Jusuf Hamka Dilantik Jadi Wantimpres: Rezeki Anak Saleh

Usai dilantik Prabowo sebagai Wantimpres, Jusuf Hamka bersyukur. Ia mengaku dihubungi Seskab pukul 06.35 WIB dan siap mengabdi. Ini daftar 26 tokoh.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Jusuf Hamka Dilantik Jadi Wantimpres: Rezeki Anak Saleh
Pengusaha Jusuf Hamka Jadi Wantimpres (Lizsa Egeham/Liputan6.com)

Pengusaha Jusuf Hamka menyampaikan rasa syukur usai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026).

"Rezeki anak saleh, anak jalanan. Alhamdulillah," kata Jusuf Hamka kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Dia menuturkan baru dihubungi Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi sekitar pukul 06.35 WIB, dan menyebut tidak memiliki alasan untuk menolak tawaran menjadi Wantimpres.

"Di telepon Pak Seskab. Saya kaget, saya cuma bilang Alhamdulillah Pak, negara mempercayai saya. Betul Bapak Presiden minta? Siap, kalau sudah diminta oleh negeri, tidak boleh ditolak dan kita harus berbakti kepada negeri," tutur Jusuf Hamka.

Jusuf Hamka dikenal sebagai pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), perusahaan yang terlibat dalam pembangunan jalan tol Cawang–Tanjung Priok. Dia juga disebut sebagai salah satu pengusaha terkaya di Indonesia di bisnis jalan tol.

Selain itu, dia pernah menduduki sejumlah posisi di berbagai perusahaan, antara lain Komisaris Utama PT Mandara Permai dan Komisaris PT Indosiar Visual Mandiri.

26 Tokoh Resmi Mengisi Wantimpres

Sebelumnya, Presiden Prabowo resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/10/2026). Susunan keanggotaan diisi sejumlah tokoh berpengalaman dari beragam bidang.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, ditunjuk sebagai ketua merangkap anggota. Sementara itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, menjadi wakil ketua, dan Muhammad Qodari sebagai sekretaris.

Anggota lainnya antara lain istri Presiden keempat RI, Shinta Nuriyah Wahid; mantan Menko Politik dan Keamanan Budi Gunawan; mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman; tokoh agama Quraish Shihab; mantan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf; aktivis Rocky Gerung; Margarito Kamis; Dato' Sri Tahir (Mayapada Group); Chairul Tanjung (CT Group); serta mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.

Berikut 26 tokoh yang dilantik menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden:

  1. Pratikno, sebagai Ketua merangkap anggota;
  2. Muhammad Hatta Rajasa, sebagai Wakil Ketua merangkap anggota;
  3. Muhammad Qodari, sebagai Sekretaris merangkap anggota;
  4. Sinta Nuriyah Wahid, sebagai anggota;
  5. Muhammad Quraish Shihab, sebagai anggota;
  6. Agum Gumelar, sebagai anggota;
  7. Chairul Tanjung, sebagai anggota;
  8. Said Aqiel Siradj, sebagai anggota;
  9. Anwar Iskandar, sebagai anggota;
  10. Yahya Cholil Staquf, sebagai anggota;
  11. Jusuf Wanandi, sebagai anggota;
  12. Budi Gunawan, sebagai anggota;
  13. Bambang Soesatyo, sebagai anggota;
  14. Salim Segaf Al-Jufri, sebagai anggota;
  15. Soekarwo, sebagai anggota;
  16. Dato' Sri Tahir, sebagai anggota;
  17. Rocky Gerung, sebagai anggota;
  18. Ida Bagus Purwalaksana, sebagai anggota;
  19. Philip Kuncoro Wijaya, sebagai anggota;
  20. Budi Santoso Tanuwibowo, sebagai anggota;
  21. Anwar Usman, sebagai anggota;
  22. Mohamad Hatta, sebagai anggota;
  23. Jusuf Hamka, sebagai anggota;
  24. Margarito Kamis, sebagai anggota;
  25. Jacky Manuputty, sebagai anggota;
  26. Ignasius Jonan, sebagai anggota.
Rekomendasi