Bertambah 3, Total 21: Galeri Investasi BEI NTT Kian Gencar Edukasi Pasar Modal
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan NTT menambah tiga Galeri Investasi baru hingga awal Oktober 2025, menjadikan total 21 GI aktif. Upaya ini bertujuan memperluas akses edukasi pasar modal dan meningkatkan literasi investasi di wilayah tersebut.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat penambahan signifikan dalam jaringannya. Hingga awal Oktober 2025, tiga Galeri Investasi (GI) baru telah diresmikan di berbagai lembaga pendidikan di wilayah tersebut. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari komitmen BEI untuk memperluas akses serta meningkatkan edukasi investasi di pasar modal bagi masyarakat NTT.
Penambahan ini membawa total Galeri Investasi BEI yang aktif di NTT menjadi 21 unit, menunjukkan peningkatan pesat dalam upaya literasi keuangan. Kepala BEI Perwakilan NTT, Adevi Sabath Sofani, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan pasar modal sejak dini kepada kalangan akademisi dan masyarakat umum.
Dengan adanya GI baru ini, diharapkan masyarakat NTT, khususnya para pelajar dan mahasiswa, dapat lebih mudah mengakses informasi dan praktik investasi. Kerjasama antara BEI, perusahaan sekuritas, dan lembaga pendidikan menjadi kunci utama. Ini memungkinkan pembentukan ekosistem investasi yang lebih inklusif dan teredukasi di seluruh provinsi.
Perluasan Jaringan Galeri Investasi di NTT
Penambahan tiga Galeri Investasi (GI) baru oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan NTT merupakan langkah konkret dalam memperluas jangkauan edukasi pasar modal. Tiga lokasi terbaru yang kini memiliki GI adalah Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Sekolah Tinggi Pertanian (Stiper) Flores-Bajawa, dan SMA Negeri 1 Kupang. Kehadiran GI ini diharapkan dapat menjadi pusat informasi dan pembelajaran investasi bagi komunitas di sekitarnya.
Dengan penambahan tersebut, Adevi Sabath Sofani, Kepala BEI Perwakilan NTT, menyampaikan bahwa total GI BEI yang aktif di wilayah NTT kini mencapai 21 unit. “Sampai dengan awal bulan ini kami sudah menambah tiga GI baru, sehingga totalnya sudah ada 21 GI BEI yang aktif di wilayah NTT,” ujarnya di Kupang pada Sabtu. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang konsisten dalam upaya literasi pasar modal di provinsi tersebut.
Sebelumnya, pada tahun 2024, BEI NTT juga telah meresmikan tiga GI baru di lokasi lain. Galeri-galeri tersebut berlokasi di Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kupang, dan SMA Negeri 2 Waingapu. Pola penambahan ini mengindikasikan komitmen berkelanjutan BEI dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat melalui institusi pendidikan.
Galeri Investasi sendiri merupakan hasil kerja sama strategis antara BEI, perusahaan sekuritas, dan lembaga pendidikan, baik perguruan tinggi maupun SMA/SMK sederajat. Model kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Tujuannya adalah untuk mengenalkan seluk-beluk pasar modal kepada para akademisi dan masyarakat luas secara langsung.
Meningkatkan Literasi dan Praktik Investasi
Pendirian Galeri Investasi BEI memiliki tujuan utama untuk mengenalkan pasar modal sejak dini kepada dunia akademisi dan masyarakat umum. Adevi menjelaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek teoritis investasi. Namun, juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung mempraktikkan investasi di pasar modal secara nyata.
Dengan pendekatan ini, diharapkan kalangan akademisi maupun non-akademisi dapat menjadi masyarakat yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mahir dalam praktik investasi. BEI NTT secara aktif membuka kesempatan bagi seluruh lembaga pendidikan atau instansi di NTT yang memiliki komitmen untuk membuka Galeri Investasi. Proses pendirian hingga edukasi berkelanjutan ditawarkan secara gratis.
Kepala BEI Perwakilan NTT juga menekankan pentingnya sinergi antar seluruh GI BEI yang telah aktif. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan literasi keuangan dan edukasi investasi yang cerdas di seluruh wilayah NTT. Kolaborasi antar GI akan memperkuat dampak positif program ini.
Pertumbuhan Investor Pasar Modal di NTT
Upaya gencar BEI NTT dalam memperluas jaringan Galeri Investasi dan edukasi pasar modal telah menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data terbaru dari BEI NTT, jumlah investor pasar modal di provinsi tersebut terus mengalami peningkatan signifikan. Per Agustus 2025, tercatat sebanyak 124.107 orang telah memiliki Single Investor Identification (SID).
Angka ini merefleksikan keberhasilan program-program literasi dan inklusi keuangan yang dijalankan oleh BEI NTT bersama mitra-mitranya. Peningkatan jumlah SID menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat NTT yang tertarik dan mulai aktif berinvestasi di pasar modal. Hal ini sejalan dengan tujuan BEI untuk menciptakan masyarakat investor yang teredukasi dan berdaya.
Sumber: AntaraNews