Jawaban Mengejutkan Samsung Ditanya iPhone Lipat Mau Dirilis
Samsung punya alasan mengapa mereka tak terlalu memusingkan kehadiran iPhone lipat nantinya.
Samsung resmi meluncurkan dua perangkat terbarunya di lini ponsel layar lipat, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7, awal bulan ini. Peluncuran ini sekaligus menandai generasi ketujuh dari ponsel lipat besutan raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut.
Sementara itu, pesaing utamanya, Apple, hingga kini belum merilis satu pun perangkat dengan teknologi layar lipat. Namun situasi diperkirakan akan berubah tahun depan, ketika Apple diprediksi akan meluncurkan iPhone lipat pertamanya.
Menanggapi potensi kehadiran produk baru dari kompetitor, Samsung menyatakan tidak gentar. Dalam wawancara dengan Bloomberg yang dikutip dari 9To5Google, Chief Operating Officer (COO) Samsung untuk divisi Mobile eXperience (MX), Won-Joon Choi, menyambut baik langkah Apple masuk ke pasar ponsel lipat.
“Kami telah mengerjakan ini selama bertahun-tahun dan telah mengumpulkan banyak teknologi serta pengetahuan. Kehadiran perusahaan teknologi global lainnya di kategori ini baik untuk industri dan sangat bagus bagi konsumen,” ujar Choi dikutip SamMobile, Senin (4/8).
Choi menekankan bahwa pengalaman panjang Samsung di segmen ini menjadi keunggulan utama yang tidak dimiliki Apple. Galaxy Z Fold 7 dan Flip 7 disebut telah mengalami penyempurnaan signifikan dari segi desain, daya tahan, serta integrasi perangkat lunak dan ekosistem pendukung.
Meski demikian, sejumlah pengamat mengingatkan agar Samsung tidak lengah. Apple dikenal sebagai perusahaan teknologi yang cepat beradaptasi dan mampu mengejar ketertinggalan dalam waktu singkat. Kehadiran iPhone lipat, meski terlambat, berpotensi memicu kompetisi ketat dalam pasar premium.
“Samsung sebaiknya tidak meremehkan Apple. Justru ini saatnya untuk mendorong batas inovasi lebih jauh dan tetap selangkah lebih maju,” tulis laporan tersebut.
Sebagai pionir ponsel lipat, Samsung saat ini menguasai pasar global untuk kategori tersebut. Namun dengan rencana Apple memasuki pasar serupa pada 2026, dinamika persaingan diperkirakan akan berubah drastis.
Kehadiran dua raksasa teknologi dalam satu arena produk baru diprediksi membawa dampak positif bagi konsumen, seperti peningkatan kualitas produk, harga yang lebih kompetitif, serta percepatan inovasi.