Pertamina Salurkan Bantuan Pemulihan Infrastruktur Pascagempa Bitung, Perkuat Kolaborasi Daerah
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan **bantuan Pertamina Bitung** untuk pemulihan infrastruktur pascagempa M 6,7, mempercepat perbaikan dan mendukung masyarakat terdampak di Kota Bitung.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyalurkan **bantuan Pertamina Bitung** berupa material bangunan esensial untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascagempa bumi magnitudo 6,7 di Kota Bitung. Gempa yang mengguncang wilayah ini pada 2 April 2026 silam, telah meninggalkan dampak signifikan pada sejumlah fasilitas publik dan hunian warga. Penyaluran bantuan ini dilakukan pada Kamis, 16 April 2026, sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap kebutuhan mendesak di lapangan.
Bantuan tersebut disalurkan secara langsung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, memastikan distribusi yang tepat sasaran kepada pihak yang paling membutuhkan. Material bangunan seperti semen, besi, dan batako dialokasikan khusus untuk perbaikan rumah enam kepala keluarga yang terdampak bencana. Selain itu, bantuan juga mencakup pasokan batu alam untuk perbaikan Gedung BPBD Kota Bitung, guna mendukung penuh operasional penanganan bencana.
Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, menyatakan bahwa dukungan ini merupakan bagian integral dari komitmen Pertamina dalam mendampingi masyarakat selama masa pemulihan. Sinergi kuat antara Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Bitung, BPBD Kota Bitung, Kelurahan Bitung Barat Satu, serta Kecamatan Maesa menjadi kunci keberhasilan penyaluran ini. Kolaborasi erat ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak gempa.
Komitmen Pertamina dalam Pemulihan Pascabencana
Arman Prastiono menegaskan bahwa Pertamina terus hadir dan mengambil peran aktif dalam mendukung pemulihan pascabencana di berbagai wilayah di Indonesia. **Bantuan Pertamina Bitung** yang disalurkan ini diharapkan dapat membantu percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak parah. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal dan produktif setelah mengalami musibah gempa bumi yang melanda.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menambahkan bahwa keterlibatan perusahaan ini adalah bagian krusial dari tanggung jawab sosial yang diemban. Pertamina menjalankan tanggung jawab ini secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai penyedia energi utama. Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam memastikan bahwa setiap bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.
Upaya mulia ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) secara global. Khususnya, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui respons cepat terhadap bencana alam yang terjadi. Selain itu, kolaborasi lintas sektor ini juga sangat mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang menekankan pentingnya kerja sama antarberbagai pihak demi mencapai tujuan bersama.
Dukungan BPBD dan Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bitung, Fivy Yurico Kadeke, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan oleh Pertamina dalam proses pemulihan. Menurutnya, **bantuan Pertamina Bitung** ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan material perbaikan infrastruktur yang vital. Kolaborasi ini secara nyata mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak secara signifikan.
Fivy menambahkan bahwa dukungan dari Pertamina memberikan manfaat langsung yang besar bagi masyarakat yang terdampak gempa. Material bangunan yang disalurkan memungkinkan perbaikan hunian warga yang rusak untuk segera dimulai tanpa penundaan. Ini sangat membantu warga untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya di masa mendatang. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pemulihan pascabencana secara berkelanjutan. Kehadiran perusahaan diharapkan dapat senantiasa memberikan kontribusi nyata dan positif bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Sumber: AntaraNews