Pemkab Tala Genjot Infrastruktur Tanah Laut untuk Dorong Ekonomi Desa
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) fokus pada peningkatan infrastruktur Tanah Laut, termasuk jalan, jembatan, dan jaringan telekomunikasi, demi mempercepat pertumbuhan ekonomi desa dan akses digital masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), mengambil langkah strategis untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur di wilayahnya. Fokus utama adalah Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, dengan perbaikan jalan, jembatan, serta penguatan jaringan telekomunikasi. Upaya ini bertujuan untuk melancarkan arus distribusi hasil pertanian dan membuka akses ekonomi digital bagi masyarakat desa.
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menegaskan komitmen ini saat Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Masjid Darul Istiqomah, Desa Bajuin. Beliau menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan berorientasi pada kebutuhan produktif warga. Langkah-langkah konkret ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Perbaikan infrastruktur vital ini dijadwalkan akan dimulai setelah perayaan Idul Fitri. Ruas jalan yang akan diperbaiki mencakup jalur penting dari Desa Ketapang, Bajuin, hingga Desa Tanjung, serta beberapa jembatan yang menjadi nadi aktivitas warga. Selain itu, konektivitas digital juga menjadi prioritas untuk mendukung kemajuan ekonomi lokal.
Peningkatan Aksesibilitas Jalan dan Jembatan di Tanah Laut
Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, menyatakan bahwa perbaikan jalan akan dimulai pasca-Idul Fitri, meliputi ruas jalan yang menghubungkan Desa Ketapang, Bajuin, hingga Desa Tanjung. Jalur ini merupakan akses krusial bagi masyarakat untuk mengangkut hasil perkebunan dan pertanian mereka.
Kondisi jalan yang lebih baik diharapkan dapat memangkas biaya angkut dan waktu tempuh, yang secara langsung akan meningkatkan daya saing komoditas lokal di pasar. Perbaikan jembatan juga menjadi bagian integral dari proyek ini, memastikan kelancaran mobilitas warga dan distribusi barang. Peningkatan infrastruktur Tanah Laut ini adalah upaya nyata pemerintah daerah untuk mendukung sektor pertanian dan perkebunan.
Investasi pada perbaikan jalan dan jembatan ini mencerminkan pemahaman Pemkab Tala akan pentingnya infrastruktur fisik yang memadai sebagai fondasi ekonomi. Dengan aksesibilitas yang lebih baik, petani dapat menjangkau pasar dengan lebih efisien, mengurangi kerugian pascapanen, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan mereka.
Transformasi Digital Desa Melalui Penguatan Sinyal Telekomunikasi
Selain infrastruktur fisik, Pemkab Tanah Laut juga menyoroti pentingnya konektivitas digital sebagai kebutuhan dasar masyarakat desa. Tahun ini, Desa Tebing Siring dan Tanjung, yang masih mengalami kesulitan sinyal, akan mendapatkan pembangunan tower penguat sinyal.
Keberadaan jaringan telekomunikasi yang memadai sangat penting untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di pedesaan. Dengan akses internet yang lancar, mereka dapat memasarkan hasil pertanian dan produk rumahan melalui platform daring, menjangkau pasar yang lebih luas.
Inisiatif ini sejalan dengan visi transformasi digital yang lebih besar, memungkinkan masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi digital. Penguatan sinyal tidak hanya memfasilitasi komunikasi sehari-hari tetapi juga membuka peluang baru bagi pendidikan, informasi, dan inovasi di tingkat desa.
Dukungan Komprehensif untuk Masyarakat dan Keagamaan
Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik dan digital, pemerintah daerah juga menunjukkan kepedulian terhadap aspek sosial dan keagamaan masyarakat. Pemkab Tala menyalurkan hibah keagamaan sebesar Rp419 juta untuk Kecamatan Bajuin melalui bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).
Hibah ini merupakan bentuk dukungan terhadap sarana ibadah dan pendidikan di wilayah tersebut, dengan total hibah keagamaan Pemkab Tala tahun ini mencapai sekitar Rp9,27 miliar. Bupati berharap Kecamatan Bajuin dapat memperoleh porsi yang lebih besar di masa mendatang, guna meningkatkan kelayakan fasilitas ibadah dan sekolah.
Pada kesempatan Safari Ramadhan tersebut, berbagai bantuan lain juga disalurkan, termasuk paket sembako dari Baznas Tala untuk kaum masjid, karpet sajadah dan jam dinding dari Bank Kalsel, BRI, serta BPR Tala. Selain itu, ada juga Al-Qur’an terjemah bahasa Banjar, buku Yasin dari LPTQ, dan senter emergensi dari Satpol PP dan Damkar untuk Binmas Desa Bajuin, untuk menunjang pelayanan dan pembinaan masyarakat.
Sumber: AntaraNews