AirTag Bisa Bagikan Lokasi ke Maskapai Bantu Lacak Koper Hilang
Pengguna AirTag sekarang dapat membagikan lokasi AirTag yang terpasang pada koper yang hilang, sehingga memungkinkan untuk melacak keberadaan koper tersebut.
Apple berencana untuk meluncurkan fitur baru pada aplikasi Find My yang memungkinkan pengguna untuk membagikan lokasi AirTag yang hilang kepada pihak maskapai atau orang-orang yang mereka percayai.
Menurut laporan dari The Verge pada Selasa (5/11), saat ini Apple sedang menguji coba fitur berbagi lokasi ini melalui pembaruan iOS 18.2 beta yang diberikan kepada sejumlah pengguna terbatas.
Fitur ini dirancang untuk memudahkan staf bandara dalam menemukan AirTag yang terpasang pada koper yang hilang, terutama jika aplikasi Find My menunjukkan bahwa lokasi AirTag tersebut cukup dekat.
Pada versi iOS 18.2, aplikasi Find My telah dilengkapi dengan opsi Share Item Location. Dengan menggunakan opsi ini, Find My akan menghasilkan sebuah tautan yang dapat dikirimkan kepada siapa saja, tidak terbatas hanya pada kontak yang dipercaya.
Ketika tautan tersebut dibuka di perangkat Apple, pengguna akan diarahkan ke aplikasi Find My, yang memungkinkan mereka untuk melihat lokasi benda yang dilacak oleh AirTag. Sementara itu, bagi pengguna perangkat non-Apple, tautan tersebut akan membuka halaman yang menampilkan peta dengan informasi lokasi terakhir dari barang yang hilang.
Perlu dicatat bahwa tautan ini akan kedaluarsa secara otomatis setelah satu minggu atau ketika barang yang hilang telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengguna dapat melihat jumlah orang yang telah mengklik tautan lokasi AirTag
Pengguna dapat melihat jumlah orang yang telah mengakses tautan yang mereka buat. Selain itu, fitur Show Contact Info memungkinkan pengguna untuk membagikan nomor telepon dan alamat email, sehingga orang yang menemukan barang hilang dapat langsung menghubungi pemiliknya.
Sebagai tambahan, pada bulan September 2023, Apple meluncurkan opsi bagi pengguna untuk membagikan lokasi AirTag secara terus-menerus kepada lima orang. Dengan demikian, seluruh anggota keluarga dapat melacak posisi hewan peliharaan, kendaraan, atau barang lainnya yang dibagikan.
Perluasan fitur ini secara signifikan memungkinkan pengguna untuk melibatkan lebih banyak orang dalam upaya menemukan barang yang hilang dan telah dipasangi AirTag. Menariknya, proses ini dapat dilakukan tanpa harus mencabut akses lokasi AirTag, bahkan setelah barang tersebut ditemukan.
Ketika Bos Epic Games Mengatakan Bahwa Pelacakan Apple Sangat Menakutkan
Sementara itu, Tim Sweeney, CEO Epic Games, berpendapat bahwa layanan Apple Find My sangat mengkhawatirkan dan seharusnya tidak ada. Ia menyebutkan bahwa Apple Find My merupakan bentuk teknologi pengawasan yang sangat menakutkan.
Sweeney menjelaskan lebih lanjut mengapa ia menganggap Apple Find My sebagai layanan yang menyeramkan. Beberapa tahun yang lalu, seorang anak tertangkap basah mencuri laptop dari mobilnya. Setelah bertahun-tahun, Sweeney memeriksa aplikasi Find My dan menemukan bahwa Macbook tersebut masih terhubung dengan akun Apple ID miliknya.
Aplikasi itu kemudian menunjukkan lokasi tempat tinggal si pencuri. Pendapat Tim Sweeney ini dianggap kontroversial, mengingat tujuan utama dari layanan Find My adalah untuk melacak perangkat yang hilang atau dicuri.
Memang, perangkat Apple akan tetap terhubung dengan akun pengguna jika tidak dihapus. Oleh karena itu, fitur Apple Find My dirancang untuk mencegah pencurian atau membantu menemukan perangkat yang hilang.
Pendapat Sweeney dianggap tidak biasa
Karena pandangannya dianggap aneh oleh para pengikutnya di Twitter, CEO game Fortnite, Sweeney, segera memberikan klarifikasi. Dia menjelaskan bahwa lokasi perangkat milik seseorang tidak dapat dilacak tanpa melacak keberadaan orang tersebut.
Menurut Sweeney, setiap individu berhak atas privasi mereka. Dia juga menyatakan bahwa proses pendeteksian dan pemulihan perangkat yang hilang atau dicuri seharusnya melalui jalur hukum, dan tidak boleh diungkapkan kepada pemilik perangkat "dengan cara main hakim sendiri."
Setelah memahami cara kerja fitur Find My dari Apple, Sweeney mengungkapkan bahwa dia telah menonaktifkan fitur tersebut di semua perangkat Apple yang dimilikinya. Perlu diketahui, pelacak barang AirTag sebelumnya menuai kritik karena banyak penggunanya yang menjadi korban penguntitan akibat penggunaan tracker tersebut.
Di sisi lain, layanan Find My tidak dimaksudkan untuk menguntit penggunanya. Bahkan, fitur Apple Find My dan Activation Lock telah menjadi alat pencegah pencurian yang cukup efektif, sehingga membantu mengurangi jumlah pencurian iPhone.