Sorot
{{caption}}
Jual Beli SPPG, Satu Dapur Dibanderol hingga Rp 100 Juta

{{caption}}
Cerita dari Dalam Hotel Sultan saat Eksekusi Pengosongan

{{caption}}
BI Rate Naik, Ini Pesan Airlangga ke Bank Himbara

{{caption}}
3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

{{caption}}
Sony Sonjaya Ungkap Dugaan Proyek CCTV Fiktif Rp 300 Miliar di BGN

{{caption}}
Dasco akan Koordinasi dengan Kemensetneg soal Nasib Karyawan Hotel Sultan

Topik Terkait
{{caption}}
Sejarah Indonesische Persbureau, Kantor Berita Indonesia Pertama yang Didirikan Bumiputera

Selain penyalur informasi terkini, kantor ini juga menjadi sarana penghubung antara pers Belanda dan pers yang ada di Hindia Belanda.

{{caption}}
Mengenal Apa Tujuan Organisasi Indische Partij, Latar Belakang, dan Tokoh-tokohnya

Indische Partij adalah partai politik pertama di Hindia Belanda yang didirikan oleh tiga tokoh nasionalis pada 25 Desember 1912 di Bandung.

{{caption}}
Tujuan Indische Partij dan Sejarah Berdirinya, Perlu Diketahui

Indische Partij adalah organisasi politik yang berjuang melawan diskriminasi.

{{caption}}
Mengenal Insulinde, Cikal Bakal Lahirnya Indische Partij yang Didirikan Orang Indo-Eropa

Organisasi ini awalnya berisikan orang-orang Blijvers atau orang Belanda yang lahir di Hindia Belanda.

{{caption}}
Jadi Bagian dari Pendukung Kemerdekaan RI, Ini Kisah Surat Kabar yang Terbit Pertama Kali di Tanah Deli

Artikel dan tulisan yang dimuat di harian Waspada menjadi senjata utama untuk melawan Belanda.

{{caption}}
Mengenal SK Trimurti, Pejuang Pers Wanita Pertama Indonesia

SK Trimurti adalah salah satu tokoh pergerakan bangsa. Sejak muda, ia konsisten dalam menyuarakan perlawanan terhadap penjajah Belanda maupun Jepang.

{{caption}}
Mengenal Parada Harahap, Jurnalis Asal Tapanuli yang Dijuluki "King of The Java Pers"

Putra Sumatera Utara ini dulunya sempat berkarier di dunia jurnalistik serta memimpin beberapa media pers semenjak masa kolonial hingga kemerdekaan RI.

{{caption}}
Ribuan Pelari Meriahkan International Jam Gadang Fun Run 2026 di Bukittinggi

International Jam Gadang Fun Run 2026 sukses digelar di Bukittinggi, menarik ribuan pelari dari berbagai negara dan komunitas, sekaligus merayakan 100 tahun ikon Jam Gadang dengan semangat persahabatan.

{{caption}}
Sejarah Mencatat, Israel Pernah Bantai 10 Aktivis Flotilla Pada 2010, Begini Kisahnya

Sejarah pernah mencatat tragedi kapal Mavi Marmara pada Mei 2010 yang diserang Israel hingga menewaskan 10 aktivis, terbanyak dari Turki.

{{caption}}
Museum Marsinah Nganjuk Diresmikan, Jadi Destinasi Wisata Edukatif dan Pengingat Perjuangan Buruh

Museum Marsinah di Nganjuk resmi dibuka, diharapkan menjadi destinasi wisata edukatif baru yang membangkitkan perekonomian lokal sekaligus mengabadikan jejak perjuangan Pahlawan Nasional Pejuang Buruh Marsinah.

{{caption}}
DPR Dorong Siak Jadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia, Unggul Lewat Sejarah

Anggota DPR RI mendorong Kabupaten Siak menjadi wajah wisata budaya Melayu di Indonesia, menyoroti kekuatan sejarah dan peradaban Melayu yang unik untuk penguatan branding pariwisata nasional.

{{caption}}
Ternyata Layanan Antar Makanan Sudah Ada Sejak 1.000 Tahun Lalu di China

Ternyata, di masa lalu, China kuno telah memiliki layanan pengantaran makanan yang mirip dengan ojek online, jauh sebelum adanya teknologi internet.

{{caption}}
Pemkab Bantul Ajak Refleksi Sejarah dalam Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara

Pemerintah Kabupaten Bantul menggelar upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara sebagai momentum refleksi perjuangan pahlawan dan pemaknaan kedaulatan di era modern.

{{caption}}
Oetoesan Melajoe, Surat Kabar yang Menyuarakan Pembelaan Tradisi Orang Minangkabau

Surat kabar harian di Padang yang diklaim sebagai surat kabar pertama yang dicetak oleh orang Pribumi.

{{caption}}
Sisa Kejayaan Surat Kabar di Bandung Ada di Cikapundung, Dulu Berjajar Loper Koran sejak Pagi Buta

Cikapundung jadi daerah yang tersisa dari masa keemasan koran dan kini masih tetap bertahan di tengah senja kala yang mengancam

{{caption}}
Bataviasche Nouvelles, Surat Kabar Pertama di Hindia Belanda yang Dicetak oleh VOC

Surat kabar pertama di Hindia Belanda itu berisikan iklan yang terbit seminggu sekali sebanyak 4 halaman yang seluruhnya ditulis tangan.

{{caption}}
Soenting Melajoe, Surat Kabar Perempuan Pertama Zaman Hindia Belanda yang Terbit di Padang

Lahirnya surat kabar ini tak lepas dari pendidikan perempuan di Hindia Belanda yang saat itu masih dibatasi.