Gara-Gara Pacar, Scott McTominay Kehilangan Rp51 Miliar sampai Beyonce Kena Imbas Juga
Scott McTominay, mantan gelandang Manchester United yang sekarang bermain untuk Napoli, berisiko kehilangan uang sebesar 2,32 juta pounds.
Scott McTominay, mantan gelandang Manchester United yang sekarang bermain untuk Napoli, berisiko kehilangan uang sebesar 2,32 juta pounds atau sekitar Rp51 miliar. Uang tersebut sebelumnya diinvestasikan dalam sebuah perusahaan yang dikelola oleh pacarnya, Cameron Reading, dan ayahnya, Ashley Reading. Sayangnya, perusahaan tersebut mengalami kebangkrutan.
Berdasarkan laporan dari The Sun, McTominay telah meminjamkan sejumlah uang tunai sebesar satu juta pounds, ditambah 1,32 juta pounds dari perusahaan investasinya sendiri kepada Ashley Reading serta Fortress Capital Partners yang dimiliki oleh Cameron.
Dokumen yang terungkap menunjukkan bahwa ia merupakan salah satu kreditor yang terlibat dalam utang sekitar 20 juta pounds setelah perusahaan tersebut bangkrut. Pada hari Jumat, mereka menolak tawaran Ashley untuk menarik kembali uang tunai melalui Company Voluntary Arrangement (CVA) atau Perjanjian Sukarela Perusahaan.
Dana McTominay tidak akan sepenuhnya kembali
Likuidator telah memberikan peringatan kepada para investor, termasuk Scott McTominay, bahwa kemungkinan untuk mendapatkan kembali uang mereka sangat kecil. Jika pun ada, jumlah yang bisa mereka terima hanya akan sedikit.
"Menurut pandangan kami, CVA ini sangat spekulatif. Para kreditor harus menyadari bahwa mungkin hanya ada sedikit keuntungan," ungkap likuidator.
"Kami tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa proposal tersebut mencapai keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan para kreditor karena pengungkapan aset direktur dan keluarganya terbatas."
Jumlah uang yang diterima kembali
Laporan tersebut mengungkapkan bahwa para investor hanya akan mendapatkan tiga pennies untuk setiap satu pound yang mereka investasikan. Dengan demikian, Scott McTominay hanya akan menerima 66 ribu pounds dari investasinya. Selain McTominay, ada juga sosok terkenal lainnya yang mengalami kerugian finansial, yaitu penyanyi Boyzone, Shane Lynch, yang diperkirakan akan kehilangan sebagian besar dari investasinya yang mencapai 730 ribu pounds di perusahaan yang sama.
Di sisi lain, Cameron, yang saat ini berusia 25 tahun, telah diperintahkan untuk mentransfer ratusan ribu pound dari rekening miliknya. Uang tersebut berasal dari penjualan dua rumah yang dimiliki di Dubai serta sebuah vila di Spanyol.
Situasi ini menunjukkan dampak serius dari investasi yang tidak menguntungkan, yang mempengaruhi banyak pihak, termasuk individu-individu terkenal.
McTominay tampil gemilang di Italia
Di lapangan, penampilan Scott McTominay bersama Napoli sangat mengesankan. Saat ini, ia berkontribusi besar dalam usaha timnya untuk meraih gelar Serie A 2024/2025. McTominay telah menjadi salah satu pemain kunci Napoli di bawah arahan Antonio Conte. Ia secara konsisten tampil dalam skuad Partenopei, termasuk saat timnya meraih kemenangan tandang 1-0 melawan Lecce pada akhir pekan lalu.
Dengan hasil tersebut, Napoli (77 poin) berhasil mempertahankan keunggulan tiga poin atas rival mereka, Inter Milan (74 poin). Kini, hanya tersisa tiga pertandingan di musim ini. Napoli akan menghadapi tim-tim yang berada di paruh bawah klasemen. Mereka akan bertanding melawan Genoa pada hari Minggu mendatang sebelum melanjutkan ke Parma. Perjalanan mereka akan ditutup dengan pertandingan kandang melawan Cagliari pada 25 Mei, di mana mereka berharap dapat mengangkat trofi Serie A.