Deg-degan! Memes Prameswari Nyanyikan Lagu Spesial di Depan Ratu Belanda
Memes Prameswari merasa bangga atas kesempatan yang diberikan untuk tampil dalam acara jamuan kenegaraan di Istana Negara Jakarta.
Penyanyi Memes Prameswari merasa sangat terhormat ketika diberikan kesempatan untuk tampil di jamuan kenegaraan di Istana Negara Jakarta, yang diadakan untuk menyambut Ratu Maxima dari Belanda.
Ia mengungkapkan bahwa perasaannya campur aduk setelah menerima tawaran mendadak tersebut. Memes Prameswari menjelaskan bagaimana undangan itu datang dengan sangat cepat, sehingga ia harus mempersiapkan diri dalam waktu yang sangat singkat.
"Alhamdulillah, luar biasa, suatu kehormatan bagi saya bisa diundang untuk bernyanyi di jamuan makan siang Bapak Presiden Prabowo dengan Her Majesty Queen Maxima of Netherlands. Jadi ceritanya itu 'dar der dor, dag dag dag' dadakan banget nih," ujar Memes Prameswari di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pada Senin (1/12).
"Aku dikontak itu H-1, H-2 mau ada acara jamuan makan siang dengan tema musik keroncong, dan kebanyakan lagu-lagunya liriknya berbahasa Belanda. Mix antara bahasa Indonesia dengan bahasa Belanda. Sedangkan aku tidak berbahasa Belanda sama sekali," dia menambahkan.
Tantangan terbesar yang dihadapi oleh Memes Prameswari bukan hanya terkait dengan waktu persiapan yang singkat, tetapi juga mengenai materi lagu yang harus dibawakan. Penyelenggara acara meminta ia untuk menyanyikan musik keroncong dengan lirik yang merupakan campuran antara bahasa Indonesia dan Belanda, yang tentu saja menambah kesulitan bagi dirinya yang tidak menguasai bahasa Belanda.
Sangat ketakutan
Situasi semakin menegangkan ketika Memes Prameswari diharuskan menghafal belasan lagu dalam waktu satu hari satu malam. Dia harus memutar otak agar pelafalan lirik dalam bahasa Belanda terdengar fasih di telinga Sang Ratu, ditambah dengan intensitas latihan yang dilakukannya demi penampilan yang sempurna di hadapan tamu negara.
“Bayangkan, aku cuma punya waktu 24 jam untuk belajar 14 lagu keroncong, 10 di antaranya itu liriknya mix antara Indonesia dan Belanda. Dengan tidak memiliki guru bahasa Belanda dan tanpa dasar bahasa Belanda, aku benar-benar belajar sendiri, berusaha ngikutin pronunciation seperti penyanyi aslinya,” ungkap Memes Prameswari. Momen paling mendebarkan terjadi ketika dia mulai melantunkan lirik berbahasa Belanda, di mana perhatian seluruh ruangan seketika tertuju padanya. Memes sempat merasa grogi karena tatapan para tamu undangan yang hadir.
“Yang pertama itu yang aku ingat, saat kita mulai bernyanyi lirik Belanda, tamu-tamu yang awalnya lagi ngobrol tiba-tiba langsung melihat ke kita semua gitu, kayak berasa sidang skripsi ya. Takut banget gitu kan,” akunya. Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan penuh tekanan bagi Memes, namun ia berusaha untuk tetap tenang dan memberikan yang terbaik.
Ratu dan Duta Besar Belanda merasa gembira
Walaupun persiapan dilakukan dalam waktu yang singkat, usaha keras Memes Prameswari membuahkan hasil yang memuaskan pada hari pelaksanaan. Penampilannya berhasil menghibur semua tamu kehormatan, termasuk Ratu Mxima dan Presiden Prabowo, yang terlihat menikmati alunan musik keroncong yang dipersembahkan.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar. Ratu senang, dubes dari Belanda juga happy, Bapak Presiden happy, ada menteri-menteri juga waktu itu datang, dan tamu kehormatan semua juga happy. Jadi alhamdulillah itu tolok ukur keberhasilan kita sebagai performer, ya, melihat audiensnya happy," ungkapnya.
Menguasai bahasa Jerman
Kesuksesan yang diraih oleh Memes Prameswari tidak terlepas dari latar belakangnya yang memiliki keahlian dalam bahasa Jerman. Kemampuan berbahasa Jerman ini secara signifikan membantu mempercepat proses belajarnya.
"Jadi sebenarnya aku memang belajar bahasa Jerman. Bahasa Jerman sama bahasa Belanda itu masih agak mirip-mirip, walaupun beda banget. Cuma ya karena pronunciation-nya pun bisa aku pelajari, dan sedikit-sedikit mengerti-lah kosakata-nya ada yang artinya sama dengan bahasa Jerman. Jadi mempermudah aku buat belajar lagu-lagu berbahasa Belanda," katanya.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5138910/original/066228600_1740046251-673x373_01__1_.jpg)