Connected TV Hadirkan Iklan yang Lebih Personal dan Efektif di Kalangan Audiens Premium
Tren terkini dan dinamika di lanskap industri media.
EMTEK menggelar Emtek Connect: Connected TV Insights di The Hall, SCTV Tower, Jakarta. Ajang tahunan yang menjadi acara unggulan Emtek ini dihadiri lebih dari profesional industri periklanan, dengan fokus utama membahas tren terkini dan dinamika di lanskap industri media dalam menjawab perubahan perilaku audiens dan tren media digital.
Mutia Nandika, Chief Revenue Officer Emtek Media, mengatakan Connected TV (CTV) atau smart tv telah berevolusi menjadi saluran komunikasi digital yang strategis bagi merek untuk menjangkau audiens premium secara relevan.
“Connected TV telah menjadi medium yang sangat relevan dan strategis bagi pengiklan dalam membangun komunikasi yang lebih personal dengan audiens,” ungkap Mutia dalam keterangan persnya, Rabu (30/4).
Data dari Media Partners Asia yang disampaikan oleh Executive Director-nya, Vivek Couto, menunjukkan pertumbuhan signifikan rumah tangga pengguna Connected TV di Indonesia, melonjak dari 1,5 juta pada 2021 menjadi lebih dari 14 juta pada 2024.
Sementara jumlah pelanggan video-on-demand (VOD) telah mencapai 22 juta, dengan Vidio menempati posisi sebagai platform OTT lokal teratas.
Connected TV juga terbukti lebih berdampak secara psikologis penonton. Elvira Jakub, CEO dentsu Indonesia, menyebut CTV sebagai “billboard ruang keluarga” yang mampu menghadirkan iklan kepada seluruh anggota rumah tangga secara bersamaan.
Ia memaparkan bahwa 74% dari audiens premium pengguna OTT mampu mengingat hingga lima iklan yang mereka tonton di CTV, dan sebagian besar di antaranya melakukan tindakan lanjutan seperti mencari informasi lebih lanjut.
Pernyataan ini diperkuat oleh Helen McRae, CEO GroupM Indonesia, yang menyoroti efektivitas Connected TV sebagai platform addressable advertising yang efisien dalam menjangkau target audiens secara spesifik.
Dalam sesi panel bertajuk “The Future of TV is Here: Winning Connected TV & Programmatic”, Tommy Sullivan, CTO Vidio, mengungkapkan bahwa konsumsi konten OTT melalui CTV telah melampaui akses dari perangkat mobile dan web.
“Ini menunjukkan pergeseran besar dalam pola konsumsi media masyarakat Indonesia, dan mempertegas posisi Connected TV sebagai kanal distribusi utama di era digital,” ujarnya.
Acara ditutup oleh Hermawan Sutanto, Managing Director Vidio, yang menegaskan komitmen Emtek dalam mendukung transformasi digital industri media di Indonesia melalui kolaborasi lintas industri dan pemanfaatan teknologi berbasis data.
Dengan terus meningkatnya penetrasi CTV dan minat pengiklan terhadap solusi periklanan berbasis data, Emtek memposisikan dirinya sebagai pionir dalam ekosistem media digital Indonesia yang semakin terpersonalisasi dan terukur.