Begini Nasib 5 Pemain Liverpool Setelah Hijrah ke Real Madrid: Ada Michael Owen hingga Xabi Alonso
Trent Alexander-Arnold sedang mempersiapkan diri untuk bergabung dengan Real Madrid secara gratis di akhir musim ini.
Trent Alexander-Arnold tengah mempersiapkan diri untuk bergabung dengan Real Madrid secara gratis pada akhir musim ini. Bek kanan Liverpool tersebut akan mengikuti jejak lima pemain lainnya yang sebelumnya juga berpindah langsung ke Bernabeu. Kepergian Alexander-Arnold menjadi pukulan berat bagi para penggemar Liverpool. Setelah melalui spekulasi yang panjang, Madrid hampir menyelesaikan kesepakatan untuk merekrut pemain berusia 26 tahun ini. Selama lebih dari dua dekade, Alexander-Arnold telah menjadi bagian penting dari Liverpool. Namun, tampaknya perjalanan kariernya bersama The Reds akan segera berakhir pada musim panas ini.
Hingga saat ini, Liverpool belum mengonfirmasi adanya kesepakatan resmi yang telah ditandatangani. Meski begitu, berbagai laporan menyebutkan bahwa sang pemain telah memantapkan niatnya untuk pindah ke Spanyol. Ini bukan kali pertama Liverpool kehilangan pemain kunci ke Madrid; sebelumnya, beberapa bintang juga telah mengambil langkah serupa dalam perjalanan karier mereka. Dalam sejarahnya, ada beberapa pemain yang langsung berpindah dari Liverpool ke Real Madrid, dan kita dapat melihat bagaimana karier mereka setelah mengambil keputusan tersebut.
Steve McManaman
Steve McManaman secara kontroversial meninggalkan Liverpool setelah masa kontraknya berakhir. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Real Madrid demi meraih trofi dan kejayaan di luar Inggris. Keputusan tersebut terbukti sangat menguntungkan, karena McManaman berhasil mencapai kesuksesan besar di Spanyol.
Selama empat musim, ia berhasil meraih dua gelar La Liga dan dua trofi Liga Champions. Pada final Liga Champions 2000 melawan Valencia, ia juga mencetak gol yang sangat berharga. Dengan semua pencapaian yang diraihnya, sangat sulit untuk membayangkan bahwa McManaman merasa menyesal atas kepindahannya.
Michael Owen
Michael Owen berpindah dari Liverpool ke Real Madrid. Sayangnya, ia tidak dapat menunjukkan performa yang setara seperti saat bermain di Anfield. Di Spanyol, Owen mengalami kesulitan untuk mendapatkan posisi starter karena adanya dua pemain bintang, Raul dan Ronaldo.
Meskipun demikian, ia tetap berhasil mencetak 13 gol dalam 36 pertandingan La Liga. Akhirnya, Owen merasa tidak nyaman dengan kehidupannya di Madrid. Ia pun mengambil keputusan untuk kembali ke Inggris dan bergabung dengan Newcastle.
Xabi Alonso
Xabi Alonso bukanlah hasil didikan akademi Liverpool, namun kepergiannya tetap meninggalkan rasa sakit. Ia merupakan otak permainan di tengah tim yang dilatih oleh Rafael Benitez. Di Real Madrid, Alonso dengan cepat menyesuaikan diri dan menjadi salah satu pemain penting. Meskipun hanya meraih satu gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions, prestasinya tetap diingat. Setelah meraih kesuksesan di Spanyol, Alonso melanjutkan kariernya di Bundesliga Jerman. Ia bergabung dengan Bayern Munchen untuk menghadapi tantangan baru yang menarik.
Jerzy Dudek
Di penghujung kariernya, Jerzy Dudek bergabung dengan Real Madrid. Meskipun demikian, kontribusinya lebih banyak sebagai pemain cadangan. Selama empat tahun berkarier di Spanyol, ia hanya dimainkan dalam dua pertandingan liga. Dalam periode tersebut, Real Madrid berhasil meraih satu gelar La Liga, satu Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Meskipun jarang diturunkan, Dudek tetap menjadi bagian dari tim elit Madrid. Pengalamannya di Istanbul tetap menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan kariernya.
Alvaro Arbeloa
Alvaro Arbeloa saat ini masih berhubungan dengan Real Madrid, namun dalam peran sebagai pelatih muda. Sebelumnya, ia pernah bermain untuk klub-klub seperti Liverpool dan West Ham sebelum kembali ke Madrid. Di klub tersebut, Arbeloa telah bermain lebih dari 200 pertandingan dan menjadi salah satu pemain kunci.
Meskipun begitu, meraih gelar domestik terbukti sulit, dengan hanya satu trofi La Liga yang diperolehnya selama berkarier di sana. Namun, ia tetap mencapai kesuksesan di pentas Eropa. Arbeloa berhasil meraih dua gelar Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, dan satu Piala Super UEFA. Sumber: Mirror