Konsisten Cetak Bintang Dangdut Sejak 2014, Indosiar Raih Penghargaan Bergengsi dari Kementerian Kebudayaan
Indosiar selama lebih dari satu dekade terus konsisten memajukan kebudayaan nasional, khususnya industri musik dangdut.
Dedikasi panjang PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) dalam memajukan kebudayaan nasional, khususnya di industri musik dangdut, mendapat pengakuan istimewa dari pemerintah.
Kementerian Kebudayaan melalui Program Prioritas Manajemen Talenta Nasional (MTN) bidang seni budaya memberikan apresiasi dan penghargaan kepada stasiun televisi tersebut atas peran aktifnya dalam menjaring bakat-bakat muda dari seluruh penjuru tanah air.
"Ini (penghargaan) sangat membanggakan. Dangdut Academy mendapat penghargaan dari Kementerian Kebudayaan RI atas pemajuan budaya, terutama musik dangdut," kata Deputy Director Programming Indosiar Ekin Gabriel, seperti dikutip dari kanal YouTube Fokus Indosiar, Kamis (12/2).
Konsistensi Selama Satu Dekade
Penghargaan ini diberikan karena Indosiar dinilai memiliki dedikasi luar biasa dalam pemajuan kebudayaan nasional. Sejak tahun 2014, Indosiar secara konsisten menggelar berbagai ajang pencarian bakat penyanyi dangdut yang sukses melahirkan bintang-bintang baru.
"Indosiar secara konsisten sejak 2014 kita menayangkan sudah menayangkan 7 season D'Academy, kemudian 4 Liga Dangdut, dan juga bahkan ada 6 musim D'Academy Asia," kata Ekin.
D'Academy 7 Tembus Share 45,2%
Salah satu bukti kesuksesan program tersebut adalah capaian share penonton yang fantastis. Disebutkan bahwa program D'Academy menjadi ajang pencarian bakat tersukses selama 15 tahun terakhir.
Bahkan episode kemenangan D'Academy 7 mencapai share 45,2%. Talenta-talenta muda tanah air yang sangat berbakat bermunculan dalam bidang musik dangdut di Indosiar.
Kolaborasi Penjaringan Bakat
Sementara itu, pihak Kementerian Kebudayaan menyambut baik peran media televisi dalam ekosistem kebudayaan ini. Pemerintah berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk memberikan panggung bagi anak-anak muda yang memiliki bakat namun terkendala akses.
"Kita ingin sebenarnya bekerja sama dengan media, dengan televisi, agar lebih banyak penjaringan seperti ini. Sehingga tampil talenta-talenta itu terseleksi," ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Ia menambahkan bahwa program seperti ini sangat membantu talenta muda untuk berekspresi, mengingat seringkali mereka yang punya bakat tidak memiliki kesempatan untuk tampil.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie