Tanpa Jonatan Christie, 4 Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final All England 2025
Para juara dari edisi sebelumnya, Jonatan Christie serta Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, telah tereliminasi di babak 16 besar.
Indonesia hanya berhasil mengirimkan empat wakil ke babak perempat final dalam turnamen bulu tangkis bergengsi dan tertua di dunia, All England 2025. Setelah mengirimkan 11 atlet, satu per satu penggawa bulu tangkis Tanah Air tereliminasi, sehingga kini tersisa 2 ganda putra, 1 ganda campuran, dan 1 tunggal putri di delapan besar.
Salah satu sorotan utama adalah tersingkirnya Jonatan Christie di babak 16 besar pada Kamis (13/3/2025). Sebagai juara bertahan, tunggal putra berusia 27 tahun ini harus menerima kekalahan dua gim langsung dari pebulu tangkis asal India, Lakshya, dengan skor 13-21 dan 10-21.
Selain itu, ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tidak berhasil melanjutkan langkah mereka di 16 besar. Setelah meraih dua gelar All England secara beruntun pada tahun 2023 dan 2024, perjalanan Fajri terhenti oleh pasangan Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju, dalam pertarungan ketat yang berlangsung 1 jam 20 menit dengan skor 18-21, 27-25, 21-23.
Dengan demikian, Indonesia kini hanya memiliki empat wakil yang diharapkan dapat membawa pulang gelar juara di All England 2025. Siapa saja yang menjadi harapan Indonesia dalam perempat final yang akan berlangsung pada Jumat (14/3/2025) mulai pukul 16.30 WIB? Mari kita simak ulasan lengkapnya di halaman berikut.
Gregoria Mariska Tunjung
Gregoria Mariska Tunjung telah menunjukkan konsistensi yang mengesankan sebagai salah satu andalan Indonesia di berbagai turnamen bergengsi. Saat ini, tunggal putri yang berhasil meraih medali perunggu di Olimpiade Paris 2024 ini berada di peringkat 5 dunia menurut situs resmi BWF World Ranking.
Selama mengikuti kompetisi All England 2025, Gregoria menunjukkan performa yang sangat baik dengan meraih kemenangan straight game 21-18, 21-17 atas Michelle Li dari Kanada di babak 32 besar. Ia juga berhasil mengalahkan Sim Yu-jin dari Korea Selatan dengan skor 21-18 dan 21-19 di babak 16 besar.
Namun, tantangan yang lebih berat sudah menanti Gregoria di perempat final, di mana ia akan berhadapan dengan Han Yue dari Tiongkok. Kedua pebulu tangkis ini telah bertemu sebanyak 8 kali di turnamen resmi dengan catatan head-to-head yang seimbang, yaitu 4-4.
Reza dan Sabar
Ganda putra Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi berhasil mengejutkan banyak pihak pada akhir tahun lalu dengan keberhasilan mereka lolos ke BWF World Tour Finals 2023. Memasuki tahun 2025, Sabar dan Reza kembali menunjukkan prestasi gemilang dengan untuk pertama kalinya tampil di BWF World Tour Super 1000 All England.
Duo ini memang terlihat berada di puncak performa sejak tahun 2024, sehingga mereka berhak menduduki peringkat 8 dunia menurut situs resmi BWF World Ranking, hanya terpaut 4 strip dari kompatriot mereka, Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, yang berada di empat besar. Prestasi luar biasa juga berhasil diraih oleh Sabar dan Reza di All England 2025, di mana mereka berhasil mengalahkan pasangan Tiongkok, Liang Wei Keng dan Wang Chang, dengan skor 21-17 dan 22-20 pada babak 32 besar, serta menang meyakinkan 21-6 dan 21-18 melawan wakil China lainnya, Huang Di dan Liu Yang, di babak 16 besar.
Di sisi lain, pada babak perempat final, ganda putra bulu tangkis Indonesia ini harus menghadapi pasangan dari Chinese Taipei, Liu Kuang Heng dan Yang Po Han, pada hari Jumat, 14 Maret 2025. Pertandingan ini tentunya menjadi tantangan besar bagi Sabar dan Reza untuk melanjutkan langkah mereka di turnamen bergengsi ini.
Leo dan Bagas
Pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana sebenarnya merupakan duet yang relatif baru dibentuk oleh PBSI. Mencapai perempat final All England 2025 merupakan prestasi yang sangat baik bagi mereka sebagai pasangan. Di babak 32 besar, Leo dan Bagas berhasil mengalahkan pasangan dari Chinese Taipei, Lee Fang-Chih dan Lee Fang-Jen, dengan skor straight game 21-14, 21-11. Setelah itu, mereka melanjutkan langkah ke perempat final dengan mengalahkan rekan satu tim mereka, Muhammad Shohibul Fikri dan Bagas Maulana, dalam pertandingan yang sengit dengan skor 21-19, 21-17.
Pada perempat final, Leo dan Bagas dijadwalkan akan bertemu dengan pasangan asal Chinese Taipei, Lee Jhe-Huei dan Yang Po-Hsuan. Keduanya sudah pernah bertanding sebelumnya di turnamen resmi, yaitu Hong Kong Open 2024, di mana Leo dan Bagas keluar sebagai pemenang setelah melewati pertandingan rubber game dengan skor 21-18, 14-21, dan 22-20. Pertemuan ini tentunya menjadi momen yang dinantikan, mengingat kedua tim memiliki pengalaman bertanding yang cukup berharga.
Rehan dan Gloria
Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja adalah satu-satunya wakil Indonesia dalam kategori ganda campuran di All England 2025. Meskipun demikian, pasangan ini berhasil menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih tiket ke perempat final. Pada babak 32 besar, Rehan dan Gloria berhasil melakukan comeback melawan pasangan Malaysia, Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, dengan skor 18-21, 22-20, dan 21-11. Di babak 16 besar, mereka kembali menghadapi pertandingan ketat melawan wakil Denmark, Jesper Toft dan Amalie Magelund, dan harus berjuang selama tiga gim sebelum akhirnya meraih kemenangan dengan skor 21-16, 20-22, dan 21-12.
Saat ini, Rehan dan Gloria dihadapkan pada tantangan untuk melawan pasangan Tiongkok, Feng Yan Zhe dan Wei Ya Xin, pada hari Jumat, 14 Maret 2025. Jika mereka ingin melaju ke semifinal All England 2025, kemenangan dalam pertandingan ini sangatlah penting. Dengan semangat juang yang tinggi, pasangan ini bertekad untuk memberikan yang terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia bulu tangkis. Semua mata kini tertuju pada mereka, berharap akan ada kejutan manis dari Rehan dan Gloria dalam pertandingan mendatang.