BPTD Babel Serahkan Bantuan Alat Keselamatan, Perkuat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Kepulauan Bangka Belitung menyerahkan bantuan alat keselamatan kepada Dinas Perhubungan daerah, menjadi langkah strategis demi kelancaran angkutan Lebaran 2026.
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan sejumlah bantuan alat keselamatan kepada seluruh Dinas Perhubungan di wilayah tersebut. Penyerahan ini berlangsung dalam rapat evaluasi teknis di Kantor BPTD Kelas III Babel, Pangkalpinang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kesiapan daerah menghadapi angkutan Lebaran 2026.
Kepala BPTD Kelas III Babel, Pitra Setiawan, menyatakan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi teknis perhubungan darat tahun 2025. Inisiatif ini penting untuk memastikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas di seluruh kabupaten/kota. Fokus utama adalah peningkatan infrastruktur dan kesadaran berlalu lintas.
Bantuan yang diserahkan meliputi berbagai peralatan pengatur lalu lintas dan sarana edukasi keselamatan. Hal ini dilakukan pada Senin, 26 Januari 2026, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan keselamatan berlalu lintas. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengamanan lalu lintas di lapangan.
Penguatan Infrastruktur dan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas
BPTD Kelas III Kepulauan Bangka Belitung secara aktif memperkuat infrastruktur keselamatan lalu lintas di seluruh wilayahnya. Penyerahan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) menjadi prioritas utama dalam upaya ini. APILL sangat krusial untuk mengatur arus kendaraan dan pejalan kaki di persimpangan atau jalan.
Pitra Setiawan menjelaskan pentingnya penguatan sarana APILL. "Penguatan sarana APILL menjadi prioritas guna memastikan arus kendaraan tetap teratur dan aman, untuk itu kita bantu setiap pemerintah daerah dengan alat keselamatan dan sarana edukasi," ujarnya. Dukungan ini bertujuan menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih tertib dan aman.
Selain APILL, bantuan juga mencakup 10 unit pembatas jalan dan 10 unit kerucut lalu lintas. Peralatan ini esensial untuk manajemen lalu lintas di berbagai kondisi jalan. Tujuannya adalah mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan ketertiban di jalan raya.
Aspek edukasi juga menjadi fokus penting dalam program bantuan alat keselamatan ini. BPTD Babel menyerahkan satu alat peraga APILL, delapan unit alat peraga rambu lalu lintas, dan satu set kostum Zeta. Sarana edukasi ini akan digunakan oleh Dinas Perhubungan setempat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 dan Keselamatan Perairan
Kegiatan penyerahan bantuan alat keselamatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini terutama dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026. Evaluasi teknis yang dilaksanakan menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh kegiatan teknis berjalan sesuai target.
Pitra Setiawan menegaskan komitmen BPTD Babel dalam mendukung keamanan transportasi. "Penyerahan perlengkapan keselamatan ini merupakan bentuk dukungan nyata kami agar pelaksanaan sosialisasi dan pengamanan lalu lintas di daerah semakin efektif, khususnya dalam menghadapi angkutan lebaran 2026," katanya. Koordinasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya ini.
Tidak hanya fokus pada lalu lintas darat, BPTD Babel juga memperhatikan keselamatan di perairan. Bantuan alat penyelamat perairan disalurkan untuk daerah dengan karakteristik wilayah tertentu. Sebanyak 20 unit diberikan kepada Disperkimhub Kabupaten Bangka Tengah dan 10 unit untuk Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung Timur.
Melalui penguatan koordinasi dan sinergi lintas sektor, BPTD Babel optimis seluruh sarana keselamatan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas, serta mewujudkan sistem transportasi darat yang andal, aman, dan berkeselamatan di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: AntaraNews