3 Rekomendasi Olahraga yang Cocok Bagi Pengidap Kolesterol Tinggi dan Hipertensi
Selain memperhatikan pola makan, penting bagi pasien dengan kolesterol tinggi dan hipertensi untuk melakukan olahraga secara teratur.
Selain memperhatikan pola makan, pasien yang mengalami kolesterol tinggi dan hipertensi juga harus menerapkan gaya hidup sehat lainnya. Salah satu aspek penting dari gaya hidup sehat adalah rutin berolahraga. Dokter spesialis penyakit dalam, Mohammad Pranandi, menjelaskan bahwa olahraga yang disarankan bagi pasien dengan kondisi seperti kolesterol tinggi, hipertensi, diabetes, dan asam urat.
Jenis olahraga yang disarankan adalah olahraga dengan intensitas sedang atau yang dikenal dengan istilah moderate aerobic. "Olahraga prinsipnya yang intensity moderate aerobic, jadi yang memacu denyut jantung," ujar Nandi.
Menurut Cleveland Clinic, olahraga dengan intensitas sedang umumnya melibatkan aktivitas yang dapat meningkatkan detak jantung hingga 50% hingga 60% lebih tinggi dibandingkan saat seseorang beristirahat. Ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik tersebut membuat jantung berdetak sedikit lebih cepat dan pernapasan menjadi agak lebih berat. Meskipun demikian, olahraga ini seharusnya terasa menantang, tetapi tidak sampai membuat kelelahan.
Salah satu cara yang mudah untuk menentukan apakah seseorang berolahraga pada intensitas sedang adalah dengan melakukan "tes bicara". Saat berolahraga dengan intensitas tersebut, seseorang seharusnya masih dapat berbicara dengan orang lain tanpa terengah-engah. Berdasarkan rekomendasi global, Nandi menyebutkan tiga jenis olahraga dengan intensitas sedang, yaitu:
- Bersepeda
- Jalan cepat atau lari
- Berenang
Luangkan Waktu 30 Menit Setiap Hari untuk Berolahraga
Nandi menyatakan bahwa disarankan untuk melakukan olahraga sekitar 150 menit setiap minggunya. Sebagai alternatif, Anda bisa membagi waktu olahraga menjadi lima sesi dalam seminggu, dengan masing-masing sesi berdurasi sekitar 30 menit. "Dalam lima hari sisihkan waktu 30 menit/hari untuk bersepeda, jalan cepat atau lari juga oke, berenang," kata dokter yang praktik di RS Pondok Indah - Puri Indah Jakarta itu. Dengan cara ini, Anda dapat menjaga kebugaran tubuh secara optimal dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
Melakukan aktivitas fisik secara teratur sangat penting untuk kesehatan. Dengan menyisihkan waktu untuk berolahraga, Anda tidak hanya akan merasa lebih bugar, tetapi juga dapat mencegah berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting untuk menjadwalkan waktu khusus untuk berolahraga dalam rutinitas harian Anda. Dengan pendekatan yang konsisten, manfaat kesehatan dari olahraga dapat dirasakan secara maksimal.
Apakah Latihan Beban Juga Baik untuk Penderita Kolesterol Tinggi dan Hipertensi?
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan oleh American Heart Association pada tahun 2023, latihan beban terbukti efektif dalam menurunkan kadar kolesterol LDL, meskipun masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memperkuat temuan ini. Latihan ketahanan, yang juga dikenal sebagai latihan beban, berfungsi untuk meningkatkan kekuatan otot dengan cara memaksa otot bekerja melawan suatu bentuk perlawanan.
Latihan ketahanan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti menggunakan beban bebas seperti dumbel atau kettlebell, mesin beban yang tersedia di pusat kebugaran, atau bahkan menggunakan berat badan sendiri. Contoh latihan ketahanan yang mudah dilakukan adalah push up, di mana seseorang menggunakan berat tubuhnya sebagai perlawanan. Dengan demikian, latihan ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kekuatan otot secara keseluruhan.