SCTV melanjutkan rangkaian audisi offline ajang pencarian bakat tarik suara "The Icon Indonesia" di Kota Makassar. Audisi yang digelar di Universitas Negeri Makassar, Minggu (1/2/2026), diikuti oleh 668 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan sekitarnya.
Meski hujan deras mengguyur sejak pagi, antusiasme peserta tetap tinggi hingga proses audisi berakhir. Para peserta datang untuk mengikuti seleksi dan menunjukkan kemampuan vokal mereka di hadapan tim juri.
Juri tamu audisi Makassar, Betrand Putra Onsu, mengaku terkesan dengan kualitas suara para peserta. Menurutnya, banyak talenta muda di Makassar yang memiliki kemampuan bernyanyi baik namun belum banyak terekspos.
"Banyak sekali penyanyi dengan kualitas suara bagus yang mungkin belum terekspos media," ujar Betrand.
Ia juga menyampaikan kegembiraannya dapat terlibat langsung dalam proses audisi. "Pesertanya sangat banyak dan seru. Bisa duet langsung dengan anak-anak muda berbakat jadi pengalaman yang menyenangkan," katanya.
Audisi "The Icon Indonesia" terbuka bagi solois pria dan wanita berusia 14 hingga 25 tahun yang memiliki kemampuan bernyanyi pop serta tidak terikat dengan label rekaman. Melalui ajang ini, SCTV memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menampilkan karakter vokal dan potensi musikal mereka sebagai bekal memasuki industri musik nasional.
Audisi di Makassar menjadi rangkaian offline kedua dalam program "The Icon Indonesia". General Manager Acquisition SCTV, Adrian Prambudi, menyebut pelaksanaan audisi di kota ini berlangsung di luar ekspektasi.
"Meski hujan deras, antusiasme peserta sangat tinggi dan jumlahnya melebihi ekspektasi kami. Talenta Makassar luar biasa, baik dari penampilan, kualitas suara, maupun kepercayaan diri," ujar Adrian.
Advertisement
Ia menambahkan, "The Icon Indonesia" akan menghadirkan konsep berbeda dalam tahapan berikutnya. "Ke depan akan ada twist, di mana peserta tidak hanya tampil solo, tetapi juga berduet dan berduel," katanya.
Advertisement
Rangkaian audisi "The Icon Indonesia" selanjutnya akan digelar di Bandung pada 8 Februari 2026 di Universitas Widyatama, sebelum ditutup di Jakarta pada 15 Februari 2026 di EMTEK City, Daan Mogot.