Hadapi Timnas Indonesia dan Arab Saudi, Pemain Muda Irak Siap Habis-habisan
Ali Jassim bakal menjadi pemain kunci Timnas Irak dalam menghadapi Timnas Indonesia dan Arab Saudi pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Ali Jassim, gelandang serang dari Timnas Irak, menjadi ancaman serius bagi dua Timnas Indonesia dan Arab Saudi di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan berlangsung pada Oktober 2025.
Dalam kompetisi ini, Timnas Irak akan bersaing dengan Timnas Indonesia dan Arab Saudi demi memperebutkan satu tiket otomatis ke putaran final Piala Dunia tahun depan.
Pemain berusia 21 tahun ini menunjukkan semangat yang tinggi menatap dua pertandingan yang akan dijalani Irak pada Oktober 2025 itu.
"Dari segi kebugaran fisik, saya merasa dalam kondisi prima, dan siapa pun bisa bertanya kepada pelatih kebugaran tentang kondisi saya. Akhir-akhir ini, saya menjalani latihan fisik yang sangat intensif," ungkap Ali Jassim dikutip dari laman Winwin.
Jassim juga menambahkan: "Saya ingin lolos dan siap bermain pada awal musim baru, terutama karena tim nasional Irak memiliki kewajiban yang sangat penting, yaitu kualifikasi Olimpiade Asia dan Kualifikasi Piala Dunia Asia."
Andalan Graham Arnold
Ali Jassim telah menjadi salah satu kekuatan utama bagi Timnas Irak dalam beberapa pertandingan terakhir. Pemain berusia 21 tahun ini telah menjadi bagian dari Timnas Irak senior sejak ia melakukan debut pada bulan Oktober 2023, dan hingga kini ia telah tampil dalam 25 pertandingan serta mencetak tiga gol untuk tim Singa Mesopotamia.
Jangan salah, Ali Jassim juga telah go international dengan pengalaman bermain di luar negeri. Saat ini, ia tengah menantikan masa depannya dengan klub Liga Italia Serie A, Como 1907.
Sejak bergabung pada awal musim lalu, ia sempat dipinjamkan selama enam bulan ke klub Belanda, Almere City, di mana ia bermain sebanyak 11 pertandingan dan berhasil mencetak satu gol.
Selama di Almere City, Ali Jassim juga menjadi rekan setim dengan gelandang flamboyan Timnas Indonesia, Thom Haye. Kontrak Ali di Como 1907 akan berakhir pada tahun 2027, dan banyak yang menantikan bagaimana perkembangan kariernya selanjutnya di Eropa.
Asa yang Tinggi
Graham Arnold, pelatih kepala Timnas Irak, baru-baru ini melakukan pertemuan langsung dengan Ali Jassim. Dalam pertemuan tersebut, Arnold menyampaikan harapannya agar Jassim mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, baik di klubnya maupun di timnas.
Ia meyakini bahwa Jassim memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang lebih jauh. Ali Jassim pun mengungkapkan, "Pelatih tim nasional Irak, Graham Arnold, menelepon saya dan memberi tahu saya tentang perlunya melanjutkan kualifikasi bersama tim Olimpiade Irak."
Jassim juga menambahkan bahwa Arnold menganggapnya sebagai pemain yang sangat penting dalam susunan tim.
"Ia juga memberi tahu bahwa saya adalah pemain yang sangat penting dalam daftarnya dan harus tepat waktu dan siap sepenuhnya," ungkapnya.
Jassim pun menegaskan komitmennya kepada tim nasional, "Saya, pada gilirannya, ingin memberi tahu beliau bahwa saya menghormati keputusannya, dan pesan saya kepadanya adalah saya siap dan siap membantu tim nasional Irak kapan pun mereka ingin memanggil saya, karena yang terpenting, saya mewakili Irak dengan berbagai tim nasionalnya," tegasnya.
Dengan semangat tersebut, Jassim menunjukkan dedikasinya untuk berkontribusi bagi bangsa melalui sepak bola.
Persiapan Irak
Menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Irak hanya memiliki waktu kurang dari dua bulan untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan melawan Timnas Indonesia dan Arab Saudi di Jeddah.
Graham Arnold segera mulai menyusun daftar pemain yang akan diberi kesempatan untuk membela Timnas Irak, serta mengatur laga pemanasan di Thailand pada awal September 2025.
Ali Jassim, yang menjadi andalan di tim senior Irak, juga terlibat dalam Timnas Irak U-23 yang sedang dipersiapkan untuk Olimpiade dan Piala Asia U-23.
"Kami akan berangkat ke Malaysia dan kemudian menuju Kamboja untuk kualifikasi Piala Asia U-23 bulan depan. Tim telah sepenuhnya siap, dan meskipun ada beberapa kendala dalam proses persiapan, semua orang bersemangat untuk tampil sebaik mungkin dan lolos ke putaran final," ujar Jassim.
Jassim menambahkan, "Kami mewakili Asia di Olimpiade Paris 2024, dan oleh karena itu tim harus terus meraih hasil positif di tingkat benua pada periode mendatang."
Dengan semangat dan tekad yang tinggi, Timnas Irak berusaha untuk memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang akan datang.
Sumber: Winwin