Terungkap Pesan Terakhir Kim Sae Ron Sebelum Meninggal Dunia, Isinya Bikin Hati Teriris
Pesan terakhir dari aktris Kim Sae Ron mengungkapkan rasa sedihnya dan meminta bantuan terkait utang yang menjadi beban dalam kehidupannya.
Baru-baru ini, sebuah catatan yang dianggap sebagai pesan terakhir dari aktris Kim Sae Ron telah terungkap ke publik. Menurut informasi yang diperoleh dari SBS Entertainment News pada hari Jumat (24/5/), Kim mengunggah pesan tersebut di akun media sosialnya pada bulan September 2024, sekitar lima bulan sebelum kepergiannya.
Pesan ini diduga menjadi tanda-tanda keputusasaan yang mendalam. Dalam unggahannya, Kim menuliskan kalimat yang mengisyaratkan niat untuk mengakhiri hidup.
"Jika aku mati, tolong capture ini dan bagikan," tulisnya, seperti yang dikutip dari The Korea Times, Senin (26/5).
Di samping itu, ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada beberapa rekannya yang telah membantunya melewati masa-masa sulit.
"Mereka adalah orang-orang yang telah menyelamatkanku," tulis Kim.
Namun, Kim juga mengekspresikan kekecewaan terhadap orang-orang yang menjauh darinya saat ia berada di titik terendah.
"Dan kepada mereka yang meninggalkanku ketika aku paling kesulitan, aku harap kalian merenungkan semua yang telah kalian terima dariku," tulisnya.
Klarifikasi Kasus Mabuk
Aktris itu menyatakan rasa frustrasinya terhadap tanggapan masyarakat serta berita yang beredar mengenai insiden mengemudi sambil mabuk yang menimpanya.
"Alkohol di alat tes napas menunjukkan nol, tes darah menunjukkan kadar tinggi tapi itu dari hari sebelumnya. Tidak ada blackout. Aku sudah mengganti semua kerugian. Setidaknya sekarang, aku tidak akan merasa sakit lagi," ungkapnya.
Diselamatkan Teman-Teman
SBS melaporkan dua orang yang mengenal Kim langsung mendatangi rumahnya di Distrik Seongdong, Seoul, setelah membaca pesan yang dikirimnya. Kunjungan tersebut berhasil mencegah terjadinya krisis pada saat itu.
Namun, kondisi mental Kim semakin memburuk akibat tekanan yang ditimbulkan utang yang mencapai ratusan juta won kepada berbagai pihak di industri hiburan. Beban finansial yang berat ini turut memberikan dampak negatif pada kesejahteraannya, sehingga ia merasa tertekan dan tidak berdaya menghadapi situasi yang dihadapinya.
Sebagai informasi, bunuh diri tidaklah menjadi solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan hidup yang sering kali membebani kita. Jika Anda, teman, saudara, atau anggota keluarga yang Anda kenal sedang menghadapi masa-masa sulit, mengalami depresi, dan merasakan keinginan untuk mengakhiri hidup, sangat penting untuk segera menghubungi profesional kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat, seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.
Anda juga memiliki pilihan untuk mengunduh aplikasi Sahabatku melalui tautan berikut: Sahabatku. Selain itu, Anda bisa menghubungi Call Center Halo Kemenkes yang tersedia 24 jam di nomor 1500-567, yang siap menerima berbagai pengaduan, permintaan, dan saran dari masyarakat.
Jika lebih nyaman, Anda dapat mengirim pesan singkat ke nomor 081281562620, mengirim faks ke (021) 5223002 atau 52921669, serta menghubungi melalui alamat surel di kontak@kemkes.go.id.