5 Cara Mencegah Terjadinya Cabin Fever Akibat Terlalu Lama di Rumah

Cabin fever atau demam kabin secara sederhana dijelaskan sebagai rasa gelisah akibat terjebak atau terisolasi dalam suatu tempat untuk waktu yang lama. Cabin fever sebenarnya adalah istilah populer dan bukan diagnosis gangguan kejiwaan.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana- Reporter
5 Cara Mencegah Terjadinya Cabin Fever Akibat Terlalu Lama di Rumah
ilustrasi kesepian. www.livescience.com

Terlalu lama tinggal di rumah bisa membuat seseorang mengalami kondisi yang dikenal sebagai cabin fever. Kondisi ini sebenanya bukan sebuah gangguan kejiwaan dan dapat diatasi asal dengan mengenali gejalanya terlebih dahulu.

Cabin fever atau demam kabin secara sederhana dijelaskan sebagai rasa gelisah akibat terjebak atau terisolasi dalam suatu tempat untuk waktu yang lama. Cabin fever sebenarnya adalah istilah populer dan bukan diagnosis gangguan kejiwaan.

Selain itu, merasa terputus dari dunia luar juga bisa menyebabkan munculnya cabin fever. Menurut psikolog dari Yayasan Pulih, Nirmala Ika Kusumaningrum, cabin fever belum termasuk ke dalam gangguan psikologis.

“Perlu dipahami, cabin fever ini belum masuk ke dalam gangguan psikologis. Jadi belum bisa jadi sebuah diagnosis,” ujar Nirmala.

Gejala Cabin Fever

Berdasar tulisan yang menyebar di WhatsApp dan telah dikonfirmasi benar oleh Nirmala, gejala cabin fever bukan sekadar perasaan bosan.

Gejala cabin fever yang dapat timbul termasuk:

-Rasa gelisah.

-Turunnya motivasi.

-Mudah tersinggung.

-Mudah putus asa.

-Sulit berkonsentrasi.

-Pola tidur tidak teratur.

-Sulit bangun dari tidur.

-Lemah lesu.

-Sulit percaya pada orang di sekitar.

-Tidak sabaran.

-Merasa sedih dan depresi untuk waktu yang lama.

5 Tips Cegah Cabin Fever

Untuk mencegah terjadinya cabin fever, orang-orang biasanya bepergian ke luar rumah untuk menyegarkan pikiran. Namun, di masa COVID-19 hal tersebut bukan pilihan yang bijak.

Maka dari itu, ada cara lain untuk mencegah cabin fever tanpa harus bepergian, yakni:

Membawa Dunia Luar ke Dalam Rumah

- Membuka jendela-jendela untuk sirkulasi udara.

- Memberi makan hewan-hewan peliharaan.

- Menanam bunga yang bisa membawa wangi dunia luar ke dalam rumah.

- Bercocok tanam di dalam rumah.

Membuat Jadwal Harian

Jadwal harian dapat membantu rutinitas tetap terjaga. Seperti tetap bangun atau mandi di pagi hari agar tubuh dan pikiran tetap terjaga. Kemudian, mencari kegiatan-kegiatan layaknya bekerja depan laptop atau mencari ide-ide baru dari berita dengan sumber terpercaya.

Menjaga Komunikasi

Kekuatan komunikasi dapat membantu memperbaiki suasana hati. Sempatkan berbicara dengan teman atau keluarga melalui telepon, WhatsApp, atau panggilan video.

Ekspresikan Sisi Kreatif

Mengekspresikan diri menjadi kiat selanjutnya. Hal ini dapat dilakukan sesuai minat dan bakat seperti membuat lagu, melukis, bernyanyi, main musik, dan memasak.

Olahraga

Olahraga bisa membantu tubuh melepas hormon endorfin yang bisa memperbaiki suasana hati.

Reporter: Ade Nasihudin Al Ansori
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi