Membongkar Strategi Holding BUMN Jasa Survei Jadi Perusahaan Top 20 Global
Pada tahun 2024, BKI berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 24,7 persen, yang melebihi pencapaian selama empat tahun terakhir.
PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), yang dikenal sebagai BKI, berperan sebagai pemimpin dalam holding BUMN Jasa Survei IDSurvey, yang mencakup PT SUCOFINDO dan PT Surveyor Indonesia. BKI terus berkomitmen untuk mencapai posisi sebagai perusahaan TIC (Testing, Inspection, and Certification) terkemuka di dunia pada tahun 2029.
Untuk mewujudkan visi tersebut, BKI mengadakan Rapat Kerja (Raker) di Hotel Hyatt Regency, Yogyakarta, dengan tema "Transformasi Korporasi Menuju Keunggulan Bisnis Berkelanjutan".
Acara ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dalam industri TIC.
Pada tahun 2024, BKI berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 24,7 persen, yang melebihi pencapaian selama empat tahun terakhir.
Keberhasilan ini memberikan dampak positif bagi kinerja IDSurvey secara keseluruhan. Untuk menjaga tren pertumbuhan yang positif ini, BKI telah merencanakan strategi transformasi 2025 yang berfokus pada tiga pilar utama:
- Memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar di Indonesia.
- Memperluas layanan sebagai perusahaan global terintegrasi.
- Membangun keunggulan sebagai penyedia jasa TIC kelas dunia.
Komisaris Utama PT BKI (Persero), Susyanto, menekankan pentingnya pemahaman yang seragam di seluruh unit kerja dan cabang perusahaan untuk mencapai keberhasilan transformasi.
"Penyelenggaraan Raker ini dibutuhkan untuk menyamakan tujuan dan langkah-langkah yang akan dijalankan untuk mendukung transformasi itu sendiri," ungkap Susyanto.
Dia juga menambahkan bahwa langkah ini merupakan fondasi bagi BKI dalam mencapai target jangka panjang sebagai perusahaan
TIC Top 20 Global pada tahun 2029, yang sejalan dengan tagline perusahaan, "One Family, One Purpose: For The Safety of Your Family and Mine."
Inisiatif Strategis BKI dalam Upaya Transformasi Tahun 2025
Untuk mencapai transformasi bisnis yang berkelanjutan, BKI telah menetapkan berbagai inisiatif strategis.
Beberapa inisiatif tersebut meliputi:
- Perluasan layanan di segmen Klas, Statutoria, dan Komersial, yang mencakup sertifikasi untuk kapal hubdat dan kapal perang, bisnis rekayasa, TKDN marine & hulu migas, serta Survei Bawah Air.
- Pembangunan jaringan internasional, termasuk pembukaan cabang di Tiongkok dan mendapatkan pengakuan sebagai Recognized Organization (RO) dari Negara Panama.
- Inovasi dalam model bisnis melalui peluncuran Maritime Cloud Platform (MCP) dan pengembangan usaha berkelanjutan di sektor maritim serta blue carbon.
- Kerja sama global, seperti keanggotaan dalam International Naval Ship Association (INSA) dan Naval Ship Classification Association (NSCA).
Direktur Utama PT BKI (Persero) / IDSurvey, Arisudono Soerono, menekankan pentingnya faktor-faktor kunci untuk meningkatkan daya saing BKI di kancah internasional.
"Untuk menjadi perusahaan kelas dunia, kita harus memperkuat kepemimpinan, meningkatkan kinerja berbasis KPI, serta membangun kapasitas dan kapabilitas melalui pendidikan serta pelatihan soft dan hard skills. Selain itu, kebijakan EVP, advokasi regulasi, serta keterlibatan dalam aliansi strategis juga harus terus diperkuat. Digitalisasi proses bisnis yang terintegrasi dengan sistem Single ERP menjadi langkah penting dalam roadmap transformasi ini," jelas Arisudono.
Perbaiki Proses Transformasi
Rachmat Benny Susanto, selaku Direktur Operasi PT BKI (Persero), menegaskan bahwa evaluasi sangat penting untuk memastikan bahwa proses transformasi berjalan dengan baik.
Beberapa faktor utama yang menjadi fokus evaluasi meliputi:
- Pertumbuhan klasifikasi.
- Realisasi investasi.
- Dominasi layanan komersial.
- Efektivitas transformasi proses bisnis.
Dengan perencanaan yang cermat serta inovasi yang berkelanjutan, BKI percaya diri dapat mencapai ambisi untuk menjadi salah satu dari 20 Perusahaan TIC Teratas di dunia pada tahun 2029.
Hal ini akan semakin memperkuat posisi BKI sebagai pemimpin dalam industri dan memungkinkan perusahaan untuk memberikan layanan berkualitas tinggi di tingkat internasional.