Tak Hanya Bernyanyi, Peserta Academy 8 Asal Babel Pamer Keahlian Main Darbuka
Agni harus menempuh perjalanan yang cukup panjang, termasuk melintasi lautan, untuk bisa mengikuti audisi D'Academy 8 (DA8) yang disiarkan oleh Indosiar.
Audisi Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar di Jakarta berhasil menarik perhatian banyak talenta dari seluruh Indonesia. Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Agni Ghafina, seorang gadis asal Kepulauan Bangka, yang memiliki impian untuk menjadi bintang dangdut di masa depan.
Agni Ghafina menceritakan perjalanan panjang yang harus dilaluinya untuk bisa tampil di hadapan dewan juri. Ia mengungkapkan bahwa ia harus menempuh perjalanan yang melelahkan, harus melalui jalur laut selama berjam-jam.
"Sama teman-teman rombongan dari Bangka Belitung dan naik kapal. Dari sekitar jam delapan pagi, tapi kapalnya baru sampai, jadi perjalanannya lanjut jam 12 malam. Sampai ke sini setengah empat (03.30 WIB). Terus jam setengah lima sudah di sini," ujar Agni Ghafia saat ditemui di Studio Indosiar, Emtek City, Jakarta Barat, Minggu (10/5/2026).
Semangat dan motivasi yang kuat menjadi sumber energi utama bagi Agni untuk tetap berjuang meskipun waktu istirahatnya sangat terbatas sebelum audisi dimulai. Ia berharap bisa mendapatkan bimbingan profesional yang dapat membantunya mengasah kualitas vokalnya agar mampu bersaing di industri musik Tanah Air.
"Karena Agni ingin mengeluarkan prestasi Agni agar bisa lebih bagus lagi, bisa dilatih lagi, dipoles lagi di panggung Dangdut Academy 8," akunya. Dengan tekad yang bulat dan semangat yang membara, Agni siap menghadapi tantangan yang ada di depan mata dan berjuang untuk meraih mimpinya.
Agni tampil dengan darbuka untuk menunjukkan keterampilan musiknya yang unik
Kehadiran Agni di panggung audisi bukan hanya didukung oleh suara merdunya, tetapi juga oleh keterampilan dalam memainkan alat musik tradisional khas Timur Tengah. Ia mengungkapkan bahwa bakatnya dalam bermain darbuka muncul berkat dorongan dari seorang guru serta dukungan penuh dari kakeknya.
"Agni alhamdulillah bisa bermain Darbuka. Itu disuruh guru Agni buat main kayak gitu. Sebenarnya Agni tidak percaya diri, tapi selalu dibuat percaya diri sama Abah," ungkapnya.
Kepercayaan diri Agni dalam menampilkan bakatnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Dengan dukungan dari guru dan kakeknya, ia merasa termotivasi untuk terus berlatih dan mengembangkan kemampuannya. Meskipun awalnya merasa ragu, Agni berusaha untuk mengatasi ketidakpastian tersebut dan menunjukkan bakatnya di hadapan publik.
"Agni alhamdulillah bisa bermain Darbuka. Itu disuruh guru Agni buat main kayak gitu. Sebenarnya Agni tidak percaya diri, tapi selalu dibuat percaya diri sama Abah," ungkapnya, menegaskan betapa pentingnya dukungan orang-orang terkasih dalam perjalanan kariernya.
Saya mengakui bahwa saya merasa gugup ketika memasuki ruang audisi
Meskipun berusaha tampil dengan sebaik mungkin, Agni tidak dapat mengelak dari rasa gugup yang melanda dirinya sebelum memasuki ruang audisi. Namun, ia memiliki cara unik untuk menenangkan hatinya agar tetap fokus dan tidak terpengaruh oleh kecemasan tersebut.
"Deg-degan, tapi kita harus selalu salawat. Salawat terus, semoga gitu lolos. Alhamdulillah tadi dikasih kesempatan sama kakak-kakaknya, harus selalu kayak gitu. Semoga nanti tampilnya bisa lebih baik lagi dari yang tadi Agni tampilkan," kata dia.
Agni menyadari pentingnya menjaga ketenangan dalam situasi yang menegangkan seperti audisi. Dengan melakukan salawat, ia merasa lebih tenang dan optimis menghadapi tantangan tersebut. Keberanian untuk tampil di depan orang banyak adalah hal yang patut diapresiasi, terlebih lagi ketika bisa mengatasi rasa gugup. Ia berharap penampilannya di masa depan akan semakin baik dan mampu memberikan yang terbaik untuk semua orang yang mendukungnya.
Melly Lee memberikan pujian
Dalam proses audisi yang berlangsung, Melly Lee sebagai juri tamu mengungkapkan bahwa kualitas peserta musim ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Ia mencatat bahwa para peserta telah melakukan persiapan yang matang untuk mencoba peruntungannya di panggung Dangdut Academy.
"Sejauh ini aku dengar di audisi Jakarta ini bagus-bagus, cantik-cantik, benar-benar niat. Mungkin aku juga ada lihat beberapa ada yang ketemu di daerah lain yang sempat audisi di daerah lain mungkin nyoba lagi di sini itu lebih prepare lagi," kata Melly dalam kesempatan berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa peserta tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga berusaha keras untuk mempersiapkan diri sebelum tampil di hadapan juri.