Operasional MRT Jakarta Terganggu Pohon Tumbang, 524 Penumpang Dievakuasi
Menurut Rendy, saat gangguan terjadi terdapat lima rangkaian kereta yang sedang berada di stasiun dan tiga rangkaian lainnya tengah melaju di jalur.
Layanan MRT Jakarta mengalami gangguan operasional pada Kamis (20/11) setelah sebuah pohon tumbang mengenai area transisi jalur antara Stasiun Senayan Mastercard dan Stasiun ASEAN, sekitar pukul 10.26 WIB. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan struktur dan mengganggu jaringan kelistrikan, sehingga perjalanan sejumlah rangkaian terhenti.
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan layanan yang terjadi hari ini,” kata Rendy dalam keterangan tertulis, Kamis (20/11).
Menurut Rendy, saat gangguan terjadi terdapat lima rangkaian kereta yang sedang berada di stasiun dan tiga rangkaian lainnya tengah melaju di jalur. Seluruh unit yang terdampak langsung dihentikan operasinya dan sebanyak 524 penumpang telah dievakuasi.
"Sebanyak 524 pelanggan berhasil kami evakuasi sesuai prosedur keselamatan," katanya.
Upaya pemulihan layanan terus dilakukan hingga Kamis siang. Namun, kerusakan pada area jalur dan gangguan pasokan listrik membuat MRT Jakarta menerapkan skema perjalanan terbatas. Jalur yang tetap beroperasi hanya mencakup lintasan Stasiun Blok M BCA hingga Stasiun Lebak Bulus, pulang-pergi, dengan empat rangkaian kereta.
"Kami memastikan layanan yang masih beroperasi tetap aman bagi pelanggan, sembari tim teknis bekerja memulihkan jalur yang terdampak," jelas Rendy.
Keselamatan Jadi Prioritas
Ia menegaskan bahwa keselamatan akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan. Selama proses pemulihan, MRT Jakarta mengimbau kepada masyarakat untuk mempertimbangkan penggunaan moda transportasi publik lainnya.
"Kami akan terus memberikan pembaruan melalui seluruh kanal informasi resmi MRT Jakarta," katanya.