Ilmuwan Jelaskan Ada Makna Penting di Balik Ungkapan 'Jangan Lupa Ngopi'
Ada efek yang luar biasa bagi otak manusia bila meminum secangkir kopi.
Ada efek yang luar biasa bagi otak manusia bila meminum secangkir kopi.
Ilmuwan Jelaskan Ada Makna Penting di Balik Ungkapan 'Jangan Lupa Ngopi'
Ungkapan jangan lupa ngopi, barangkali kerap dilontarkan sebagian besar orang. Kode untuk jeda sejenak dari rutinitas kegiatan sambil meminum secangkir kopi.
Aktivitas yang terlihat sepele namun punya efek yang luar biasa.
Hal ini dibenarkan oleh ilmuwan Universitas Minho Portugal, Nuno Sousa sebagaimana dilaporkan Indy100, Selasa (18/7).
Menurutnya, meminum secangkir kopi panas dapat memberikan dorongan ekstra pada otak manusia.
Meminum kopi benar-benar meningkatkan konektivitas di jaringan saraf otak dan mengendalikan penglihatan, serta bagian lain yang terlibat dalam memori kerja otak.
"Tentu yang diharapkan dengan mengonsumsi kopi dapat meningkatkan kewaspadaan dan fungsi psikomotorik,"
ilmuwan Universitas Minho Portugal, Nuno Sousa.
Kata Nuno, faktor kafein tak melulu tidak baik. Ada sisi zat itu bisa meningkatkan kerja area otak menjadi lebih ada dorongan untuk melakukan aktivitas.
Ia melakukan uji coba kepada orang untuk minum minimal satu cangkir kopi.Tetapi sebelumnya, relawan penelitian diminta untuk tidak makan dan minum yang mengandung kafein setidaknya selama tiga jam.
Setelah itu mereka melakukan pemindaian otak MRI secara singkat sebanyak dua kali. Satu sebelum meminum kopi dan 30 menit pasca mengonsumsi secangkir kopi standar.
Selama pemindaian data dari otak, para peserta diminta untuk rileks dan membiarkan pikiran mereka berkelana.
Hasilnya benar-benar di luar dugaan bahwa orang yang meminum kopi cenderung mendapatkan tambahan energi pada otaknya. Penelitian tersebut telah diterbitkan baru-baru ini di jurnal Frontiers in Behavioral Neuroscience.
"Subjek lebih siap beraktivitas setelah minum kopi,"
Tambah Nuno Sousa.
Hal senada juga seperti penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan psikiater gizi dari Harvard Medical School, Uma Naidoo.
Dikutip dari CNBC, menurutnya kafein dapat meningkatkan serotonin dan asetilkolin yang dapat merangsang otak dan membantu menstabilkan penghalang peredaran darah ke otak.
Meski begitu, perlu diingat adalah tidak semua zat dalam kopi bermanfaat. Kopi tanpa filter, misalnya, mengandung minyak alami yang disebut diterpen. Zat ini mampu meningkatkan kadar kolesterol jahat yang berpotensi mengakibatkan penebalan dan pengerasan dinding arteri pada otak.
Ia pun menganjurkan setidaknya dua sampai empat cangkir kecil per hari dengan takaran kurang dari 400 miligram kafein.Lalu, meminum biji kopi yang baru digiling dan dipanggang. Cara itu dapat mengurangi bahan kimia yang tidak diinginkan dalam secangkir kopi.
Menjadi catatan adalah mengonsumsi kopi akan tepat bila tanpa gula.