Intip Kondisi Pasokan Listrik Indonesia Selama Ramadan dan Lebaran, Pembangkit Beroperasi Optimal
Langkah-langkah ini merupakan upaya preventif perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, khususnya di Sumatra Utara.
PLN Indonesia Power (PLN IP) berkomitmen untuk memastikan keandalan pasokan listrik, terutama selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri di wilayah Sumatera Utara. Hal ini dilakukan dengan menjaga kondisi pembangkit agar dapat beroperasi secara optimal dalam menghasilkan listrik.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus, bersama Komisaris Utama yang juga merangkap Komisaris Independen, Arief Budiman, melakukan inspeksi untuk memastikan kesiapan sistem kelistrikan. Inspeksi ini mencakup safari Ramadan 1447 H di Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Pangkalan Susu, Sumatra Utara, guna memastikan semua aspek kelistrikan siap menghadapi periode penting ini.
Bernadus menegaskan komitmennya untuk menjaga pasokan listrik tetap andal dan memberikan manfaat selama bulan suci Ramadan. Dalam kunjungannya ke area pembangkit, ia memeriksa kesiapan peralatan, ketersediaan suku cadang, optimalisasi sistem monitoring, dan kesiapsiagaan personel selama masa siaga.
Langkah-langkah ini merupakan upaya preventif perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat, khususnya di Sumatra Utara.
"Kinerja positif ini mencerminkan soliditas dan kolaborasi tim yang kuat. Kami memastikan seluruh peralatan dan personel dalam kondisi siap untuk menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya pada momen Ramadan hingga Idulfitri," ungkap Bernadus pada Selasa (3/3/2026).
Selain itu, Bernadus juga menyampaikan apresiasi terhadap peningkatan kinerja UBP Pangkalan Susu sepanjang tahun 2025. Ia mencatat bahwa kinerja tersebut menunjukkan tren positif baik dari sisi keandalan maupun performa operasional. Dukungan langsung juga diberikan kepada para operator yang bertugas menjaga keandalan unit pembangkit.
Dengan langkah-langkah ini, PLN Indonesia Power berharap dapat memberikan pelayanan listrik yang optimal dan andal selama bulan Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalani ibadah dengan tenang.
Fondasi Transformasi Perusahaan
Sementara Komisaris Independen PLN, IP Arief Budiman, menekankan bahwa komunikasi dua arah merupakan fondasi penting dalam transformasi perusahaan. Ia menyatakan,
"Transformasi tidak hanya berbicara tentang teknologi dan capaian kinerja, tetapi juga keterbukaan dalam menyampaikan aspirasi. Kolaborasi yang kuat lahir dari komunikasi yang jujur dan konstruktif," ungkap Arief.
Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi perusahaan tidak hanya bergantung pada inovasi teknologi, tetapi juga pada kemampuan untuk mendengarkan dan merespon aspirasi semua pihak yang terlibat.
Selain fokus pada aspek operasional, kegiatan Safari Ramadan yang diadakan di UBP Pangkalan Susu juga menyertakan aksi kepedulian sosial. Melalui program PLN Indonesia Power Peduli, perusahaan ini menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa yang berada di sekitar wilayah operasional unit.
Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat, menciptakan rasa saling mendukung dan peduli di antara semua pihak.
Siapkan Sistem Kelistrikan
General Manager UBH, Rahmat Syahputra Lubis, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitarnya.
"Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian dan semangat berbagi. Kami berharap santunan ini tidak hanya memberikan manfaat materi, tetapi juga membawa kebahagiaan dan semangat bagi adik-adik kita dalam mengejar cita-cita," ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan siaga kelistrikan dan aksi sosial Ramadan 1447 H ini, PLN Indonesia Power kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keandalan pasokan listrik nasional. Selain itu, perusahaan juga berkontribusi aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini sejalan dengan nilai-nilai perusahaan yang bertujuan untuk menghadirkan kinerja unggul yang berdampak nyata bagi negeri.