Badai Kerispatih Terpukau, Peserta Band Academy Indosiar Tunjukkan Skill Luar Biasa
Badai eks Kerispatih mengungkap perjalanan dalam menyeleksi peserta Band Academy Indosiar di berbagai kota besar.
Badai eks Kerispatih berbagi pengalaman mengenai proses seleksi peserta Band Academy Indosiar yang berlangsung di berbagai kota besar di Indonesia. Dia mengungkapkan rasa terkejutnya saat melihat kemampuan calon peserta yang sebagian besar sudah sangat terampil.
"Jago-jago mainnya. Masih muda, masih muda kan saya audisi semua di 4 kota dan ini juga salah satu harapan baru juga. Ternyata anak-anak muda 16 tahun, 17 tahun itu mainnya sudah keren-keren," ungkap Badai di SCTV Tower Jakarta, Kamis (2/4/). Momen ini menjadi pengingat bagi Badai akan masa mudanya ketika baru memulai karir di dunia musik.
Pria kelahiran Jakarta ini membandingkan kualitas musisi muda saat ini yang jauh lebih matang dibandingkan dirinya di usia yang sama.
"Zaman saya 16 tahun mungkin saya masih senam kesegaran jasmani," katanya sambil tertawa.
Satu hal yang membedakan Band Academy dari ajang lainnya adalah fokus penilaian yang lebih pada kesolidan grup, bukan hanya kemampuan individu. Badai menjelaskan bahwa peserta harus tampil sebagai satu kesatuan band yang sudah memiliki aransemen yang baik sejak awal audisi.
"Untuk TV sepertinya ini memang bukan yang pertama tapi mereka sudah diaudisi dengan satu band. Jadi bukan dari comotan," papar Badai.
Dia menekankan bahwa setiap band yang diaudisi akan dinilai berdasarkan bagaimana mereka bermain dan mengaransemen lagu secara kolektif. Keterlibatan Badai diharapkan dapat memberikan sentuhan profesional bagi para peserta agar siap bersaing di industri musik komersial. Ia merasa terhormat bisa menjadi bagian dari proses lahirnya bintang-bintang baru di dunia musik Indonesia.
"Saya merasa terhormat dan jelas bersyukur karena di karier saya yang sudah tidak muda tapi saya masih dipercaya televisi dan tentunya dipercaya mencetak generasi baru di industri musik Indonesia terutama band," ujar Badai.
Walaupun tugas yang diembannya cukup berat, Badai berkomitmen untuk membagikan seluruh pengalamannya, baik dari sisi teknis maupun akademis. Ia ingin memastikan bahwa setiap band yang terpilih memiliki bekal yang cukup untuk bertahan lama di tengah persaingan industri yang ketat.
"Tugas saya sih tidak mudah ya di Band Academy ini tapi yang jelas saya akan memberikan yang terbaik. Apa yang bisa saya ajarkan secara akademis, secara teknis, secara komersialisme pasti akan saya berikan," tutup Badai.
Sekitar 1.800 orang mengikuti audisi
Tingginya angka pendaftar dalam ajang ini menarik perhatian khusus dari sang musisi, karena hal ini dapat dijadikan sebagai indikator minat pasar terhadap musik. Keberadaan ribuan pendaftar menunjukkan bahwa musik band masih memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat Indonesia hingga saat ini.
"Buktinya ada sekitar 1.800 yang mendaftar dan kita pilih, kita pecah menjadi 30 band terbaik yang akan berkompetisi. Jadi menurut saya ini satu indikator bahwa Indonesia itu peminat band-nya masih kencang," Badai membeberkan.
Hal ini menegaskan bahwa meskipun banyak genre musik lain yang muncul, ketertarikan terhadap band tetap tinggi di kalangan masyarakat.
Lagu tema ini sangat khas
Keseruan acara ini semakin terasa dengan adanya kolaborasi menarik antara Afan dan Vallen yang membawakan lagu tema. Badai memberikan pujian terhadap pemilihan penyanyi tersebut, karena mereka memberikan nuansa yang berbeda dari biasanya untuk acara bertema band.
"Afan dan Vallen, ya. Theme song-nya menurutku unik dan berbeda karena yang membawakan sebenarnya bukan vokalis pop, tapi itu keunikannya. Jadi sebenarnya kalau theme song itu kan tidak harus yang band banget gitu. Justru dibawakan oleh solois dengan genre yang berbeda menurut saya menarik," tuturnya.
Sebuah acara pencarian bakat yang sangat menarik
Badai mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melewatkan kesempatan untuk mengikuti kompetisi ini, karena akan ada banyak kejutan menarik yang hadir setiap minggunya. Program ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam pencarian bakat musisi berkelompok di Indonesia.
"Dan ini akan seru banget, tiga bulan ke depan kalian akan menonton suguhan pencarian bakat yang super keren. Jangan lupa nonton Band Academy," katanya.