Sorot
{{caption}}
Argentina vs Austria: Lionel Messi Jujur Sangat Senang

{{caption}}
Rp 17,5 Triliun Bansos Pangan Siap Disebar ke 33,2 Juta Penerima

{{caption}}
Tujuan Prabowo Jadikan Himbara Perbankan Patriotik

{{caption}}
Kenalkan Perbankan Patriotik, Prabowo Ingin Himbara Tak Hanya Kejar Laba

{{caption}}
Stasiun JIS Mulai Beroperasi, Ini Rute dan Jadwal Perjalanannya

{{caption}}
Biaya Produksi Naik, Pemerintah Tahan Harga Minyakita

Topik Terkait
{{caption}}
BI dan Kemenkeu Perkuat Koordinasi Kebijakan untuk Penguatan Rupiah dan Stabilitas Ekonomi

BI dan Kemenkeu bersinergi memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Tujuannya menjaga stabilitas rupiah dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

{{caption}}
Pimpinan DPR, Menkeu Purbaya dan Gubernur BI Gelar Pertemuan Sabtu Pagi, ini Hasilnya

Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan fiskal dan moneter dapat berjalan secara harmonis dalam menghadapi tantangan ekonomi yang ada saat ini.

{{caption}}
Penguatan Koordinasi Fiskal Moneter BI dan Kemenkeu Jaga Stabilitas Rupiah

Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan perkuat koordinasi fiskal moneter melalui strategi terpadu demi menjaga stabilitas kurs rupiah serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

{{caption}}
Gubernur BI Tegaskan Kebijakan Indonesia 'On Track' di Hadapan Investor Global

Gubernur BI Perry Warjiyo meyakinkan investor global bahwa bauran Kebijakan BI On Track untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi, dibahas dalam IMF Spring Meeting 2026.

{{caption}}
Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia Lebih Cerah Tahun 2026, Tumbuh 5,7 Persen

Perry menyampaikan, pertumbuhan ekonomi Indonesia membaik dan perlu terus didorong agar sesuai dengan kapasitas perekonomian.

{{caption}}
Gubernur BI Pastikan Arah Kebijakan Moneter 2026 Tetap Pro-Stability dan Pro-Growth

Gubernur BI Perry Warjiyo tegaskan Arah Kebijakan Moneter BI 2026 akan seimbangkan stabilitas dan pertumbuhan, siap cermati ruang penurunan suku bunga di tengah ketidakpastian global.

{{caption}}
BI Optimis Ekonomi RI Tumbuh 5,4%, Fokus ke Dua Sektor

Penurunan suku bunga dan pelonggaran likuiditas ditempuh melalui kebijakan moneter.

{{caption}}
Ekonomi Kuartal III-2024 Melambat, Gubernur BI: Tahun Ini Bisa 5,1 Persen

Bank Indonesia komitmen menjaga inflasi sekaligus stabilitas dari nilai tukar rupiah.

{{caption}}
Gubernur Bank Indonesia Siap Kolaborasi dengan Prabowo Jaga Stabilitas Keuangan

Meskipun Bank Indonesia bersifat independen, namun pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah.

{{caption}}
BI Perkuat Strategi Tarik Investasi Lampung, Dorong Ekonomi Daerah Melalui Energi Terbarukan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung gencar memperkuat strategi untuk menarik Investasi Lampung di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, demi mendanai proyek strategis dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
Bupati Gorontalo Dorong Penguatan UMKM Gorontalo Melalui Ekonomi Syariah dan Digitalisasi

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi gencar dorong Penguatan UMKM Gorontalo melalui ekonomi syariah dan digitalisasi. Simak strategi pemerintah daerah tingkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

{{caption}}
Harga Pangan Terkini: Cabai Rawit Tembus Rp76 Ribu, Telur Ayam Rp29 Ribu per Kilogram

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan. Cabai rawit merah mencapai Rp76.300/kg dan telur ayam ras Rp29.950/kg, memicu perhatian publik terhadap stabilitas harga pangan.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan ke 5,75 Persen

BI memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dan menjaga target inflasi.