dikeluarkan, ia tidak mengerti bahasa Inggris dengan baik, karena ia mengatakan f*** off, bukan f*** you. Yang dalam bahasa Spanyol berarti 'don't f*** with me'." Ancelotti juga menyampaikan keluhannya dalam konferensi pers setelah pertandingan. Ia menambahkan, "Ia mengatakan f*** off, bukan 'f*** you' dan bukan 'don't f*** with me'."
Pelatih asal Italia itu mengungkapkan bahwa ada banyak hal aneh yang terjadi dalam tiga pertandingan terakhir yang telah disaksikan oleh banyak orang. Ia menegaskan, "F*** off dalam bahasa Spanyol bukanlah sesuatu yang menyinggung. Itu seperti 'No me jodas'. Saya tidak ingin menambahkan lebih banyak lagi. Semua orang melihat VAR masuk untuk melihat permainan di area mereka dan bukan di area kami." Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ancelotti merasa ada ketidakadilan dalam keputusan yang diambil dalam pertandingan tersebut.
Merugikan tim
Kartu merah yang diterima Bellingham kembali memberikan dampak negatif bagi Madrid. Kylian Mbappe sempat membawa Los Blancos unggul, namun Osasuna berhasil menyamakan kedudukan setelah jeda, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang.
Di akhir pekan mendatang, mereka akan bertemu Girona, tetapi belum ada kepastian apakah klub akan mengajukan banding terkait larangan yang dijatuhkan kepada Bellingham akibat pemecatannya. Meskipun demikian, Bellingham masih akan dapat tampil dalam pertandingan Liga Champions yang krusial minggu depan melawan Manchester City.