Gojek
Berita Utama
Berita Terbaru
Berita Populer
-
KPK Ungkap Timses Syah Afandin Raih 85 Proyek Senilai Rp10,2 Miliar di Langkat
-
KPK Ungkap Bupati Langkat Terima Suap Rp800 Juta dari Proyek Dinas
-
OTT Bupati Langkat, KPK Temukan Uang Rp 100 Juta di Jok Mobil
-
Bupati Langkat Resmi Jadi Tersangka Suap Proyek
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin dan Mantan Timses Tersangka Suap Proyek
Berita Utama Lainnya
-
bantuan mitra gojek GoTo Biayai 100 Persen BPJS, Beri Beasiswa Hingga Bonus Hari Raya untuk Driver, Begini Tangagpan Pemerintah
-
-
-
-
berita update Ini Permintaan Driver Ojol hingga Sejumlah Tokoh Publik yang Hadiri Sidang Nadiem Makarim
-
digitalisasi pendidikan Nadiem Makarim Tegaskan Tak Niat Perkaya Diri dalam Kasus Korupsi Chromebook
-
berita update GoTo Kini Punya Platform Bursa Kerja, Driver Gojek dan Keluarga Lulusan D3 dan S1 Bisa Cari Kerja
-
-
berita update Komunikasi Tak Lagi Jadi Kendala, Driver Gojek Penyandang Tunarungu Kini Punya Rompi Khusus
-
aksi massa Dari Jalanan ke Panggung Politik: Bagaimana Ojol, yang Lahir 2010, Kini Jadi Kekuatan Baru di Indonesia?
Seorang legenda hidup Gojek membeberkan cara ia mendapatkan orderan saat belum ada aplikasi Gojek.
Insentif seperti ini telah diberikan oleh perusahaan aplikator kepada mitra pengemudi ojol sejak 2 tahun lalu.
Regulasi pemerintah yang tidak jelas berdampak terhadap hak ojol dan pekerja informal lainnya.
Gojek memiliki argumen sendiri yang meyakini pengemudi ojol bukan pekerja waktu tertentu (PKWT)
Mitra Driver Gojek yang sudah menjadi peserta fasilitas kesehatan BPJS Kesehatan mandiri di Klinik Kimia Farma memiliki benefit seperti Mini MCU.
Perusahaan teknologi Indonesia bidang sepeda motor listrik, Electrum, memperkenalkan motor listrik pertamanya: Electrum H5, di Jakarta, Kamis (9/11).
Seorang perempuan menjadi korban kekerasan seorang pengemudi ojek online (Ojol) di Bali. Peristiwa itu viral di media sosial.
Kebijakan ini dapat membuat Gojek dan ojek pangkalan (opang) terlihat serupa dan tidak lagi memiliki perbedaan.
Gojek menghadirkan layanan untuk membantu perusahaan menghadapi berbagai tantangan usaha.
Dua eks driver Gojek, HA dan BSW, mengeruk keuntungan dengan cara membuat akun dan order fiktif. Mereka merugikan PT Goto Go-Jek Tokopedia Rp2,2 miliar lebih.