Sorot
{{caption}}
Teka Teki Amplop dari Bupati Kuansing di Meja Menhut

{{caption}}
Franka Tak Lelah Berjuang untuk Nadiem Makarim

{{caption}}
3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba Katingan Naik Pangkat Luar Biasa

{{caption}}
Dicor Hari Ini, Retak Lagi Esok: Lingkaran Setan Warga Jalan Amblas Pulo Gadung

{{caption}}
Indonesia-India Siap Tandatangani Sejumlah MoU di Tengah Kunjungan Modi

{{caption}}
Agenda Prabowo dan PM India: Pertemuan 4 Mata, Kunjungi Candi Prambanan

Topik Terkait
{{caption}}
Inflasi Tahunan Mei 2026 Tembus 3,08 Persen, Emas dan Minyak Goreng Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

{{caption}}
33 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Pada Februari 2026, Sulawesi Selatan Paling Tinggi

Adapun kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman, dan tembakau, dengan inflasi sebesar 1,54 persen.

{{caption}}
Terdampak Bencana, Inflasi Aceh Tertinggi Nasional Capai 3,60%

Dalam konferensi pers hari ini BPS mengumumkan daftar data inflasi 38 provinsi di Indonesia.

{{caption}}
26 Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Pada Oktober 2025, Paling Tinggi di Banten

Inflasi tertinggi terjadi di Banten sebesar 0,57 persen, dan deflasi terdalam terjadi di Papua Pegunungan yaitu sebesar 0,92 persen.

BPS
{{caption}}
BPS: Maluku Utara Alami Deflasi Terdalam, Sumatera Utara Inflasi Tertinggi di Agustus 2025

Adapun di pulau Jawa yang mengelami deflasi terendah adalah DKI Jakarta 0,05 persen, dan deflasi terdalam terjadi di Banten 0,32 persen.

{{caption}}
35 Provinsi Alami Inflasi pada Desember 2024, Paling Tinggi di Papua Pegunungan

Inflasi secara nasional rata-rata mencapai 0,44 persen secara bulanan pada Desember 2024.

{{caption}}
BPS: Inflasi November 2024 Naik Jadi 0,30 Persen

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar antara lain, makanan, minuman dan tembakau.

{{caption}}
Tren Deflasi Berakhir, BPS Catat Terjadi Inflasi 1,71 Persen di Oktober 2024

Inflasi pada Oktober 2024 mengakhiri tren deflasi yang terjadi sejak Mei 2024 hingga September 2024.

{{caption}}
BPS: 32 Provinsi Alami Deflasi Terdalam Sejak November 2024

Kategori makanan, minuman dan tembakau, jadi kelompok menjadi penyumbang deflasi 4 bulan berturut-turut.

{{caption}}
Ini Provinsi di Indonesia Alami Inflasi Tertinggi

Meskipun provinsi ini mengalami inflasi sangat tinggi, justru ada beberapa provinsi yang mengalami deflasi.

BPS
{{caption}}
Inflasi Maret 2024 Meroket Dipicu Mahalnya Harga Makanan

Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar berasal dari makanan minuman dan tembakau.

BPS
{{caption}}
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Waspadai Komoditas Pemicu Kenaikan Harga

Tomsi meminta Pemda yang inflasinya masih berada di atas rata-rata nasional agar segera berkoordinasi dengan BPS.

{{caption}}
Kelautan dan Perikanan Jadi Kunci Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Sektor kelautan dan perikanan berperan besar dalam menjaga stabilitas tersebut karena sekitar 54 persen kebutuhan protein hewani masyarakat.

{{caption}}
BPS: Inflasi Indonesia Tetap Terkendali Hingga Juni 2026

Selain itu, Ateng pun menyebut kelompok transportasi sebagai kontributor inflasi tahunan terbesar kedua pada Juni 2026.

{{caption}}
Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34 Persen, Dipicu Naiknya Harga BBM Non-Subsidi

Terjadi inflasi sebesar 0,44 persen secara bulanan pada Juni 2026, atau kenaikan IHK dari 111,40 pada Mei 2026 menjadi 111,89 pada Juni 2026.

{{caption}}
Bulog Tulungagung Gelontorkan Ratusan Ton Beras SPHP Tiap Pekan, Jaga Stabilitas Harga Pangan

Perum Bulog Cabang Tulungagung secara masif menyalurkan 200-300 ton Beras SPHP setiap pekan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah potensi inflasi akibat kenaikan harga BBM.

{{caption}}
Update Terkini Harga Pangan Strategis: Telur Ayam dan Bawang Merah Stabil Tinggi di Sabtu Pagi

Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis data terbaru harga pangan strategis, menunjukkan telur ayam dan bawang merah tetap tinggi pada Sabtu pagi. Simak rinciannya!

{{caption}}
Ekonom Soroti Biaya Peluang Ekspor CPO dalam Implementasi B50: Evaluasi Komprehensif Mendesak

Ekonom CORE, Yusuf Rendy Manilet, mendesak evaluasi komprehensif Implementasi B50. Ia menyoroti pentingnya mempertimbangkan biaya peluang ekspor CPO agar manfaat ekonomi program terukur akurat.

{{caption}}
Ekonom: Kepastian Hukum Kunci Utama Keberhasilan PFII, Bukan Hanya Insentif Pajak

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menilai keberhasilan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sangat bergantung pada kepastian hukum dan perlindungan investor, bukan hanya insentif pajak.

{{caption}}
Mandatori B50 Berpotensi Bantu Rupiah dan Neraca Dagang Tanpa Bebani APBN

Penerapan mandatori B50 dinilai ekonom dapat menopang nilai tukar rupiah dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia, namun keberhasilannya sangat bergantung pada tata kelola yang baik.

{{caption}}
Nikel dan Perikanan: Alternatif Ekspor Strategis Perbaiki Neraca Perdagangan Indonesia

Ekonom CELIOS Bhima Yudhistira menyoroti potensi besar sektor nikel dan perikanan sebagai alternatif ekspor strategis untuk memulihkan neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit.

{{caption}}
KRI Beladau-643 Sukses Laksanakan Distribusi Rupiah Natuna di Wilayah Perbatasan

KRI Beladau-643 sukses menjalankan misi penting Distribusi Rupiah Natuna dan wilayah terluar Kepri, memastikan ketersediaan uang layak edar serta mengedukasi masyarakat di perbatasan Indonesia.

{{caption}}
Penurunan PMI Manufaktur Indonesia: Momentum Perkuat Industri Nasional Lewat Investasi Berkualitas

Penurunan PMI Manufaktur Indonesia pada Juni 2026 adalah momentum penting untuk memperkuat industri nasional melalui investasi berkualitas dan perbaikan iklim usaha.