Bacaan Niat Sholat Jumat Imam dan Makmum, Lengkap dengan Tata Caranya
Panduan bacaan niat sholat Jumat beserta tata caranya yang tepat, berlaku untuk imam dan makmum.
Setiap hari Jumat, umat Islam di seluruh dunia berkumpul di masjid untuk melaksanakan sholat Jumat.
Ibadah ini wajib hukumnya bagi setiap laki-laki muslim yang sudah baligh, berakal, dan sehat. Sementara untuk perempuan, hukum sholat Jumat adalah sunnah, sehingga mereka cukup melaksanakan sholat zuhur sebagaimana biasanya.
Sholat Jumat memiliki kedudukan yang sangat penting. Rasulullah SAW memberikan peringatan keras bagi orang yang meremehkannya. Dalam hadits riwayat Abul Ja’di ad-Dhamri, beliau bersabda:
من ترك ثلاث جمع تهاونا بها طبع الله على قلبه (رواه أحمد والحاكم. حسن)
Artinya: "Siapa pun yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah ta’âlâ akan mengecap (menutup) hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah)." (HR Ahmad dan al-Hakim. Hadits hasan).
Hadits lain dari Jabir bin Abdillah RA, Nabi Muhammad SAW juga bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَعَلَيْهِ الْجُمُعَةُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِلاَّ عَلَى مَرِيضٍ، أَوْ مُسَافِرٍ، أَوْ صَبِىٍّ، أَوْ مَمْلُوكٍ وَمَنِ اسْتَغْنَى عَنْهَا بِلَهْوٍ أَوْ تِجَارَةٍ اسْتَغْنَى اللهُ عَنْهُ، وَاللهُ غِنَىٌّ حُمَيْدٌ. (رواه البيهقي)
Artinya: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia wajib shalat Jumat pada hari Jumat, kecuali bagi orang sakit, musafir, anak kecil, atau budak. Barangsiapa yang mengacuhkan shalat Jumat karena lalai atau sibuk urusan perniagaan, maka Allah tak akan memperhatikannya, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (HR al-Baihaqi).
Hari Jumat juga disebut sebagai hari terbaik dalam Islam. Abu Hurairah RA meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ. (رواه أحمد)
Artinya: "Hari terbaik di mana matahari terbit di hari itu adalah hari Jumat. Pada hari itu Nabi Adam as diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan darinya, dan pada hari itu pula kiamat akan terjadi." (HR Ahmad).
Syarat Wajib Sholat Jumat
Agar sholat Jumat sah, ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, antara lain:
- Beragama Islam
- Sudah baligh
- Laki-laki
- Berakal sehat
- Tidak sedang sakit berat
- Bermukim atau tidak dalam perjalanan jauh
Bagi musafir, sholat Jumat tidak diwajibkan. Rasulullah SAW bersabda:
"Bagi musafir tidak wajib sholat Jumat." (HR Daruquthni).
Sunnah Sebelum Sholat Jumat
Sebelum berangkat ke masjid, ada sunnah-sunnah yang dianjurkan, di antaranya:
- Mandi dengan bersih
- Memotong kuku dan merapikan diri
- Memakai pakaian terbaik, dianjurkan berwarna putih
- Menggunakan wewangian
Membaca doa ketika masuk masjid:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
“Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
atau:
بِسْمِ اللَّهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
“Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu rahmat-Mu.”
- Melaksanakan sholat sunnah tahiyatul masjid
- Membaca Al-Qur’an, zikir, atau sholawat
- Menghentikan bacaan ketika khatib mulai berkhutbah
Niat Sholat Jumat
Sholat Jumat dilakukan dengan dua rakaat, sama seperti sholat sunnah atau wajib lainnya. Perbedaannya, sholat ini hanya dikerjakan setelah khotbah Jumat.
Niat Imam:
أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhal jumu’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat sholat Jumat dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Makmum:
أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمُعَةِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli fardhal jumu’ati rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat sholat Jumat dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Tata Cara Sholat Jumat
Gerakan dan bacaan sholat Jumat pada dasarnya sama seperti sholat wajib lainnya:
- Takbiratul ihram
- Doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah dan surat pendek
- Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud
- Rakaat kedua dengan urutan sama
- Tasyahud akhir dan salam
Bedanya, sholat Jumat dilaksanakan setelah dua khutbah yang disampaikan khatib dan iqamah.
Doa Setelah Sholat Jumat
Meski tidak wajib, dianjurkan memperbanyak doa setelah sholat Jumat. Salah satu doa yang bisa dibaca adalah:
اللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ، أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
“Wahai Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Mengadakan, Maha Mengembalikan, Maha Pengasih, dan Maha Penyayang. Cukupkanlah aku dengan rezeki yang halal, jauhkan aku dari yang haram. Jadikan aku taat kepada-Mu, tidak tergoda oleh maksiat. Dan cukupkan aku dengan anugerah-Mu sehingga aku tak bergantung pada selain-Mu.”