Pesan Menyentuh Billy Syahputra buat Petong Anak Mpok Alpa, Awalnya Masih Linglung
Billy Syahputra setia menemani jenazah Mpok Alpa dari rumah duka hingga saat prosesi pemakaman di liang lahad.
Duka akan kepergian Nina Carolina alias Mpok Alpa masih membekas. Diketahui, Mpok Alpa menghembuskan napas terakhir di RS Darmais beberapa waktu lalu atas penyakit kanker payudara yang ia derita.
Salah satu rekan kerja juga sahabat Mpok Alpa, Billy Syahputra merasakan kesedihan mendalam akibat kepergian Mpok Alpa. Kehilangan tersebut mendorongnya untuk setia menemani jenazah Mpok Alpa dari rumah duka hingga ke liang lahat, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sahabatnya.
Di lokasi pemakaman, Billy Syahputra meluangkan waktu untuk berbincang dengan Alfatih Darmadina, putra almarhumah yang akrab disapa Petong. Melihat Petong yang tampak bingung dengan keadaan tersebut, Billy berusaha memberikan semangat dan pesan yang sederhana kepada anak kecil itu.
"Cuma bilang sama Petong, karena dia gue lihat antara tahu dan enggak tahu, gue bingung deh. Karena anak kecil ya. Gue bilang sama Petong, Mama sudah enggak sakit," ungkap Billy Syahputra di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Senin (18/8).
Lebih lanjut, Billy menambahkan, "Sudah enggak apa-apa, jangan nangis ya. Petong semangat ya, jadi anak yang pintar ya, sukses ya, biar mama bangga. Segitu doang sih, ya selepas ngobrol gue saja sama anak bocah saja." Dengan kata-kata tersebut, Billy berharap dapat memberikan sedikit ketenangan bagi Petong di saat-saat sulit ini.
Sosok Ceria
Bagi Billy, Mpok Alpa merupakan sosok yang tak tergantikan dan selalu membawa keceriaan. Kehadirannya mampu mengisi kekosongan serta menciptakan suasana hangat di mana pun dia berada.
"Gue merasa Mpok ini nggak cuma sama gue, dia sama orang dari kalangan apa pun masuk, dia friendly, dia baik, periang, rame, gue suka Mpok itu. Ketika gue sama Mpok kayak nggak ada kekosongan, kayak ceria saja gitu. Apalagi orang Betawi, cerita sama gue," kenangnya.
Dalam pandangan Billy, kepribadian Mpok Alpa yang ramah dan ceria membuat setiap momen bersamanya menjadi lebih berharga. Dia merasa beruntung dapat mengenal sosok yang begitu hangat dan dekat dengan banyak orang.
Bukan Sekadar Kolega
Lebih dari sekadar kolega, Mpok Alpa merupakan tempat bagi Billy untuk berbagi kisah, sesuatu yang jarang ia lakukan dengan orang lain. Billy merasa bahwa Mpok Alpa adalah salah satu sosok yang membuatnya merasa nyaman untuk membuka diri.
"Apalagi gue tipe yang enggak mau cerita kehidupan gue. Paling kalau di TV kan lebih ke entertainment, tapi secara pribadi gue orang yang diam, enggak mau cerita sampai dalam. Kalo sama Mpok gue kadang cerita, nyambung, kasih masukan satu sama lain. Itu yang membuat gue merasa kehilangan ketika Mpok sudah meninggalkan kita semua," urainya.
Kaget Dengar Kabar Mpok Alpa Meninggal
Di antara sahabat-sahabat Mpok Alpa, Billy adalah salah satu yang baru mengetahui kondisi kesehatan Mpok beberapa bulan sebelum kepergiannya. Pada saat itu, almarhumah menunjukkan kepada Billy perubahan fisik yang terjadi akibat pengobatan kemoterapi yang dijalaninya.
"Kalau gue baru-baru saja sih tahu, baru beberapa bulan. Itu pun saat gue syuting acara gue. Dia langsung buka wignya, mohon maaf ya, kepalanya botak. Gue kaget, 'Ya Allah Mpok kenapa?'," ungkap Billy Syahputra.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4736029/original/023685400_1707199571-Infografis_SQ_Raja_Charles_III_Didiagnosis_Idap_Kanker.jpg)