Produksi Perikanan Cirebon 2025 Lampaui Target, Sektor Kelautan Tumbuh Positif
Pemerintah Kota Cirebon mencatat realisasi **produksi perikanan Cirebon 2025** secara signifikan melampaui target, menunjukkan kinerja positif dan kontribusi besar bagi ketahanan pangan daerah serta pendapatan asli daerah.
Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, mengumumkan capaian luar biasa dalam sektor perikanan sepanjang tahun 2025. Realisasi produksi perikanan, baik dari subsektor tangkap maupun budidaya, berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Kinerja positif ini menjadi indikator penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan ketahanan pangan wilayah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, pada Jumat (9/1) menjelaskan bahwa sektor perikanan daerah terus menunjukkan peningkatan. Capaian ini didukung oleh aktivitas nelayan yang stabil serta program-program pemerintah pusat dan daerah.
Selain peningkatan produksi, sektor perikanan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan daerah. Hal ini terlihat dari surplus retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kejawanan yang melampaui target yang telah ditetapkan.
Lonjakan Produksi Perikanan Tangkap dan Budidaya
DKP3 Kota Cirebon mencatat bahwa target produksi perikanan tangkap pada tahun 2025 ditetapkan sebesar 5.090,40 ton. Namun, realisasi produksinya selama periode tersebut mencapai 7.894,71 ton, yang setara dengan 155,09 persen dari target awal.
Capaian impresif ini menunjukkan kinerja sektor perikanan yang terus meningkat di wilayah tersebut. Faktor utama yang memengaruhi peningkatan ini adalah aktivitas nelayan yang relatif stabil sepanjang tahun, didukung oleh berbagai program dari pemerintah pusat maupun daerah.
Tidak hanya perikanan tangkap, subsektor perikanan budidaya di Kota Cirebon juga menunjukkan kinerja positif. Target produksi perikanan budidaya tahun 2025 adalah 376,50 ton, namun realisasinya mencapai 416,64 ton. Angka ini sekitar 110,66 persen dari target yang telah ditetapkan.
Peningkatan produksi perikanan budidaya ini didorong oleh optimalisasi sarana produksi serta pendampingan teknis yang diberikan kepada para pembudidaya ikan. Upaya ini memastikan praktik budidaya yang lebih efektif dan efisien.
Kontribusi Signifikan bagi Ekonomi dan Ketahanan Pangan Daerah
Sektor perikanan memegang peran krusial dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah. Selain itu, sektor ini juga berkontribusi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya bagi para nelayan dan pembudidaya ikan.
Dari sisi penerimaan daerah, kinerja sektor perikanan juga tercermin jelas dari capaian retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kejawanan. Target retribusi TPI Kejawanan pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp1,39 miliar.
Realisasi retribusi TPI Kejawanan berhasil mencapai Rp1,50 miliar, atau sekitar 107,31 persen dari target yang ditetapkan. Dengan capaian ini, terdapat surplus retribusi sekitar Rp102 juta, menunjukkan pengelolaan yang efektif dan potensi ekonomi yang kuat dari sektor perikanan.
Strategi Pemerintah Kota Cirebon untuk Keberlanjutan
Melihat tren peningkatan yang positif ini, DKP3 Kota Cirebon telah merencanakan langkah-langkah strategis untuk tahun 2026. Fokus utama adalah memperkuat pembinaan terhadap nelayan dan pembudidaya ikan.
Pembinaan ini bertujuan untuk menjaga momentum peningkatan produksi yang telah dicapai dan memastikan keberlanjutan sektor perikanan. Pemerintah daerah akan mengoptimalkan sejumlah program yang ada untuk terus mendukung kinerja sektor perikanan di Kota Cirebon.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian produksi perikanan di masa mendatang. Dengan demikian, sektor perikanan akan terus menjadi pilar penting bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon.
Sumber: AntaraNews