30 Kata-kata 17 Agustus dari Tokoh Nasional, Penuh Makna dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Banyak kata-kata inspiratif dari tokoh nasional yang bisa memupuk rasa nasionalisme.
Kata-kata ini bisa dijadikan caption di media sosial saat HUT Kemerdekaan RI.
30 Kata-kata 17 Agustus dari Tokoh Nasional, Penuh Makna dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Kata-kata 17 Agustus dari Tokoh Nasional bisa dibagikan saat perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Setiap tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memeriahkan hari istimewa bangsa Indonesia. Selain menggelar berbagai macam perlombaan, Anda juga bisa membagikan kata-kata 17 Agustus dari para tokoh nasional.
Banyak kata-kata inspiratif dari tokoh nasional yang bisa memupuk rasa nasionalisme. Selain itu, kata-kata ini juga dapat membangkitkan semangat kemerdekaan.
Berikut kata-kata 17 Agustus dari tokoh nasional yang merdeka.com lansir dari berbagai sumber:
30 Kata-kata 17 Agustus dari Tokoh Nasional yang Inspiratif
Berikut kata-kata 17 Agustus dari tokoh nasional yang cocok dijadikan caption media sosial.
1. Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa.-Jenderal Sudirman
2. Kalau ingin melakukan perubahan jangan tunduk terhadap kenyataan, asalkan kau yakin di jalan yang benar maka lanjutkan." -Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid)
3. Kemerdekaan nasional bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya" -Sutan Syahrir
4. Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. Selamat Hari Pahlawan -Mohammad Hatta
5. Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk, dan bukan tonggak yang membelenggu kita.–Bung Hatta
6. Dalam menghadapi musuh, tak ada yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang.- Cut Nyak Dhien
7. Berapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga. -Tan Malaka
8. Ingatlah! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi." -Tan Malaka
9. Tidak ada kemarahan yang begitu berpengaruh seperti pengaruh dari teladan yang baik."-Cut Nyak Dhien
10. Cita-cita persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tetapi benar-benar didukung oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri.-Mohammad Yamin
11. Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat.–Soekarno
12. Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba. Jadi tetaplah bersemangat elang rajawali. –Soekarno
13. Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bistik tapi budak. –Soekarno
14. Kejahatan akan menang bila orang yang benar tidak melakukan apa-apa.-Jendral Soedirman
15. Menjaga wudhu, salat tepat waktu, cinta rakyat sepenuh hati. -Jendral Soedirman
16. Kebebasan berarti bebas melakukan semua kebaikan, bukan bebas lepas melakukan semua kejahatan tanpa boleh diadili.-Jendral Soedirman
17. Orang yang ingin memberi perintah lebih dahulu harus mau diperintah. -Jendral Soedirman
18. Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik.-R. A. Kartini
19. Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.-R. A. Kartini
20. Tidak ada yang lebih kuat dari kelembutan, tidak ada yang lembut dari kekuatan yang tenang. -Jendral Soedirman
Kata-kata 17 Agustus dari Tokoh Nasional yang Penuh Semangat Kemerdekaan
21. Kematian adalah yang terakhir dalam waktu, tetapi sekaligus yang awal dari kekalahan. - Mohammad Hatta
22. Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk dan bukan tonggak yang membelenggu kita." - Mohammad Hatta
23. Pahlawan yang setia itu berkorban bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. - Mohammad Hatta
24. Jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator. - H.O.S Tjokroaminoto
25. Jika kalian ingin menjadi pemimpin besar, menulislah seperti wartawan dan bicaralah seperti orator. - H.O.S Tjokroaminoto
25. Dalam berbicara seseorang harus tetap berpikiran jernih, hingga dapat mencetuskan ide-ide unggul dan berakhir dengan kemenangan. -Ki Hajar Dewantara
26. Dengan adanya budi pekerti, tiap-tiap manusia berdiri sebagai manusia merdeka (berpribadi), yang dapat memerintah atau menguasai diri sendiri. Inilah manusia beradab dan itulah maksud dan tujuan pendidikan dalam garis besarnya. -Ki Hajar Dewantara
27. Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk kehidupan bersama adalah memerdekakan manusia sebagai anggauta persatuan (rakyat). -Ki Hajar Dewantara
28. Anak-anak tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu. -Ki Hajar Dewantara
29. Guru adalah seorang pejuang tulus tanpa tanda jasa mencerdaskan bangsa. -Ki Hajar Dewantara
30. Orang yang mempunyai kecerdasan budi pekerti itu senantiasa memikir-mikirkan dan merasa-rasakan serta selalu memakai ukuran, timbangan dan dasar-dasar yang pasti dan tetap. -Ki Hajar Dewantara