Pelatih Persija Sayangkan Laga Krusial Persija vs Persib Tak Bisa Digelar di Jakarta

Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya karena laga krusial Persija vs Persib di BRI Super League pekan ke-32 harus dipindahkan dari Jakarta ke Samarinda. Simak selengkapnya mengapa laga bertajuk Derbi Indonesia ini penting bagi Macan

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pelatih Persija Sayangkan Laga Krusial Persija vs Persib Tak Bisa Digelar di Jakarta
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengungkapkan kekecewaannya karena laga krusial Persija vs Persib di BRI Super League pekan ke-32 harus dipindahkan dari Jakarta ke Samarinda. Simak selengkapnya mengapa laga bertajuk Derbi Indonesia ini penting bagi Macan (AntaraNews)

Pelatih kepala Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyatakan rasa kecewanya atas keputusan pemindahan lokasi pertandingan pekan ke-32 BRI Super League. Laga penting yang mempertemukan timnya dengan rival abadi, Persib Bandung, ini tidak dapat digelar di kandang sendiri, Jakarta. Keputusan ini diambil karena alasan keamanan, sehingga pertandingan harus dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda.

Pertandingan yang sangat dinantikan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu (10/5) pukul 15.30 WIB. Seharusnya, duel klasik bertajuk Derbi Indonesia ini bisa disaksikan langsung oleh ribuan Jakmania di ibu kota. Namun, kondisi yang tidak memungkinkan membuat panitia pelaksana harus mencari alternatif lokasi.

Souza menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Borneo FC yang telah bersedia menjadi tuan rumah. Meskipun demikian, ia tidak bisa menyembunyikan penyesalannya karena timnya kehilangan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Hal ini diungkapkan Souza dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan di Samarinda, Sabtu.

Keputusan pemindahan lokasi pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung memang menjadi sorotan utama jelang laga. Awalnya, Jakarta direncanakan menjadi saksi bisu pertarungan sengit dua tim raksasa sepak bola Indonesia ini. Namun, faktor keamanan menjadi pertimbangan utama yang tidak dapat ditawar.

Mauricio Souza, pelatih asal Brasil, tidak menampik kekecewaannya. “Kita sudah bicara tentang itu, kita sangat sayang tidak bisa main di kandang sendiri kita,” ujar Souza. Ia menambahkan, “Tapi kita terima kasih sama Borneo sudah terima kita dengan baik.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa meskipun ada kekecewaan, Persija tetap menghargai bantuan dari klub lain.

Bermain di kandang sendiri tentu memberikan keuntungan besar, baik dari segi dukungan moral maupun adaptasi lapangan. Kehilangan kesempatan tersebut bisa menjadi tantangan tersendiri bagi Macan Kemayoran. Namun, tim harus tetap fokus dan beradaptasi dengan kondisi di Stadion Segiri, Samarinda.

Laga antara Persija Jakarta dan Persib Bandung selalu dikenal sebagai salah satu pertandingan paling bergengsi di kancah sepak bola nasional. Pertarungan ini bukan hanya memperebutkan tiga poin, melainkan juga harga diri dan gengsi antara dua basis suporter terbesar di Indonesia. Souza pun menyadari betul akan hal ini.

“Souza menyatakan pasukannya sudah tahu seberapa besar gengsi yang dipertaruhkan dalam laga ini,” demikian laporan dari ANTARA. Ini adalah pertemuan kedua Persija dengan Persib pada musim BRI Super League ini. Pada pertemuan pertama yang berlangsung Januari lalu, Persija harus mengakui keunggulan Persib dengan skor tipis 0-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Kekalahan di pertemuan pertama tentu menjadi motivasi tambahan bagi Persija untuk membalas dendam dan meraih kemenangan. Kemenangan akan sangat berarti untuk menjaga asa mereka di jalur juara. Sejarah panjang rivalitas kedua tim selalu menjanjikan pertandingan yang menarik dan penuh drama.

Persija Jakarta saat ini masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara BRI Super League. Mereka menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 65 poin. Jarak poin dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung, adalah tujuh poin, yang saat ini memimpin dengan 72 poin.

Kemenangan atas Persib menjadi syarat mutlak bagi Persija untuk menjaga peluang juara tetap hidup. Namun, kemenangan saja tidak cukup. Mereka juga harus berharap Borneo FC, tim yang berada di atas mereka, menelan kekalahan saat bertandang ke markas Bali United pada Senin (11/5).

Meskipun tensi pertandingan dipastikan tinggi, Souza berharap laga ini dapat berjalan dengan sportif. “Jadi harapan saya, pertandingan di lapangan itu aman semua, dan pemain itu bisa respek satu sama lain, dan kita bisa bikin pertandingan luar biasa dari dua tim yang besar seperti ini,” harap Souza.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi