PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan logistik kebutuhan dasar ini dilakukan secara langsung melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kupang, NTT, pada Minggu (16/8).
Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Jamkrindo dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), sekaligus memastikan kehadiran negara dan BUMN di tengah masa-masa sulit pascabencana.
Direktur Utama PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero), Abdul Bari, menegaskan bahwa penyerahan bantuan dasar ini merupakan pijakan awal dari rangkaian program kepedulian yang disiapkan perusahaan.
"Bantuan ini merupakan langkah awal dari kepedulian Jamkrindo kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Kami ingin memastikan bahwa perusahaan hadir untuk memberikan dukungan di tengah kondisi yang tidak mudah. Ke depan, kami akan terus melihat kebutuhan di lapangan dan membuka ruang untuk memberikan bantuan lanjutan, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujar Abdul Bari di Jakarta/
Abdul Bari menilai, percepatan pemulihan kawasan terdampak bencana tidak bisa bertumpu pada satu lembaga saja, melainkan membutuhkan sinergi dan semangat gotong royong antar pemangku kepentingan.
Advertisement
Butuh Gotong Royong dan Kolaborasi
"Kami percaya bahwa penanganan pascabencana tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan semangat gotong royong dan kolaborasi agar dukungan yang diberikan dapat semakin luas dan tepat sasaran. Jamkrindo siap mengambil bagian sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan yang ada," ujarnya.
Sebagai perusahaan penjaminan di bawah ekosistem Danantara dan bagian dari Holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo akan terus memantau dinamika kondisi di lapangan. Evaluasi tersebut akan menjadi acuan dalam merancang skema bantuan pemulihan berikutnya.
Mengusung semangat "melayani sepenuh hati", Jamkrindo menegaskan posisinya tidak hanya berfokus pada bisnis inti penjaminan, tetapi juga konsisten menghadirkan dampak sosial nyata yang meluas bagi masyarakat dan perekonomian nasional.