Acil Bimbo Tutup Usia, Keluarga Ungkap Alasan Kesehatan yang Dialaminya
Pada akhir tahun 2024, keluarga Acil Bimbo telah menginformasikan tentang kondisi kesehatan almarhum yang mengalami beberapa gangguan.
Acil Bimbo menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung pada malam hari, Senin (1/9).
Keluarga mengungkapkan bahwa di akhir hayatnya, Acil Bimbo, yang dikenal dengan nama asli Raden Darmawan Dajat Hardjakusumah, mengalami masalah kesehatan yang menyebabkan dirinya sering dirawat di rumah sakit.
"Sakitnya kanker komplikasi, setahun ini. Jadi setahun terakhir bapak sudah tiga kali masuk rumah sakit. Bapak meninggal di umur 82 tahun," ungkap putri sulung Acil Bimbo, Anne Kusumawardhani, seperti yang dilansir dari pemberitaan Antara pada Selasa (2/9/2025).
Pada akhir tahun 2024, keluarga juga telah memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan mendiang yang memburuk.
"Selamat siang, untuk semua yang menanyakan di DM maupun whatsapp perihal info apakah benar paman saya, mang Acil Bimbo sedang sakit. Info tersebut benar, info patah tulang tangan karena jatuh, dan CA paru juga benar," tulis putri bungsu Sam Bimbo, Asri Dewi Lestari atau Achi Hardjakusumah, dalam unggahan di Instagram Stories.
Kabar ini tentu menjadi duka yang mendalam bagi keluarga dan para penggemar, mengingat kontribusi Acil Bimbo dalam dunia musik yang telah menginspirasi banyak orang.
Anne membagikan pesan terakhir
Anne membagikan pesan terakhir dari mendiang kepada keluarganya menjelang akhir hayatnya.
"Kalau untuk kita sih kebanyakan pesannya jangan tinggalkan salat, ngaji. Beliau juga menitipkan agar keluarga tetap rukun," ujarnya.
Pesan tersebut menunjukkan betapa pentingnya bagi mendiang untuk menjaga hubungan baik di antara anggota keluarga.
Selain itu, Anne menambahkan bahwa pesan Acil juga ditujukan kepada masyarakat secara umum agar selalu mengutamakan persatuan.
"Jangan ribut. Jadi ya itu, biasanya pesannya lebih ke jaga persatuan. Harus kuat dari kita dulu untuk bisa ke mana-mana. Mohon doanya untuk semua," tutur Anne.
Dengan kata-kata ini, Acil berharap agar semua orang dapat hidup dalam harmoni dan saling mendukung satu sama lain.
Rencana pemakaman akan dilakukan di TPU Cipageran
Kabar duka mengenai meninggalnya Acil Bimbo disampaikan oleh cucunya, aktris Adhisty Zara, melalui akun Instagram resmi miliknya.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Darmawan Kusumawardhana Hardjakusumah, pada Hari Semin 1 September 2025 jam 22.13. Mohon dibukakan pintu maaf untuk almarhum," tulis Adhisty Zara dalam pengumumannya semalam.
Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Ernawati, serta empat orang anak dan beberapa cucu. Di antara cucunya terdapat kedua kakak beradik yang merupakan mantan anggota grup idola JKT48, yaitu Hasyakyla Utami dan Adhisty Zara.
Rencananya, jenazah Acil akan disalatkan di Masjid Al Mualimin yang terletak di Jalan Agronomi, Bandung, pada hari Selasa, 2 September, pukul 10.00 WIB.
Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di TPU Cipageran, Kolmas, Cimahi, sekitar pukul 11.00 WIB. Kehilangan ini tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga dan para penggemar Acil Bimbo, yang dikenal sebagai sosok yang penuh inspirasi dan dedikasi dalam dunia musik.
Grup musik Bimbo
Acil dikenal sebagai salah satu anggota grup musik Bimbo yang didirikan pada tahun 1966. Bersama dengan saudaranya, Jaka dan Sam, Acil Bimbo berhasil menjadikan grup ini sebagai salah satu ikon musik di Indonesia.
Bimbo terkenal dengan harmoni vokal yang unik serta lirik-lirik lagu yang puitis, religius, dan mengandung kritik sosial yang mendalam. Beberapa lagu Bimbo yang masih populer dan sering diputar hingga saat ini antara lain "Tuhan", "Sajadah Panjang", dan "Rindu Rasul."
Selain berkecimpung di dunia musik, Acil Bimbo juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat serta warisan budaya yang ada. Ia juga pernah mencoba peruntungannya di dunia akting dengan membintangi film Ambisi pada tahun 1973 dan Tante Sun pada tahun 1977. Dengan kontribusinya yang beragam, Acil Bimbo telah meninggalkan jejak yang signifikan dalam industri hiburan Indonesia.