BRI Liga 1: Pertandingan PSS Vs Persis Dipindahkan ke Stadion Jatidiri Tanpa Penonton
Pertandingan antara PSS dan Persis di pekan ke-27 BRI Liga 1 mengalami perubahan lokasi dan akan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
PSS Sleman secara resmi mengumumkan bahwa venue pertandingan melawan Persis Solo pada pekan ke-27 BRI Liga 1 2024/2025 telah berubah. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Selasa malam (11-3-2025) WIB. Sebelumnya, PSS telah mengajukan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai tempat untuk menghadapi Persis. Namun, permohonan tersebut tidak mendapatkan izin dari Pemkab Bantul.
"Kami dari pihak manajemen sudah melakukan pengajuan kepada Pemkab Bantul untuk penggunaan Stadion Sultan Agung," ungkap Rangga Rudwino, Manajer Event PSS, saat konferensi pers di Omah PSS, Sleman.
"Namun, karena beberapa hal, Pemkab Bantul tidak mengizinkan hal tersebut. Oleh karena itu, kami mencari alternatif stadion lain dan dipilih Stadion Jatidiri, Semarang," tambahnya.
Keputusan ini diambil demi kelancaran pertandingan dan untuk memenuhi kebutuhan tim dalam menghadapi lawan.
Menghargai keputusan yang diambil
Manajemen PSS menghargai keputusan yang diambil oleh Pemkab Bantul. Rangga Rudwino juga menambahkan bahwa Stadion Jatidiri dipilih berdasarkan berbagai pertimbangan yang matang. "Keputusan untuk menggunakan Stadion Jatidiri juga sudah melalui beberapa pertimbangan. Kami dari manajemen PSS menghormati apa pun keputusan Pemkab Bantul mengenai penggunaan Stadion Sultan Agung," katanya.
Selain itu, Rangga berharap agar di masa depan, PSS dapat terus menjalin kerja sama dengan Pemkab Bantul untuk memajukan sepak bola di DIY, khususnya di Liga 1, sehingga dapat membawa nama daerah lebih baik lagi," imbuh Rangga.
Tanpa penonton
Pertandingan antara PSS dan Persis akan dilangsungkan tanpa kehadiran penonton. Yuyud Pujiarto selaku Ketua Panpel PSS menjelaskan, "Kami sudah berusaha dengan sangat keras untuk mencari venue laga PSS menghadapi Persis. Dari Panpel sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak keamanan Semarang yang telah memperbolehkan PSS untuk bermain di Semarang."
Lebih lanjut, Yuyud menambahkan, "Meski begitu, izin yang diberikan adalah tanpa kehadiran penonton untuk pertandingan itu. Permohonan maaf kami sampaikan juga kepada seluruh PSS fans yang tentu ingin mendukung PSS berlaga nanti." Ia juga menyampaikan bahwa mereka telah mempertimbangkan opsi lain, namun keputusan akhir tetap tanpa penonton. "Kami berharap dan mengimbau agar seluruh suporter PSS untuk menaati keputusan yang telah dibuat dan mendukung PSS dari rumah," tutup Yuyud.
Semoga Maguwoharjo segera dapat digunakan
Yuyud Pujiarto menyatakan, "Semoga dengan keputusan untuk bertanding di lokasi netral, PSS dapat mencapai hasil terbaik dalam pertandingan melawan Persis dan meraih kemenangan." Ia juga menambahkan, "Kami berharap Stadion Maguwoharjo, yang menjadi markas PSS, segera selesai agar semua suporter PSS bisa langsung mendukung Super Elja saat bertanding." Sudah cukup lama PSS berstatus sebagai tim musafir karena stadion mereka, Stadion Maguwoharjo, sedang dalam proses renovasi.
Perbaikan yang dimulai pada pertengahan Desember 2023 ini awalnya direncanakan selesai pada Oktober 2024, namun hingga kini proyek tersebut mengalami keterlambatan. Selama masa renovasi, PSS menjadikan Stadion Manahan sebagai tempat menjamu lawan-lawan mereka. Tim Elang Jawa telah menggunakan stadion milik Persis Solo ini sejak putaran kedua BRI Liga 1 2023/2024 hingga saat ini.