Intip Detail Kolam di Taman Rumah Soimah, Luas dan Penuh Sentuhan Artistik
Desain taman yang diterapkan oleh Soimah dan suaminya, Koko, tampaknya mengacu pada konsep lanskap etnik alami atau hutan hujan tropis yang sangat matang.
Rumah megah milik sinden multitalenta, Soimah, yang terletak di Yogyakarta, selalu berhasil menarik perhatian publik. Hal ini bukan hanya disebabkan oleh arsitekturnya yang kaya akan nuansa Joglo dan Pendopo khas Jawa, tetapi juga oleh halaman serta taman yang sangat luas dan asri. Area luar hunian yang diperkirakan memiliki luas ribuan meter persegi ini dirancang dengan sangat detail, mengintegrasikan unsur alam, bebatuan, dan air, sehingga menciptakan suasana tropis yang menenangkan, jauh dari keramaian kota metropolitan.
Desain taman yang diterapkan oleh Soimah dan suaminya, Koko, tampaknya mengacu pada konsep lanskap etnik alami atau hutan hujan tropis yang sangat matang. Di sini, air dan vegetasi menjadi elemen dominan yang menyatu harmonis dengan lingkungan sekitarnya. Tak heran jika banyak orang menyebut rumah ini sebagai Keraton Jawa modern.
Di tengah taman yang luas ini, terdapat fitur air yang menyerupai sungai atau kolam buatan, yang berfungsi sebagai titik fokus yang tidak hanya indah untuk dilihat, tetapi juga memberikan ketenangan. Penggunaan elemen batu vulkanik berwarna gelap semakin menambah kontras tekstur dan warna yang elegan.
1. Gerbang Menuju Taman dengan Kolam
Foto pertama menunjukkan pintu gerbang taman yang terbuat dari besi dan kawat jaring, menciptakan kesan aman sekaligus harmonis dengan lingkungan yang asri.
Dari gerbang ini, terlihat jalan setapak berbatu yang mengarahkan pengunjung memasuki taman, di mana pepohonan yang rimbun dan aliran air kolam menanti. Kombinasi antara batu-batu besar yang tertata rapi di sisi bawah dengan rerumputan hijau menambah nuansa alami yang memikat dan mengundang rasa ingin tahu.
2. Kolam Mengalir di Sisi Jalan Setapak
Gambar kedua menunjukkan jalan setapak berwarna hitam yang mencolok di antara hamparan rumput hijau, terletak di samping aliran kolam yang sangat jernih. Kolam tersebut dikelilingi oleh batu-batu alami dan tanaman hias yang tumbuh di sekelilingnya, menciptakan suasana yang menyerupai keindahan alam.
Elemen kayu pada jembatan kecil menambah sentuhan tradisional sekaligus berfungsi sebagai penghubung antara berbagai area taman. Suara air yang mengalir dengan lembut juga menambah suasana tenang dan menghadirkan bunyi gemericik yang menyejukkan hati.
3. Area Pohon dan Tanaman dengan Dasar Hitam
Pada gambar ketiga, tampak sebuah area yang luas dengan banyak pepohonan yang masih mendapatkan dukungan dari kayu agar dapat tumbuh dengan baik. Di sekeliling taman, tanahnya menggunakan material berwarna hitam yang menyerupai batuan vulkanik, sehingga membuat warna hijau dari tanaman menjadi semakin mencolok.
Pola penataan pohon, semak-semak, dan batu kapur besar menciptakan keseimbangan yang teratur namun tetap terlihat alami. Ruang ini seakan berfungsi sebagai transisi sebelum memasuki bagian kolam yang lebih besar.
4. Kolam di Dekat Tebing Hijau
Foto yang keempat memperlihatkan kolam alami yang terpasang pada dinding batu tinggi, dihiasi oleh berbagai tanaman rambat yang tumbuh subur. Aliran air yang mengalir perlahan menciptakan suasana tenang di kaki tebing, memberikan nuansa tropis yang sejuk dan menyegarkan.
