Cara CEO Sukses Dunia Bangun Disiplin ala Militer
Dengan latar belakang militer memiliki ketahanan lebih tinggi dalam menghadapi krisis dan mampu mempertahankan performa secara konsisten.
Banyak yang mengira kesuksesan CEO top dunia hanya ditentukan oleh kecerdasan atau strategi bisnis. Namun, fakta mengejutkan menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka justru mengandalkan disiplin dan struktur ala militer untuk mencapai performa maksimal.
Beberapa studi menunjukkan bahwa CEO dengan latar belakang militer memiliki ketahanan lebih tinggi dalam menghadapi krisis dan mampu mempertahankan performa secara konsisten. Namun untuk bermentl disiplin seperti militer tidak perlu bertugas di medan perang untuk mengadopsi pola pikir ini.
Berikut lima taktik disiplin ala militer yang terbukti diterapkan oleh para pemimpin perusahaan papan atas dunia:
Rutinitas pagi yang ketat
CEO sukses seperti Tim Cook yang merupakan pemimpin Apple, memulai hari dari sebelum subuh. Disiplin pagi mulai dari merapikan tempat tidur, berolahraga, hingga menjauhi gawai diyakini dapat membantu menciptakan momentum dan kejernihan pikiran. Sebab, pagi hari merupakan waktu yang efektif bagi pikiran untuk memulai strategi dalam menjalankan rutinitas sehari-hari.
Manajemen waktu
Datang tepat waktu dianggap terlambat dalam dunia militer. Para CEO seperti Alex Gorsky (Johnson & Johnson) membawa kebiasaan ini ke dunia bisnis, tiba lebih awal dan menjadwalkan waktu secara strategis.
Mereka memahami bahwa ketepatan waktu bukan hanya tentang kesopanan, melainkan tentang memaksimalkan produktivitas dan menunjukkan rasa hormat terhadap diri sendiri dan orang lain.
"Waktu diperlakukan sebagai aset paling berharga yang tak boleh disia-siakan," tulis News Trader U, dikutip Selasa (27/5).
Punya misi
Di militer, setiap keputusan diuji terhadap tujuan misi. Demikian pula, CEO yang sukses mengembangkan misi perusahaan yang jelas dan mengevaluasi semua keputusan terhadap tujuan inti ini.
Fred Smith, pendiri FedEx salah satu pemimpin yang menjunjung tinggi misi perusahaan dalam menjalankan bisnis perusahaan. Baginya setiap keputusan dinilai dari seberapa jauh mendukung tujuan utama perusahaan. Pendekatan ini membantu tim tetap fokus dan tidak tergoda mengejar peluang yang tak relevan.
Disiplin diri
Disiplin diri menjadi skill utama bagi individu yang tertarik menjadi anggota militer. Pelatihan ini bertujuan untuk membangun ketangguhan mental melalui paparan yang terkendali terhadap ketidaknyamanan dan stres.
Mantan CEO Procter & Gamble Bob McDonald tetap menjalani latihan fisik ketat selama kariernya. Para pemimpin tangguh membentuk ketahanan melalui latihan, meditasi, atau bahkan puasa. Cara ini dilakukan demi memperkuat kontrol diri dan menghadapi tekanan dengan tenang.
Kepemimpinan yang kuat
Dalam dunia militer, kepemimpinan memegang peran penting untuk kesuksesan karir. Bahkan, terdapat filosofi yang tak dituliskan dalam buku di mana pemimpin harus makan terakhir dari anggotanya.
Filosofi ini ternyata dipegang teguh oleh CEO Justworks, Issac Oates. Dalam menjalankan tugasnya, dia memprioritaskan kesejahteraan tim, mengambil tanggung jawab saat gagal, dan memberi kredit kepada tim saat berhasil.