Perum Bulog bergerak cepat menyalurkan bantuan pangan berupa 10 ton beras dan 1.000 liter minyak goreng untuk setiap kabupaten yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa penyaluran logistik ini merupakan langkah sigap pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan pokok bagi warga di lokasi terdampak.
"Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, setiap kabupaten yang terdampak gempa akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 ton dan minyak goreng sebanyak 1.000 liter," kata Rizal dikutip dari Antara, Minggu (16/8).
Seluruh logistik dipasok langsung melalui Gudang Bulog Danga, fasilitas penyimpanan cadangan pangan milik Perum Bulog yang berlokasi di Kabupaten Nagekeo, NTT.
Proses distribusi dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan di setiap titik lokasi. Pada gelombang pertama, Bulog telah mengirimi Kabupaten Manggarai sebanyak 1 ton beras dan Kabupaten Nagekeo sebanyak 500 kilogram beras sebagai penanganan awal.
Advertisement
Komitmen Bulog
Rizal menegaskan komitmen penuh Bulog untuk terus mendukung pemerintah dalam penanganan pascabencana di NTT. "Yang terpenting, masyarakat yang terdampak dapat segera merasakan kehadiran pemerintah dan mendapatkan akses terhadap kebutuhan pangan,” ujar Rizal.
Guna mempercepat penyaluran, Bulog terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan pihak terkait. Proses pengiriman turut mempertimbangkan kondisi aksesibilitas wilayah serta dinamika situasi di lapangan.
Bulog juga memastikan stok pangan dan jaringan distribusi di kawasan NTT dalam posisi siap dan aman. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dan Bulog untuk selalu hadir di tengah kondisi darurat, sekaligus mengawal pemulihan kebutuhan dasar masyarakat terdampak hingga situasi kembali kondusif.