Rimbunnya vegetasi yang menutupi dinding menciptakan efek visual yang menenangkan, seolah-olah menghadirkan nuansa hutan mini ke dalam rumah. Tempat ini bisa menjadi pilihan ideal untuk bersantai sambil menikmati udara segar yang menyegarkan.
5. Patung dan Kolam dengan Nuansa Artistik
Gambar kelima menampilkan patung berwarna hitam dengan pose yang menarik, berdiri di tengah taman yang dikelilingi oleh semak-semak, pepohonan, serta jalur yang hitam pekat. Di sekitarnya, terdapat kolam kecil yang semakin menambah daya tarik artistik taman tersebut.
Selain itu, terlihat sangkar burung yang tergantung di cabang pohon, menciptakan suasana yang hidup dan lebih dekat dengan alam. Kombinasi antara seni dan elemen alam ini menjadi ciri khas yang unik dari taman Soimah.
6. Kolam dengan Nuansa Pedesaan
Foto keenam menampilkan sebuah kolam yang terletak di samping rumah kayu dengan desain etnik. Di dalam kolam, aliran air dikelilingi oleh bebatuan, tanaman semak, serta potongan kayu besar, menciptakan suasana yang mirip dengan pedesaan Jawa.
Kolam ini didominasi oleh vegetasi yang sangat padat dan beragam, menciptakan suasana hijau yang teduh. Di bagian tengah dan kanan, terdapat banyak semak-semak, tanaman perdu, dan pohon-pohon kecil dengan daun hijau rimbun. Di sebelah kanan, terlihat beberapa ranting pohon kering atau mati yang berukuran cukup besar, menambah tekstur alami dan kesan rustic.
Kolam ini menciptakan harmoni alami yang menyatu dengan rumah Soimah yang memiliki arsitektur tradisional. Desain ini seakan menunjukkan bahwa kenyamanan tidak hanya dapat ditemukan di dalam rumah, tetapi juga di area taman yang mengelilinginya.
7. Patung Unik Berbentuk Wanita
Pada gambar ketujuh, terdapat sebuah patung wanita yang tampak berdiri dengan tangan diletakkan di kepala. Patung ini terbuat dari batu kasar dan menjadi salah satu daya tarik utama di taman.
Di sekitar patung, terdapat berbagai tanaman hijau serta bunga kecil yang menambah suasana misterius namun tetap elegan. Spot ini menunjukkan bagaimana Soimah berhasil menggabungkan seni dengan elemen lanskap taman yang kaya akan unsur air.
8. Jalan Setapak dengan Rumput Bergelombang
Foto kedelapan memperlihatkan sebuah jalan setapak berwarna hitam yang dikelilingi oleh rumput hijau dengan bentuk yang bergelombang. Pohon-pohon di sekelilingnya didukung oleh kayu, menunjukkan bahwa tanaman-tanaman tersebut masih dalam tahap pertumbuhan.
Desain ini menciptakan suasana taman yang dinamis dan tidak membosankan, seolah-olah kita sedang berjalan di tengah miniatur perbukitan. Elemen-elemen tersebut sangat memperindah lanskap dan menjalin koneksi antara area kolam dengan ruang terbuka lainnya.
9. Kolam Dekat Jembatan Kayu
Foto terakhir menunjukkan sebuah kolam kecil yang dikelilingi oleh jembatan kayu yang sederhana. Di sekitar kolam, terdapat berbagai tanaman hijau, semak-semak, serta dinding batu yang dihiasi dengan tumbuhan rambat.
Jembatan kayu yang terlihat sederhana namun memiliki kekuatan ini menciptakan suasana alami sekaligus berfungsi sebagai penghubung antara jalur-jalur di taman. Area ini menjadi salah satu sudut yang paling menawan, karena mampu menggabungkan elemen air, tanaman, dan kayu dengan cara yang harmonis.