Direktur BCA Subur Tan Tambah Porsi Kepemilikan Saham di BBCA, Segini Rincian Nilainya
Aksi korporasi ini dilakukan pada 25 Maret 2026 dengan tujuan investasi jangka panjang, mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek kinerja perseroan.
Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) Subur Tan atau Tan Ho Hien menambah kepemilikan sahamnya di PT Bank Central Asia Tbk melalui transaksi pembelian di pasar.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Rabu (25/3), aksi korporasi ini dilakukan pada 25 Maret 2026 dengan tujuan investasi jangka panjang, mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek kinerja perseroan ke depan.
Nilai Saham
Dalam transaksi tersebut, Subur Tan membeli sebanyak 618.958 saham BBCA dengan harga Rp6.982 per saham. Dengan demikian, total nilai pembelian saham ini mencapai sekitar Rp4,32 miliar.
Setelah transaksi, jumlah kepemilikan sahamnya meningkat dari 11.169.044 saham menjadi 11.788.002 saham. Kenaikan ini turut mendongkrak porsi hak suara dari sebelumnya 0,009% menjadi 0,01%.
Penjelasan Manajemen
Manajemen menyampaikan bahwa tujuan transaksi ini adalah untuk investasi jangka panjang. Hal ini mengindikasikan optimisme terhadap pertumbuhan kinerja BBCA di masa mendatang.
Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BBCA dikenal memiliki kinerja keuangan yang solid serta konsistensi dalam mencetak laba. Faktor tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi investor, termasuk dari internal perseroan.
Dengan tambahan kepemilikan ini, posisi Subur Tan sebagai salah satu pemegang saham individu di BBCA semakin menguat, meskipun porsinya masih tergolong kecil dibandingkan total saham beredar.
Langkah ini juga sejalan dengan tren di mana manajemen perusahaan publik meningkatkan kepemilikan saham sebagai bentuk alignment dengan kepentingan pemegang saham lainnya.