Gara-Gara Pendarahan Otak, Wanita Ini Kehilangan Kemampuan Bahasa Inggris
Bukan hanya itu saja, ia mengalami gejala yang sangat aneh.
Minggu lalu, seorang Direktur Departemen Bedah Saraf di Rumah Sakit Guangzhou, China, mengunggah video seorang wanita berusia 24 tahun yang tiba-tiba jatuh sakit saat di dalam kelas. Bukan hanya itu saja, ia mengalami gejala yang sangat aneh.
Mengutip Oddity Central, Selasa (27/5), awalnya wanita itu fasih dalam berbahasa inggris namun setelah jatuh ia sama sekali tak bisa lagi berbicara bahasa tersebut. Dia hanya bisa berbicara bahasa Mandarin dan Kanton.
“Dia bisa berbicara bahasa Mandarin dan Kanton. Satu-satunya hal yang tidak bisa dia lakukan adalah bahasa Inggris. Padahal sebelumnya ia telah belajar di luar negeri selama lebih dari setahun, dan bahasa Inggrisnya sangat bagus," ujar dokter itu.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Karena takut akan ketidakmampuannya yang tiba-tiba untuk mengucapkan sepatah kata pun dalam bahasa Inggris, wanita itu mencari pertolongan medis dan dirawat di bagian bedah saraf di Rumah Sakit Rakyat Provinsi Guangdong.
Awalnya, dokter di sini menduga bahwa tumor telah memengaruhi fungsi bahasa otaknya, tetapi MRI mengungkapkan bahwa area motorik kiri otak wanita itu mengalami pendarahan. Pendarahan itulah yang diduga memengaruhi kemampuannya berbicara dalam bahasa Inggris.
Wanita itu menjalani operasi otak untuk mengurangi tekanan pada otaknya. Beruntung, setelah dilakukan operasi, kemampuannya dalam berbahasa inggrisnya kembali seperti semula. Namun, kisahnya memicu komentar-komentar lucu di media sosial, dengan beberapa pengguna bertanya apakah mereka dapat dioperasi untuk membantu mereka berbicara bahasa asing dengan lebih baik.
“Operasi macam apa ini? Bisakah Anda berbicara bahasa Inggris setelah operasi?” kata seseorang dengan nada bercanda.