Yusril Ihza Mahendra di Istana: Bayar Zakat dan Hadiri Sidang Kabinet Prabowo Bahas Lebaran 2026
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra tiba di Istana untuk bayar zakat pribadi dan ikuti Sidang Kabinet Prabowo bahas persiapan Lebaran 2026.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra tiba di Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat, 13 Maret 2026. Kedatangan Yusril memiliki dua agenda utama, yakni menunaikan pembayaran zakat fitrah dan mal secara pribadi serta mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang akan dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada sore hari, dengan pembayaran zakat terlebih dahulu melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang telah disediakan di Istana. Setelah proses pembayaran zakat, para menteri dan pejabat tinggi negara akan melanjutkan dengan agenda rapat kabinet penting.
Sidang Kabinet Prabowo kali ini diketahui akan membahas persiapan pemerintah dalam menghadapi perayaan Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seluruh anggota Kabinet Merah Putih, termasuk para menteri, wakil menteri, hingga kepala badan, diharapkan hadir dalam pertemuan strategis tersebut.
Pembayaran Zakat Pribadi Pejabat Kabinet
Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi bahwa kehadirannya di Istana Kepresidenan Jakarta salah satunya adalah untuk menunaikan kewajiban zakat. "Jam 3 kami diminta datang ke Istana. Bagi yang akan membayar zakat katanya, di hadapan Baznas, dan sudah disediakan sekitar jam 3 sampai jam 4," kata Yusril. Pembayaran zakat ini merupakan inisiatif pribadi yang difasilitasi oleh Baznas di lingkungan Istana.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya turut menyampaikan bahwa kegiatan Presiden Prabowo Subianto pada hari ini akan diawali dengan pembayaran zakat pribadi melalui Baznas. Tidak hanya Presiden, pembayaran zakat ini juga akan diikuti oleh anggota Kabinet Merah Putih lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen para pejabat negara dalam menunaikan kewajiban agama sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat.
Fasilitasi pembayaran zakat di Istana ini bertujuan untuk memudahkan para pejabat negara dalam menunaikan rukun Islam keempat tersebut. Kehadiran Baznas secara langsung di Istana memastikan proses pembayaran zakat dapat berjalan lancar dan sesuai syariat, sekaligus mengumpulkan dana zakat untuk didistribusikan kepada yang berhak.
Agenda Penting Sidang Kabinet Prabowo
Setelah pembayaran zakat, agenda akan dilanjutkan dengan Sidang Kabinet Paripurna. Yusril Ihza Mahendra awalnya mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto. Namun, ia menduga akan ada pengarahan dari Presiden terkait masalah-masalah aktual yang sedang terjadi. "Jam 4 nanti ada rapat kabinet, tapi saya belum tahu apa agendanya. Katanya ada pengarahan Presiden terhadap masalah yang aktual terjadi sekarang," ujarnya.
Seskab Teddy Indra Wijaya kemudian memberikan konfirmasi lebih lanjut mengenai fokus utama Sidang Kabinet Prabowo. Teddy menjelaskan bahwa sidang tersebut akan secara spesifik membahas persiapan pemerintah dalam menghadapi Lebaran 2026. "Hari ini akan ada sidang kabinet mengenai kesiapan Lebaran jam 16.00 WIB," ujar Teddy dalam pesan tertulis kepada media di Jakarta.
Sidang ini menjadi sangat krusial mengingat Lebaran adalah momen penting bagi masyarakat Indonesia yang melibatkan pergerakan massa besar-besaran dan kebutuhan logistik yang signifikan. Pembahasan akan mencakup berbagai aspek, mulai dari stabilitas harga bahan pokok, kelancaran arus mudik dan balik, hingga keamanan dan ketertiban selama perayaan. Kehadiran seluruh anggota Kabinet Merah Putih menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memastikan kelancaran dan kenyamanan Lebaran 2026 bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sumber: AntaraNews