Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Efek Samping Kafein bagi Otak, Ini Batas Aman untuk Mengonsumsinya
<b>Efek Samping Kafein bagi Otak, Ini Batas Aman untuk Mengonsumsinya</b><br>

Efek Samping Kafein bagi Otak, Ini Batas Aman untuk Mengonsumsinya

Kebiasaan minum kopi ternyata membawa efek samping bagi kesehatan otak.

Dalam kehidupan sehari-hari, kafein telah menjadi pendamping setia bagi banyak orang, yang menyeduh semangat dan membangunkan pikiran di tengah hiruk-pikuk rutinitas.

 Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman energi menjadi teman akrab yang menemani banyak individu, terutama di dunia modern yang serba cepat.

Namun, di balik kenikmatan yang ditawarkan oleh kafein, perlu kita sadari bahwa zat ini juga dapat membawa dampak terhadap kesehatan otak kita.

<b>Efek Samping Kafein bagi Otak</b>

Efek Samping Kafein bagi Otak

  • Kafein dapat menyebabkan kecemasan, kegelisahan, dan gemetar pada beberapa orang, terutama jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Hal ini karena kafein menstimulasi sistem saraf pusat dan meningkatkan kadar hormon stres seperti adrenalin.

  • Kafein dapat menyebabkan sulit tidur atau insomnia, karena kafein menghambat efek adenosin, senyawa yang berperan sebagai neurotransmitter inhibitor yang membantu proses tidur dan merilekskan sistem saraf. Kurang tidur dapat mempengaruhi fungsi kognitif, suasana hati, dan kesehatan fisik secara negatif.

  • Kafein dapat menyebabkan sakit kepala atau migrain, baik karena konsumsi berlebihan maupun karena penarikan kafein yang tiba-tiba. Kafein menyebabkan pembuluh darah di otak cenderung menyempit, sehingga jika tiba-tiba berhenti mengonsumsinya, pembuluh darah akan melebar secara mendadak dan menyebabkan perubahan aliran darah di otak yang tiba-tiba.

  • Kafein dapat menyebabkan detak jantung tidak normal atau palpitasi, karena kafein merangsang kerja jantung dan meningkatkan denyut nadi. Hal ini berbahaya bagi orang yang memiliki masalah jantung atau darah tinggi.

  • Kafein dapat menyebabkan dehidrasi, karena kafein bersifat diuretik, yaitu meningkatkan produksi urine dan mengeluarkan cairan tubuh. Dehidrasi dapat mempengaruhi keseimbangan elektrolit, fungsi ginjal, dan konsentrasi darah.

  • Kafein dapat menyebabkan ketergantungan, karena dapat memicu pelepasan dopamin, senyawa yang berperan sebagai neurotransmitter yang memberikan rasa senang dan puas. Hal ini membuat orang merasa perlu mengonsumsi kafein secara teratur untuk mendapatkan efek yang sama, dan mengalami gejala penarikan jika berhenti mengonsumsi kafein.

Dosis Kafein yang Aman

Dosis kafein yang aman dikonsumsi bagi orang dewasa tanpa riwayat penyakit tertentu adalah 400 mg per hari.

Jumlah ini setara dengan 4–5 cangkir kopi, 10 kaleng minuman bersoda, atau 2 kaleng minuman berenergi. Jumlah tersebut aman untuk orang dewasa dengan berat badan normal.

Namun, perlu diingat bahwa efek kafein dalam dosis tertentu bisa berbeda-beda pada setiap orang, karena sensitivitas kafein pada setiap orang bisa berbeda.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengonsumsi kafein sesuai dengan kebutuhan dan toleransi Anda, serta memperhatikan kondisi kesehatan Anda.

Jika Anda memiliki masalah jantung, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, atau kecemasan, sebaiknya Anda mengurangi atau menghindari konsumsi kafein.

<b>Minuman Berkafein selain Kopi</b>

Minuman Berkafein selain Kopi

Ketika berbicara tentang kafein, kita akan tertuju pada kopi. Namun, ada minuman lain yang mengandung kafein, namun jarang kita ketahui.

1. Teh

Teh adalah minuman yang terbuat dari daun, bunga, atau biji tanaman Camellia sinensis yang diseduh dengan air panas.

Teh memiliki berbagai jenis, seperti teh hitam, teh hijau, teh putih, teh oolong, dan teh herbal. Kebanyakan teh mengandung kafein, kecuali teh herbal yang tidak berasal dari tanaman Camellia sinensis.

Jumlah kafein dalam teh bervariasi tergantung pada jenis, kualitas, dan cara penyeduhan teh. Secara umum, teh hitam memiliki kandungan kafein tertinggi, diikuti oleh teh hijau, teh oolong, dan teh putih. 

2. Soda

Soda adalah minuman berkarbonasi yang biasanya mengandung pemanis, pewarna, perasa, dan kafein.

Soda biasanya mengandung kafein sekitar 40 mg per kaleng 12 ons (355 ml), tetapi jumlahnya bisa bervariasi tergantung pada merek dan rasa soda. 

3. Coklat

Coklat adalah produk olahan dari biji kakao yang diolah menjadi bubuk, pasta, atau batangan.

Coklat mengandung kafein karena biji kakao secara alami mengandung kafein.

Jumlah kafein dalam coklat tergantung pada persentase kakao yang terkandung dalam coklat. Semakin tinggi persentase kakao, semakin tinggi pula kandungan kafein. 

