Ini Bukti tak Semua Gorila Benci Hujan, Kelakuannya Malah Bikin Gemas
Fenomena ini menantang anggapan umum bahwa semua gorila benci basah
Seekor gorila jantan bernama Ganyeka menarik perhatian publik setelah Kebun Binatang Werribee Open Range di Melbourne merilis rekaman perilakunya yang tak biasa: justru senang bermain di tengah hujan deras.
Fenomena ini menantang anggapan umum bahwa semua gorila benci basah, dan menyoroti keunikan perilaku individu dalam spesies yang sama.
Ganyeka, gorila dataran rendah barat berusia 25 tahun, tertangkap kamera berguling di rumput basah sambil membiarkan air hujan membasahi tubuhnya. Penjaga kebun binatang Kristina Sleeth mengatakan perilaku itu menunjukkan kenyamanan.
“Dia tampak menikmati air menetes di bahunya, bahkan mengangkat jarinya ke udara,” jelas Sleeth dalam rilis resmi dikutip IFLScience, Sabtu (12/7).
Sementara itu, saudara kandungnya Yakini memilih langsung berteduh begitu hujan turun, menunjukkan perbedaan preferensi yang jelas dalam satu kelompok.
Laura Hickleton, penjaga lain di Werribee, menambahkan bahwa perilaku Ganyeka bukan hanya lucu, tapi cerdas secara strategis.
“Ketika yang lain kabur berteduh, dia bisa menjelajahi habitat sendirian,” kata Hickleton. “Seperti kita kalau rumah lagi kosong dan bisa bebas.”
Uniknya, Ganyeka hanya bermain hujan kalau merasa tak ada yang melihat—tak sadar bahwa kamera tersembunyi kebun binatang merekam aksinya.
Ganyeka merupakan bagian dari “bachelor group” di Werribee, bersama Yakini dan Motaba yang sudah pensiun. Sistem ini meniru struktur sosial alami gorila jantan muda yang hidup terpisah sebelum kelak menjadi pemimpin kelompok (silverback).
Kebun binatang menerapkan program perjodohan antar-lembaga untuk mencegah perkawinan sedarah dan menjaga keragaman genetik. Penjaga kebun binatang mencatat “profil” tiap gorila termasuk kepribadian mereka.
“Kalau genetiknya cocok tapi mereka saling benci, ya percuma,” kata Hickleton.
Meski hobi bermain hujan bukan kriteria utama, sifat playful Ganyeka dinilai nilai tambah untuk program pembiakan.
Selain menarik perhatian pengunjung, perilaku Ganyeka juga membantu kampanye edukasi. Kebun Binatang Werribee menjalankan program “They’re Calling On You” untuk mendaur ulang ponsel dan tablet bekas.
Logam dari perangkat tersebut dijual untuk mendanai perlindungan gorila liar di Afrika, termasuk perawatan medis dan pengamanan habitat yang terancam oleh penambangan mineral konflik.
“Di balik momen lucu gorila main hujan, ada pesan serius tentang konservasi,” kata Sleeth.
Dengan video yang viral dan reaksi publik yang positif, pihak kebun binatang berharap perilaku unik Ganyeka bisa membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan satwa liar dan lingkungan mereka.