4. Minuman berenergi

Minuman berenergi adalah minuman yang dipasarkan sebagai minuman yang dapat meningkatkan energi, konsentrasi, dan suasana hati.

Minuman berenergi memiliki kandungan kafein yang bervariasi, tergantung pada merek dan ukuran minuman.

Secara umum, minuman berenergi mengandung kafein sekitar 85 mg per cangkir 8 ons (240 ml), tetapi ada juga minuman berenergi yang mengandung kafein hingga 500 mg per kaleng.

5. Susu coklat

Susu coklat adalah minuman yang terbuat dari susu dan coklat bubuk atau sirup. Susu coklat mengandung kafein karena coklat bubuk atau sirup mengandung kafein.

Jumlah kafein dalam susu coklat tergantung pada jumlah dan jenis coklat yang digunakan. Secara umum, susu coklat mengandung kafein sekitar 5 mg per cangkir 8 ons (240 ml), tetapi bisa lebih tinggi jika menggunakan coklat hitam atau coklat pahit.

Cara Mengurangi Efek Samping Kafein

Berikut adalah beberapa cara untuk mengurangi efek samping kafein:

  • Minum air putih yang banyak. Air putih dapat membantu mengencerkan kafein dalam darah dan mempercepat proses pembuangannya melalui urine.

  • Makan makanan yang mengandung magnesium, seperti pisang, bayam, alpukat, dan kacang-kacangan. Magnesium dapat membantu merelaksasi otot dan saraf yang tegang akibat kafein.

  • Makan makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, kiwi, stroberi, dan paprika. Vitamin C dapat membantu menetralkan efek kafein dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Lakukan olahraga ringan atau relaksasi, seperti berjalan, bersepeda, yoga, atau meditasi. Olahraga dan relaksasi dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan sirkulasi darah, dan memperbaiki suasana hati.

  • Hindari minuman atau makanan yang mengandung kafein lainnya, seperti teh, soda, coklat, atau suplemen. Minuman atau makanan ini dapat menambah beban kafein dalam tubuh dan memperparah efek sampingnya.

9 Bahaya yang Bisa Muncul Akibat Konsumsi Kafein Berlebihan
9 Bahaya yang Bisa Muncul Akibat Konsumsi Kafein Berlebihan

Konsumsi kafein secara berlebihan bisa menimbulkan dampak ke tubuh.

Baca Selengkapnya icon-hand
Alami Diare Setelah Minum Kopi Susu, Apa Penyebabnya?
Alami Diare Setelah Minum Kopi Susu, Apa Penyebabnya?

Kopi susu bisa menimbulkan diare bagi seseorang karena kandungan kafein dan susu di dalamnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Cukupkah Makan Cokelat Beri Dorongan Kafein untuk Begadang di Malam Hari?
Cukupkah Makan Cokelat Beri Dorongan Kafein untuk Begadang di Malam Hari?

Cokelat memiliki kandungan kafein di dalamnya, namun benarkah kandungannya cukup untuk begadang?

Baca Selengkapnya icon-hand
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Efek Kafein Berlebihan pada Wanita, Bisa Berpengaruh Buruk untuk Kesuburan
Efek Kafein Berlebihan pada Wanita, Bisa Berpengaruh Buruk untuk Kesuburan

Meskipun kafein dapat memberikan manfaat, konsumsi berlebihan pada wanita dapat memiliki efek negatif yang signifikan pada kesehatan mereka.

Baca Selengkapnya icon-hand
Efek Samping Minum Kopi Hitam tanpa Gula, Jangan Minum Berlebihan
Efek Samping Minum Kopi Hitam tanpa Gula, Jangan Minum Berlebihan

Jangan terpengaruh dengan rasa dan manfaatnya. Karena minum kopi hitam berlebihan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca Selengkapnya icon-hand
Seberapa Besar Pengaruh Kesehatan dari Menambah Gula pada Kopi dan Teh Kita?
Seberapa Besar Pengaruh Kesehatan dari Menambah Gula pada Kopi dan Teh Kita?

Konsumsi teh dan kopi yang diambah pemanis bisa tetap aman asal buatan kita sendiri.

Baca Selengkapnya icon-hand
Tanda Tubuh Kecanduan Kopi dan Cara Mengatasinya, Batasi Jumlah Minumnya
Tanda Tubuh Kecanduan Kopi dan Cara Mengatasinya, Batasi Jumlah Minumnya

Kecanduan kopi adalah kondisi di mana seseorang menjadi bergantung pada kafein yang terdapat dalam kopi.

Baca Selengkapnya icon-hand
Menikmati Kopi Hitam Tanpa Gula dengan Bijak, Ini Efek Samping yang Perlu Diwaspadai
Menikmati Kopi Hitam Tanpa Gula dengan Bijak, Ini Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Kopi hitam tanpa gula jadi minuman favorit di kalangan pecinta kopi, tidak hanya karena rasanya yang khas & aroma yang menggugah selera, tetapi juga manfaatnya.

Baca Selengkapnya icon-hand
Mencicipi Kopi Bacem Jombang, Diklaim Aman bagi Penderita Asam Lambung
Mencicipi Kopi Bacem Jombang, Diklaim Aman bagi Penderita Asam Lambung

Sensasi menyeruput kopi bacem madu dari dataran tinggi Wonosalam, Jombang.

Baca Selengkapnya icon-hand